<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua DPRD Medan Bantah Pukul Petugas Bandara Polonia</title><description>Ketua DPRD Medan, Amiruddin, membantah telah memukul seorang petugas Bandara Polonia pada Minggu, 8 April lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609019/ketua-dprd-medan-bantah-pukul-petugas-bandara-polonia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609019/ketua-dprd-medan-bantah-pukul-petugas-bandara-polonia"/><item><title>Ketua DPRD Medan Bantah Pukul Petugas Bandara Polonia</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609019/ketua-dprd-medan-bantah-pukul-petugas-bandara-polonia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609019/ketua-dprd-medan-bantah-pukul-petugas-bandara-polonia</guid><pubDate>Selasa 10 April 2012 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Risna  Nur Rahayu</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>MEDAN - Ketua DPRD Medan, Amiruddin, membantah telah memukul seorang petugas Bandara Polonia pada Minggu, 8 April lalu.&amp;nbsp;Politikus Partai Demokrat itu mengaku hanya mendorong petugas keamanan bandara bernama Fahrur Rozi. Dia mendorong karena Fahrur mengenai kemaluan Amiruddin.&amp;ldquo;Demi Allah saya tidak memukul. Saya yang merasa dizalimi, masak memeriksa tapi mengenai kemaluan saya. Siapa yang tidak marah,&amp;rdquo; ungkapnya saat dihubungi okezone, Selasa (10/4/2012).Dia balik menuding pelayanan di Bandara Polonia Medan jelek.&amp;ldquo;Kalau dikasih Rp50 ribu petugas itu tak periksa itunya orang. Masa memeriksa sampai ke kemaluan segala,&amp;rdquo; ucapnya.Amiruddin, yang saat itu mengenakan celana jeans, mengaku tidak keberatan diperiksa. &amp;ldquo;Saya awalnya mengikuti aturan lho. Diperiksa ya diperiksa, tapi kalau mengenai kemaluan itu namanya pelecehan,&amp;rdquo; ungkapnya.Peristiwa pemukulan di Pintu I Terminal Kedatangan Bandara Polonia Medan itu juga terekam CCTV.Bahkan, serikat pekerja Angkasa Pura II mengklaim di rekaman tersebut terlihat Ketua DPRD Medan memukul dan menendang Fahrur Rozi.</description><content:encoded>MEDAN - Ketua DPRD Medan, Amiruddin, membantah telah memukul seorang petugas Bandara Polonia pada Minggu, 8 April lalu.&amp;nbsp;Politikus Partai Demokrat itu mengaku hanya mendorong petugas keamanan bandara bernama Fahrur Rozi. Dia mendorong karena Fahrur mengenai kemaluan Amiruddin.&amp;ldquo;Demi Allah saya tidak memukul. Saya yang merasa dizalimi, masak memeriksa tapi mengenai kemaluan saya. Siapa yang tidak marah,&amp;rdquo; ungkapnya saat dihubungi okezone, Selasa (10/4/2012).Dia balik menuding pelayanan di Bandara Polonia Medan jelek.&amp;ldquo;Kalau dikasih Rp50 ribu petugas itu tak periksa itunya orang. Masa memeriksa sampai ke kemaluan segala,&amp;rdquo; ucapnya.Amiruddin, yang saat itu mengenakan celana jeans, mengaku tidak keberatan diperiksa. &amp;ldquo;Saya awalnya mengikuti aturan lho. Diperiksa ya diperiksa, tapi kalau mengenai kemaluan itu namanya pelecehan,&amp;rdquo; ungkapnya.Peristiwa pemukulan di Pintu I Terminal Kedatangan Bandara Polonia Medan itu juga terekam CCTV.Bahkan, serikat pekerja Angkasa Pura II mengklaim di rekaman tersebut terlihat Ketua DPRD Medan memukul dan menendang Fahrur Rozi.</content:encoded></item></channel></rss>
