<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UI-Uncen Resmikan Papua Center</title><description>UI bersama Uncen  meresmikan Papua Center di Auditorium Juwono Sudarsono FISIP UI. </description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/09/373/608030/ui-uncen-resmikan-papua-center</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/09/373/608030/ui-uncen-resmikan-papua-center"/><item><title>UI-Uncen Resmikan Papua Center</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/09/373/608030/ui-uncen-resmikan-papua-center</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/09/373/608030/ui-uncen-resmikan-papua-center</guid><pubDate>Senin 09 April 2012 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/09/373/608030/ZNgdctT6UD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UI dan Uncen berkolaborasi dalam pendirian Papua Center. (Foto: Marieska H/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/09/373/608030/ZNgdctT6UD.jpg</image><title>UI dan Uncen berkolaborasi dalam pendirian Papua Center. (Foto: Marieska H/okezone)</title></images><description>DEPOK - Universitas Indonesia (UI) bersama Universitas Cendrawasih (Uncen) meresmikan Papua Center di Auditorium Juwono Sudarsono Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI. Peresmian itu dilandasi hubungan baik yang sudah sejak lama terjalin antara UI dan Uncen sejak 1963. Dekan FISIP UI Bambang Shergi Laksono Papua Center tersebut merupakan wujud penguatan institusi Kontjaraningrat di UI. Selain itu, UI secara umum sebagai pembawa nama Indonesia.&quot;Disingkat dengan Pace, tiga tahun pertama, akan fokus pada pengenalan budaya Papua, penelitian dan informasi, dokumentasi dan pendidikan,&quot; kata Bambang dalam sambutannya, Senin (9/4/2012).Selain itu, pendirian Papua Center juga menciptakan wadah untuk pengabdian masyarakat secara langsung ke masyarakat Papua, di samping pengenalan budaya Papua yang akan dilakukan di kampus UI, Jakarta, dan Bali.&quot;Papua Center ini berfungsi untuk memperkenalkan budaya Papua, khususnya budaya Kamoro. Ada juga pameran budaya. Kalau perlu ada program di tingkat SMA serta pertukaran dosen tamu dan seminar,&quot; Bambang mengimbuhkan.PJS Rektor Uncen Festus Sumbiak mengatakan, pihaknya terbuka menjalin hubungan dalam bidang pendidikan dan penelitian. Festus pun ingin agar penelitian tersebut langsung dilakukan di Papua.&quot;Kami harapkan tenaga pengajar UI dalam berbagai program penelitian jangan hanya disimpan jadi dokumen, bahas dulu di Papua, sebelum dibawa ke UI,&quot; tegasnya.Sementara itu Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri mengapresiasi upaya Dekan FISIP UI yang mampu mewujudkan Papua Center. Gumilar pun mengaku bangga bahwa UI dapat menjadi fasilitator secara akademis untuk memecahkan permasalahan di tanah Papua.&quot;Saya bahagia dengan diresmikannya Papua Center. , Ini tanggung jawab yang baik yang diemban dengan pak Dekan FISIP, dan kami pun didukung untuk memecahkan persoalan di tanah Papua,&quot; Gumilar menandaskan.</description><content:encoded>DEPOK - Universitas Indonesia (UI) bersama Universitas Cendrawasih (Uncen) meresmikan Papua Center di Auditorium Juwono Sudarsono Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI. Peresmian itu dilandasi hubungan baik yang sudah sejak lama terjalin antara UI dan Uncen sejak 1963. Dekan FISIP UI Bambang Shergi Laksono Papua Center tersebut merupakan wujud penguatan institusi Kontjaraningrat di UI. Selain itu, UI secara umum sebagai pembawa nama Indonesia.&quot;Disingkat dengan Pace, tiga tahun pertama, akan fokus pada pengenalan budaya Papua, penelitian dan informasi, dokumentasi dan pendidikan,&quot; kata Bambang dalam sambutannya, Senin (9/4/2012).Selain itu, pendirian Papua Center juga menciptakan wadah untuk pengabdian masyarakat secara langsung ke masyarakat Papua, di samping pengenalan budaya Papua yang akan dilakukan di kampus UI, Jakarta, dan Bali.&quot;Papua Center ini berfungsi untuk memperkenalkan budaya Papua, khususnya budaya Kamoro. Ada juga pameran budaya. Kalau perlu ada program di tingkat SMA serta pertukaran dosen tamu dan seminar,&quot; Bambang mengimbuhkan.PJS Rektor Uncen Festus Sumbiak mengatakan, pihaknya terbuka menjalin hubungan dalam bidang pendidikan dan penelitian. Festus pun ingin agar penelitian tersebut langsung dilakukan di Papua.&quot;Kami harapkan tenaga pengajar UI dalam berbagai program penelitian jangan hanya disimpan jadi dokumen, bahas dulu di Papua, sebelum dibawa ke UI,&quot; tegasnya.Sementara itu Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri mengapresiasi upaya Dekan FISIP UI yang mampu mewujudkan Papua Center. Gumilar pun mengaku bangga bahwa UI dapat menjadi fasilitator secara akademis untuk memecahkan permasalahan di tanah Papua.&quot;Saya bahagia dengan diresmikannya Papua Center. , Ini tanggung jawab yang baik yang diemban dengan pak Dekan FISIP, dan kami pun didukung untuk memecahkan persoalan di tanah Papua,&quot; Gumilar menandaskan.</content:encoded></item></channel></rss>
