<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP Targetkan Menang Pemilu 2014</title><description>PDIP tak ingin menyesali kegagalan dalam memperjuangkan usulannya di RUU  Pemilu pada Paripurna hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/12/339/610679/pdip-targetkan-menang-pemilu-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/12/339/610679/pdip-targetkan-menang-pemilu-2014"/><item><title>PDIP Targetkan Menang Pemilu 2014</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/12/339/610679/pdip-targetkan-menang-pemilu-2014</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/12/339/610679/pdip-targetkan-menang-pemilu-2014</guid><pubDate>Kamis 12 April 2012 23:56 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/12/339/610679/3HZ8oUPhpz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puan Maharani (foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/12/339/610679/3HZ8oUPhpz.jpg</image><title>Puan Maharani (foto: dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - PDIP tak ingin menyesali kegagalan dalam memperjuangkan usulannya di RUU Pemilu pada Paripurna hari ini. Partai banteng moncong putih itu malah menargetkan memenangkan Pemilu Legislatif 2014 mendatang dengan UU Pemilu yang baru diketok DPR. &quot;Target kami tidak muluk-muluk hanya ingin menang dalam pemilu 2014,&quot; kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani usai pengesahan RUU Pemilu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2012).Dia menjelaskan, saat ini dengan RUU Pemilu baru semua partai harus mentaatinya. Begitu pula dengan PDIP. &quot;PDIP siapkan fraksi dan partai untuk siap menghadapi pemilu dengan UU Pemilu yang baru disahkan karena sudah disepakati kita ikut dan taat dengan aturan itu,&quot; jelas PuanMenurut Puan, usulan PDIP dalam pembahasan di Pansus Pemilu dan forum lobi sangat jelas dalam upaya memperbaiki sistem pemilu, pendidikan politik melalui partai politik.&quot;Usulan kami dalam rangka penguatan sistem presidensial untuk penguatan NKRI tapi pola pikir kami berbeda dengan fraksi-fraksi. Ini bukan soal menang kalah atau ego di paripurna tapi kami mencoba memberi pendidikan politik dalam rangka penguatan sistem presidensial ke depan,&quot; jelasnya.Dia juga menyesali lantaran banyak fraksi di DPR yang tidak ingin memperjuangkan pemilu murah. Bagi dia, RUU Pemilu yang sudah diketok ini tidak jauh berbeda dengan UU sebelumnya.&quot;Kami memperjuangkan sistem pemilu yang simpel tidak banyak biaya tapi dengan disahkannya UU Pemilu hari ini&amp;nbsp; tidak jauh berbeda dengan UU sebelumnya hanya ambang batas&amp;nbsp; 2,5% menjadi 3,5%,&quot; katanya.Puan menegaskan, proses pembahasan UU Pemilu bukan soal kalah menang tapi mencoba bersikap dalam memperbaiki sistem politik ke depan, tidak serba instan.&quot;Tidak jeruk makan jeruk di internal, tidak hanya di PDIP tapi bagi seluruh partai peserta pemilu,&quot; imbuhnya. Dia mengakui PDIP pada akhirnya mengalah dengan sistem proporsional tertutup dan suara per dapil menjadi 3-10. &quot;Sekali lagi, kami memperjuangkan hari ini bukan kepentingan internal partai saja tapi perbaikan sistem pemilu ke depan di Indonesia,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PDIP tak ingin menyesali kegagalan dalam memperjuangkan usulannya di RUU Pemilu pada Paripurna hari ini. Partai banteng moncong putih itu malah menargetkan memenangkan Pemilu Legislatif 2014 mendatang dengan UU Pemilu yang baru diketok DPR. &quot;Target kami tidak muluk-muluk hanya ingin menang dalam pemilu 2014,&quot; kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani usai pengesahan RUU Pemilu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2012).Dia menjelaskan, saat ini dengan RUU Pemilu baru semua partai harus mentaatinya. Begitu pula dengan PDIP. &quot;PDIP siapkan fraksi dan partai untuk siap menghadapi pemilu dengan UU Pemilu yang baru disahkan karena sudah disepakati kita ikut dan taat dengan aturan itu,&quot; jelas PuanMenurut Puan, usulan PDIP dalam pembahasan di Pansus Pemilu dan forum lobi sangat jelas dalam upaya memperbaiki sistem pemilu, pendidikan politik melalui partai politik.&quot;Usulan kami dalam rangka penguatan sistem presidensial untuk penguatan NKRI tapi pola pikir kami berbeda dengan fraksi-fraksi. Ini bukan soal menang kalah atau ego di paripurna tapi kami mencoba memberi pendidikan politik dalam rangka penguatan sistem presidensial ke depan,&quot; jelasnya.Dia juga menyesali lantaran banyak fraksi di DPR yang tidak ingin memperjuangkan pemilu murah. Bagi dia, RUU Pemilu yang sudah diketok ini tidak jauh berbeda dengan UU sebelumnya.&quot;Kami memperjuangkan sistem pemilu yang simpel tidak banyak biaya tapi dengan disahkannya UU Pemilu hari ini&amp;nbsp; tidak jauh berbeda dengan UU sebelumnya hanya ambang batas&amp;nbsp; 2,5% menjadi 3,5%,&quot; katanya.Puan menegaskan, proses pembahasan UU Pemilu bukan soal kalah menang tapi mencoba bersikap dalam memperbaiki sistem politik ke depan, tidak serba instan.&quot;Tidak jeruk makan jeruk di internal, tidak hanya di PDIP tapi bagi seluruh partai peserta pemilu,&quot; imbuhnya. Dia mengakui PDIP pada akhirnya mengalah dengan sistem proporsional tertutup dan suara per dapil menjadi 3-10. &quot;Sekali lagi, kami memperjuangkan hari ini bukan kepentingan internal partai saja tapi perbaikan sistem pemilu ke depan di Indonesia,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
