<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangunan di Indonesia Harus Penuhi Building Code Tahan Gempa</title><description>Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo  Purwo Nugroho mengatakan untuk mengantisipasi dampak kerusakan akibat  gempa bumi, Indonesia harus mempunyai tata ruang yang berbasis bencana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612091/bangunan-di-indonesia-harus-penuhi-building-code-tahan-gempa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612091/bangunan-di-indonesia-harus-penuhi-building-code-tahan-gempa"/><item><title>Bangunan di Indonesia Harus Penuhi Building Code Tahan Gempa</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612091/bangunan-di-indonesia-harus-penuhi-building-code-tahan-gempa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612091/bangunan-di-indonesia-harus-penuhi-building-code-tahan-gempa</guid><pubDate>Senin 16 April 2012 09:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/16/337/612091/OArIgJ0QhG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/16/337/612091/OArIgJ0QhG.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan untuk mengantisipasi dampak kerusakan akibat gempa bumi, Indonesia harus mempunyai tata ruang yang berbasis bencana.  &amp;rdquo;Bangunan harus memenuhi building code yang tahan gempa. Masyarakat harus selalu diberikan pelatihan dan sosialisasi terus menerus,&quot; kata Sutopo saat berbincang dengan okezone, Minggu (15/4/2012) malam.  Menurut Sutopo, riset harus terus digalakkan untuk membaca potensi gempa yang lebih besar.  &amp;rdquo;Suka tidak suka, mau tidak mau, begitulah Indonesia. Soal bencana pasti terjadi, dan terkadang datang saat kita tidak siap,&amp;rdquo; lanjutnya.  Terkait sirine tsunami yang tidak menyala saat gempa di Aceh, Rabu pekan lalu, Sutopo mengakui ada sebagian alat yang sudah rusak.
&amp;nbsp;
&quot;Di Aceh, dari enam sirine yang bunyi tiga unit. Dua &amp;nbsp;unit mati dan satu baru bunyi setelah 30 menit saat gempa. Itu dikarenakan kerusakan karena tidak dipelihara. Ada juga sirine juga belum diserahterimakan ke pemda setempat,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan untuk mengantisipasi dampak kerusakan akibat gempa bumi, Indonesia harus mempunyai tata ruang yang berbasis bencana.  &amp;rdquo;Bangunan harus memenuhi building code yang tahan gempa. Masyarakat harus selalu diberikan pelatihan dan sosialisasi terus menerus,&quot; kata Sutopo saat berbincang dengan okezone, Minggu (15/4/2012) malam.  Menurut Sutopo, riset harus terus digalakkan untuk membaca potensi gempa yang lebih besar.  &amp;rdquo;Suka tidak suka, mau tidak mau, begitulah Indonesia. Soal bencana pasti terjadi, dan terkadang datang saat kita tidak siap,&amp;rdquo; lanjutnya.  Terkait sirine tsunami yang tidak menyala saat gempa di Aceh, Rabu pekan lalu, Sutopo mengakui ada sebagian alat yang sudah rusak.
&amp;nbsp;
&quot;Di Aceh, dari enam sirine yang bunyi tiga unit. Dua &amp;nbsp;unit mati dan satu baru bunyi setelah 30 menit saat gempa. Itu dikarenakan kerusakan karena tidak dipelihara. Ada juga sirine juga belum diserahterimakan ke pemda setempat,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
