<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Palestina: Solusi 2 Negara Hancur karena Israel</title><description>Utusan  Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour  mendesak PBB agar  mengecam pembangunan pemukiman di Yerusalem Timur.   Dia juga menegaskan, pembangunan pemukiman itu merusak solusi dua   negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/10/412/609077/palestina-solusi-2-negara-hancur-karena-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/10/412/609077/palestina-solusi-2-negara-hancur-karena-israel"/><item><title>Palestina: Solusi 2 Negara Hancur karena Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/10/412/609077/palestina-solusi-2-negara-hancur-karena-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/10/412/609077/palestina-solusi-2-negara-hancur-karena-israel</guid><pubDate>Selasa 10 April 2012 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/10/412/609077/iGlaAmwm2y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Riyad Mansour (Israel Hayom)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/10/412/609077/iGlaAmwm2y.jpg</image><title>Foto : Riyad Mansour (Israel Hayom)</title></images><description>RAMALLAH - Utusan  Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour mendesak PBB agar  mengecam pembangunan pemukiman di Yerusalem Timur.  Dia juga menegaskan, pembangunan pemukiman itu merusak solusi dua  negara.
&amp;nbsp;
Mansour melayangkan  surat protesnya ke Sekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon dan Dewan Keamanan PBB  serta Majelis Umum PBB tentang pembangunan pemukiman tersebut. Mansour menyebut  pembangunan pemukiman itu merupakan rencana ilegal.
&amp;nbsp;
&quot;Jelas sekali, Israel  menginginkan perluasan wilayah, sehingga mereka dapat membangun perumahan di  Gilo. Tindakan Israel sama halnya dengan mencaplok kota dan desa-desa di  Palestina,&quot; ujar Mansour, seperti dikutip IMEMC, Selasa  (10/4/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Israel melanjutkan  penghancuran yang sistematis terhadap solusi dua negara lewat kebijakannya,&quot;  imbuh Mansour.
&amp;nbsp;
Selain memrotes  masalah pembangunan pemukiman di wilayah Palestina, Mansour juga memrotes  penahanan dan penangkapan secara ilegal yang dilakukan Israel terhadap warga  Palestina. Saat ini, para tahanan itu mengadakan aksi mogok makan dan menuntut  pembebasan.
&amp;nbsp;
Dialog antara  Palestina dan Israel kembali terhenti karena Israel menolak untuk menghentikan  kebijakan pembangunan pemukiman itu. Sementara itu, Kelompok Kuartet Timur  Tengah mendesak agar kedua pihak itu kembali ke meja perundingan untuk mencapai  sebuah kesepakatan.
&amp;nbsp;
Kelompok Kuartet  Timur Tengah yang beranggotakan Amerika Serikat, Rusia, PBB, dan Uni Eropa, akan  memulai pembicaraannya terhadap situasi di Timur tengah pada Rabu mendatang</description><content:encoded>RAMALLAH - Utusan  Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour mendesak PBB agar  mengecam pembangunan pemukiman di Yerusalem Timur.  Dia juga menegaskan, pembangunan pemukiman itu merusak solusi dua  negara.
&amp;nbsp;
Mansour melayangkan  surat protesnya ke Sekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon dan Dewan Keamanan PBB  serta Majelis Umum PBB tentang pembangunan pemukiman tersebut. Mansour menyebut  pembangunan pemukiman itu merupakan rencana ilegal.
&amp;nbsp;
&quot;Jelas sekali, Israel  menginginkan perluasan wilayah, sehingga mereka dapat membangun perumahan di  Gilo. Tindakan Israel sama halnya dengan mencaplok kota dan desa-desa di  Palestina,&quot; ujar Mansour, seperti dikutip IMEMC, Selasa  (10/4/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Israel melanjutkan  penghancuran yang sistematis terhadap solusi dua negara lewat kebijakannya,&quot;  imbuh Mansour.
&amp;nbsp;
Selain memrotes  masalah pembangunan pemukiman di wilayah Palestina, Mansour juga memrotes  penahanan dan penangkapan secara ilegal yang dilakukan Israel terhadap warga  Palestina. Saat ini, para tahanan itu mengadakan aksi mogok makan dan menuntut  pembebasan.
&amp;nbsp;
Dialog antara  Palestina dan Israel kembali terhenti karena Israel menolak untuk menghentikan  kebijakan pembangunan pemukiman itu. Sementara itu, Kelompok Kuartet Timur  Tengah mendesak agar kedua pihak itu kembali ke meja perundingan untuk mencapai  sebuah kesepakatan.
&amp;nbsp;
Kelompok Kuartet  Timur Tengah yang beranggotakan Amerika Serikat, Rusia, PBB, dan Uni Eropa, akan  memulai pembicaraannya terhadap situasi di Timur tengah pada Rabu mendatang</content:encoded></item></channel></rss>
