<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alex Noerdin Yakin Tak Ada Mark Up di Proyek Wisma Atlet</title><description>Gubernur Sumatera Selatan ini disebut-sebut menerima fee 2,5 persen atau Rp400 juta dari proyek senilai Rp191,6 miliar tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/04/339/605724/alex-noerdin-yakin-tak-ada-mark-up-di-proyek-wisma-atlet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/04/339/605724/alex-noerdin-yakin-tak-ada-mark-up-di-proyek-wisma-atlet"/><item><title>Alex Noerdin Yakin Tak Ada Mark Up di Proyek Wisma Atlet</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/04/339/605724/alex-noerdin-yakin-tak-ada-mark-up-di-proyek-wisma-atlet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/04/339/605724/alex-noerdin-yakin-tak-ada-mark-up-di-proyek-wisma-atlet</guid><pubDate>Rabu 04 April 2012 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/04/339/605724/4BlcFnCe7z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alex Noerdin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/04/339/605724/4BlcFnCe7z.jpg</image><title>Alex Noerdin (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin meyakini tidak ada mark up dalam proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games.
&amp;nbsp;
&quot;Saya yakin tidak ada,&quot; tegas Alex usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2012).
&amp;nbsp;
Alex keluar dari gedung KPK pada pukul 15.30 WIB. Dia kembali diperiksa untuk melengkapi berkas terkait kasus dugaan korupsi Wisma Atlet SEA Games. Gubernur Sumatera Selatan ini disebut-sebut menerima fee 2,5 persen atau Rp400 juta dari proyek senilai Rp191,6 miliar tersebut. Proyek Wisma Atlet sendiri dikerjakan oleh PT Duta Graha Indah (DGI).
&amp;nbsp;
Alex membantah tuduhan tersebut. Meski membenarkan pernah mengadakan pertemuan dengan kontraktror dari PT DGI, Alex menegaskan tidak ada fee 2,5 persen yang mengalir ke kantong pribadinya. &quot;Silahkan tanya aja sama DGI kalau itu. Puluhan kontraktor dalam rapat pembahasan (Wisma Atlet) itu pasti ada DGI,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Alex mengambil sikap pasang badan terhadap pembangunan Wisma Atlet. Dia mengklaim bertanggungjawab penuh pada pembangunan Wisma Atlet. &quot;Pemprov Sumatera Selatan bertanggungjawab penuh terhadap pembangunan venue wisma atlet, termasuk pelaksanaan SEA Games,&quot; tegas Alex.
&amp;nbsp;
Menurut Alex, proyek Wisma Atlet membangun 21 venue, 16 bangunan olahraga, dan 5 bangunan rehab. Alex mengklaim seluruh proyek langsung dilaporkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. &quot;Saya atas nama Pemerintah Sumatera Selatan memberikan support informasi kepada KPK, supaya kasus Wisma Atlet cepat selesai,&quot; ungkap Alex.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin meyakini tidak ada mark up dalam proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games.
&amp;nbsp;
&quot;Saya yakin tidak ada,&quot; tegas Alex usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2012).
&amp;nbsp;
Alex keluar dari gedung KPK pada pukul 15.30 WIB. Dia kembali diperiksa untuk melengkapi berkas terkait kasus dugaan korupsi Wisma Atlet SEA Games. Gubernur Sumatera Selatan ini disebut-sebut menerima fee 2,5 persen atau Rp400 juta dari proyek senilai Rp191,6 miliar tersebut. Proyek Wisma Atlet sendiri dikerjakan oleh PT Duta Graha Indah (DGI).
&amp;nbsp;
Alex membantah tuduhan tersebut. Meski membenarkan pernah mengadakan pertemuan dengan kontraktror dari PT DGI, Alex menegaskan tidak ada fee 2,5 persen yang mengalir ke kantong pribadinya. &quot;Silahkan tanya aja sama DGI kalau itu. Puluhan kontraktor dalam rapat pembahasan (Wisma Atlet) itu pasti ada DGI,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Alex mengambil sikap pasang badan terhadap pembangunan Wisma Atlet. Dia mengklaim bertanggungjawab penuh pada pembangunan Wisma Atlet. &quot;Pemprov Sumatera Selatan bertanggungjawab penuh terhadap pembangunan venue wisma atlet, termasuk pelaksanaan SEA Games,&quot; tegas Alex.
&amp;nbsp;
Menurut Alex, proyek Wisma Atlet membangun 21 venue, 16 bangunan olahraga, dan 5 bangunan rehab. Alex mengklaim seluruh proyek langsung dilaporkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. &quot;Saya atas nama Pemerintah Sumatera Selatan memberikan support informasi kepada KPK, supaya kasus Wisma Atlet cepat selesai,&quot; ungkap Alex.</content:encoded></item></channel></rss>
