<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terabas Arus Sungai Deras Demi Antar Anak ke Sekolah</title><description>Dia tidak menjadi sopir truk lagi. Waktunya dihabiskan membantu anak-anak menyeberangi sungai yang deras agar mereka bisa bersekolah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/02/340/604193/terabas-arus-sungai-deras-demi-antar-anak-ke-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/02/340/604193/terabas-arus-sungai-deras-demi-antar-anak-ke-sekolah"/><item><title>Terabas Arus Sungai Deras Demi Antar Anak ke Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/02/340/604193/terabas-arus-sungai-deras-demi-antar-anak-ke-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/02/340/604193/terabas-arus-sungai-deras-demi-antar-anak-ke-sekolah</guid><pubDate>Senin 02 April 2012 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dion Umbu Ana Lodu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/02/340/604193/5xsGswD2x0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agus menyeberangkan anak-anak (Dok: Sindo TV/Dion Umbo Ana Lodu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/02/340/604193/5xsGswD2x0.jpg</image><title>Agus menyeberangkan anak-anak (Dok: Sindo TV/Dion Umbo Ana Lodu)</title></images><description>WAINGAPU - Perjuangan anak-anak Dusun Lai Hiding, Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk sampai ke sekolah, tidak lepas dari pengorbanan pria paruh baya ini.&amp;nbsp;Anak-anak harus menyusuri jalan setapak, mendaki tebing terjal, serta menyebarangi sungai berarus deras, untuk menuntut ilmu.Perjuangan anak-anak di Lai Hiding tak lepas dari sosok seorang pria sederhana yang memiliki kepedulian sosial tinggi.Namanya Agustinus. Dulunya dia adalah kondektur dan sopir truk. Namun kini dia meninggalkan pekerjaannya dan menghabiskan waktu di kebun sekitar rumahnya di bantaran sungai. Agus menjadi harapan anak-anak Lai Hiding yang hendak pergi ke sekolah.Sampan kecil dan tenaga Agus untuk menyeberangkan anak-anak. Dengan kepiawaiannya mengayuh sampan di arus sungai yang deras, anak-anak terbantu sampai ke sekolah.Dalam sehari, Agus bisa puluhan kali mengayuh sampan bolak-balik. Tidak hanya mengantar anak-anak ke seberang, namun juga warga lainnya. Semua dilakukan Agus tanpa pamrih.Tak jarang perahunya hampir terbalik karena terbentur kayu besar yang terbawa arus deras.</description><content:encoded>WAINGAPU - Perjuangan anak-anak Dusun Lai Hiding, Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk sampai ke sekolah, tidak lepas dari pengorbanan pria paruh baya ini.&amp;nbsp;Anak-anak harus menyusuri jalan setapak, mendaki tebing terjal, serta menyebarangi sungai berarus deras, untuk menuntut ilmu.Perjuangan anak-anak di Lai Hiding tak lepas dari sosok seorang pria sederhana yang memiliki kepedulian sosial tinggi.Namanya Agustinus. Dulunya dia adalah kondektur dan sopir truk. Namun kini dia meninggalkan pekerjaannya dan menghabiskan waktu di kebun sekitar rumahnya di bantaran sungai. Agus menjadi harapan anak-anak Lai Hiding yang hendak pergi ke sekolah.Sampan kecil dan tenaga Agus untuk menyeberangkan anak-anak. Dengan kepiawaiannya mengayuh sampan di arus sungai yang deras, anak-anak terbantu sampai ke sekolah.Dalam sehari, Agus bisa puluhan kali mengayuh sampan bolak-balik. Tidak hanya mengantar anak-anak ke seberang, namun juga warga lainnya. Semua dilakukan Agus tanpa pamrih.Tak jarang perahunya hampir terbalik karena terbentur kayu besar yang terbawa arus deras.</content:encoded></item></channel></rss>
