<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jurnalis Kampus se-Indonesia Kumpul di Makassar     </title><description>LPPM Profesi UNM menghimpun seluruh Lembaga Pers Mahasiswa  se-Indonesia dalam pelatihan jurnalistik tingkat lanjutan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/06/373/606754/jurnalis-kampus-se-indonesia-kumpul-di-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/06/373/606754/jurnalis-kampus-se-indonesia-kumpul-di-makassar"/><item><title>Jurnalis Kampus se-Indonesia Kumpul di Makassar     </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/06/373/606754/jurnalis-kampus-se-indonesia-kumpul-di-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/06/373/606754/jurnalis-kampus-se-indonesia-kumpul-di-makassar</guid><pubDate>Jum'at 06 April 2012 12:11 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/06/373/606754/jjcbCzhrWa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Image: corbis.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/06/373/606754/jjcbCzhrWa.jpg</image><title>Image: corbis.com</title></images><description>MAKASSAR - Lembaga Penerbitan dan Penyiaran Mahasiswa (LPPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM) menghimpun seluruh Lembaga Pers Mahasiswa se-Indonesia dalam pelatihan jurnalistik tingkat lanjutan.&quot;Pada tahap ini, materi jurnalistik yang diangkat lebih mengerucut pada tema investigasi. Kami tidak lagi bertolak pada jurnalistik tingkat dasar,&quot; ungkap Ketua Panitia Sitti Marlina. Selain diklat, pembukaan yang berlangsung di lantai III Rektorat UNM tersebut dirangkaikan dengan seminar nasional yang mengusung tema &quot;UU Intelijen vs Kode Etik Jurnalistik&quot;. Hadir sebagai pemateri Bambang Harymurti dari Dewan Pers, pakar Hukum Pidana Profesor Hambali Thalib, dan Ketua Komisi Informasi Publik Pusat Abdul Rahman Ma&amp;rsquo;mun.Selain itu, peserta juga akan melakukan kunjungan wisata ke beberapa tempat bersejarah di Makassar. &quot;Berhubung sebagian pesertanya adalah orang dari luar Sulawesi, maka kami juga akan perkenalkan kearifan budaya lokal Makassar,&quot; ujarnya. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari dan akan berakhir pada Minggu, 8 April mendatang. Para peserta yang mengikuti diklat ini diseleksi menurut artikel yang dikirimkan masing-masing peserta. Sehingga panitia hanya akan memilih 30 orang terbaik dari lembaga pers mahasiswa se-Indonesia.Pemimpin Umum LPPM Profesi Rahmat Fadhli berharap diklat ini bisa menjadi tempat menimba ilmu bagi seluruh lembaga pers mahasiswa di Indonesia. &quot;Kami pikir, inilah salah satu bentuk kepedulian kami bagi perkembangan dunia jurnalistik di Indonesia,&quot; ujarnya. (herniamir/koran si)&amp;nbsp;</description><content:encoded>MAKASSAR - Lembaga Penerbitan dan Penyiaran Mahasiswa (LPPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM) menghimpun seluruh Lembaga Pers Mahasiswa se-Indonesia dalam pelatihan jurnalistik tingkat lanjutan.&quot;Pada tahap ini, materi jurnalistik yang diangkat lebih mengerucut pada tema investigasi. Kami tidak lagi bertolak pada jurnalistik tingkat dasar,&quot; ungkap Ketua Panitia Sitti Marlina. Selain diklat, pembukaan yang berlangsung di lantai III Rektorat UNM tersebut dirangkaikan dengan seminar nasional yang mengusung tema &quot;UU Intelijen vs Kode Etik Jurnalistik&quot;. Hadir sebagai pemateri Bambang Harymurti dari Dewan Pers, pakar Hukum Pidana Profesor Hambali Thalib, dan Ketua Komisi Informasi Publik Pusat Abdul Rahman Ma&amp;rsquo;mun.Selain itu, peserta juga akan melakukan kunjungan wisata ke beberapa tempat bersejarah di Makassar. &quot;Berhubung sebagian pesertanya adalah orang dari luar Sulawesi, maka kami juga akan perkenalkan kearifan budaya lokal Makassar,&quot; ujarnya. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari dan akan berakhir pada Minggu, 8 April mendatang. Para peserta yang mengikuti diklat ini diseleksi menurut artikel yang dikirimkan masing-masing peserta. Sehingga panitia hanya akan memilih 30 orang terbaik dari lembaga pers mahasiswa se-Indonesia.Pemimpin Umum LPPM Profesi Rahmat Fadhli berharap diklat ini bisa menjadi tempat menimba ilmu bagi seluruh lembaga pers mahasiswa di Indonesia. &quot;Kami pikir, inilah salah satu bentuk kepedulian kami bagi perkembangan dunia jurnalistik di Indonesia,&quot; ujarnya. (herniamir/koran si)&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
