<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemeriksaan terhadap Ketua DPRD di Bandara Sudah Sesuai SOP</title><description>Serikat pekerja Angkasa Pura II menegaskan pemeriksaan yang dilakukan  oleh petugas bandara sudah sesuai standard operating procedure (SOP).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609038/pemeriksaan-terhadap-ketua-dprd-di-bandara-sudah-sesuai-sop</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609038/pemeriksaan-terhadap-ketua-dprd-di-bandara-sudah-sesuai-sop"/><item><title>Pemeriksaan terhadap Ketua DPRD di Bandara Sudah Sesuai SOP</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609038/pemeriksaan-terhadap-ketua-dprd-di-bandara-sudah-sesuai-sop</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/10/340/609038/pemeriksaan-terhadap-ketua-dprd-di-bandara-sudah-sesuai-sop</guid><pubDate>Selasa 10 April 2012 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Risna  Nur Rahayu</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>MEDAN - Serikat pekerja Angkasa Pura II menegaskan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Bandara Polonia, Fahrur Rozi, terhadap Ketua DPRD Medan, Amiruddin, sudah sesuai standard operating procedure (SOP).&amp;ldquo;Jika gawang detektor berbunyi, maka harus dilakukan pemeriksaan secara manual,&amp;rdquo; ujar Djamal, Ketua Serikat Pekerja AP II Bandara Polonia Medan jumpa pers di Kantor AP II, Bandara Polonia Medan, Selasa (10/4/2012).Menurut Djamal, pemukulan terjadi karena Ketua DPRD Medan merasa keberatan saat diperiksa secara manual.Saat disinggung petugas mengenai kemaluan Amiruddin saat melakukan pemeriksaan, Djamal membantahnya.&amp;ldquo;Penuturan teman kita, dia (Fahrur Rozy) hanya memeriksa bagian kantung celana korban. Dia mengaku tidak menyentuh kemaluan Ketua DPRD Medan,&amp;rdquo; urainya.Kalaupun mengenai, lanjut dia, pemeriksaan sah dan masih sesuai SOP.&amp;ldquo;Pemeriksaan boleh ke seluruh anggota tubuh. Jika memang terdeteksi adanya benda yang mencurigakan. Termasuk di kelamin sekalipun,&amp;rdquo; jelas Djamal.Pihaknya juga memiliki rekaman CCTV peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Minggu, 8 April lalu di Pintu I Kedatangan Domestik Bandara Polonia Medan. Atas bukti itu, serikat pekerja meminta Ketua DPRD Medan meminta maaf.</description><content:encoded>MEDAN - Serikat pekerja Angkasa Pura II menegaskan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Bandara Polonia, Fahrur Rozi, terhadap Ketua DPRD Medan, Amiruddin, sudah sesuai standard operating procedure (SOP).&amp;ldquo;Jika gawang detektor berbunyi, maka harus dilakukan pemeriksaan secara manual,&amp;rdquo; ujar Djamal, Ketua Serikat Pekerja AP II Bandara Polonia Medan jumpa pers di Kantor AP II, Bandara Polonia Medan, Selasa (10/4/2012).Menurut Djamal, pemukulan terjadi karena Ketua DPRD Medan merasa keberatan saat diperiksa secara manual.Saat disinggung petugas mengenai kemaluan Amiruddin saat melakukan pemeriksaan, Djamal membantahnya.&amp;ldquo;Penuturan teman kita, dia (Fahrur Rozy) hanya memeriksa bagian kantung celana korban. Dia mengaku tidak menyentuh kemaluan Ketua DPRD Medan,&amp;rdquo; urainya.Kalaupun mengenai, lanjut dia, pemeriksaan sah dan masih sesuai SOP.&amp;ldquo;Pemeriksaan boleh ke seluruh anggota tubuh. Jika memang terdeteksi adanya benda yang mencurigakan. Termasuk di kelamin sekalipun,&amp;rdquo; jelas Djamal.Pihaknya juga memiliki rekaman CCTV peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Minggu, 8 April lalu di Pintu I Kedatangan Domestik Bandara Polonia Medan. Atas bukti itu, serikat pekerja meminta Ketua DPRD Medan meminta maaf.</content:encoded></item></channel></rss>
