<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Biaya, Balita Ini Meninggal di RS Pringadi</title><description>Malang menimpa Anatasya Yolenta Situmeang (7 bulan). Balita ini akhirnya  meninggal dunia setelah tak mendapatkan perawatan intensif di Rumah  Sakit Umum Pringadi, Sumatra Utara karena kedua orangtuanya tak memiliki  biaya.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/07/340/607140/tak-ada-biaya-balita-ini-meninggal-di-rs-pringadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/07/340/607140/tak-ada-biaya-balita-ini-meninggal-di-rs-pringadi"/><item><title>Tak Ada Biaya, Balita Ini Meninggal di RS Pringadi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/07/340/607140/tak-ada-biaya-balita-ini-meninggal-di-rs-pringadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/07/340/607140/tak-ada-biaya-balita-ini-meninggal-di-rs-pringadi</guid><pubDate>Sabtu 07 April 2012 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Yasir Nasution</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>MEDAN - Malang menimpa Anatasya Yolenta Situmeang (7 bulan). Balita ini akhirnya meninggal dunia setelah tak mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pringadi, Sumatra Utara karena kedua orangtuanya tak memiliki biaya.&amp;nbsp; Mual Tua dan Rini Oktaviani hanya bisa terpaku dan berlinang air mata memandangi jenazah Anatasya Yolenta Situmeang (7 bulan) yang merupakan anak semata wayangnya. Sebelum meninggal, balita ini harus bertarung mengalahkan penyakit yang dideritanya yaitu batuk dan sulit bernafas dengan peralatan medis seadanya di RS Pringadi selama dua jam. Balita malang ini tak bisa mendapatkan perawatan memadai karena kedua orang tuanya tak mampu menyediakan uang Rp5 juta yang diminta pihak rumah sakit.&amp;nbsp; Rima boru Sinaga, salah satu keluarga korban menyayangkan keterlambatan tindakan yang dilakukan pihak rumah sakit karena kedua orang tuanya belum mampu menyediakan uang Rp5 juta.Sementara itu dokter Julia Fitriani yang menagani balita malang tersebut enggan berkomentar dan terkesan menutupi masalah tersebut. </description><content:encoded>MEDAN - Malang menimpa Anatasya Yolenta Situmeang (7 bulan). Balita ini akhirnya meninggal dunia setelah tak mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pringadi, Sumatra Utara karena kedua orangtuanya tak memiliki biaya.&amp;nbsp; Mual Tua dan Rini Oktaviani hanya bisa terpaku dan berlinang air mata memandangi jenazah Anatasya Yolenta Situmeang (7 bulan) yang merupakan anak semata wayangnya. Sebelum meninggal, balita ini harus bertarung mengalahkan penyakit yang dideritanya yaitu batuk dan sulit bernafas dengan peralatan medis seadanya di RS Pringadi selama dua jam. Balita malang ini tak bisa mendapatkan perawatan memadai karena kedua orang tuanya tak mampu menyediakan uang Rp5 juta yang diminta pihak rumah sakit.&amp;nbsp; Rima boru Sinaga, salah satu keluarga korban menyayangkan keterlambatan tindakan yang dilakukan pihak rumah sakit karena kedua orang tuanya belum mampu menyediakan uang Rp5 juta.Sementara itu dokter Julia Fitriani yang menagani balita malang tersebut enggan berkomentar dan terkesan menutupi masalah tersebut. </content:encoded></item></channel></rss>
