<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komnas HAM: Keterangan Denny Berbeda dengan Pihak Lapas</title><description>Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim menyebut adanya perbedaan keterangan antara saksi-saksi dari pihak  Denny Indrayana dan BNN dengan saksi-saksi dari pihak Lapas Pekanbaru. </description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612602/komnas-ham-keterangan-denny-berbeda-dengan-pihak-lapas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612602/komnas-ham-keterangan-denny-berbeda-dengan-pihak-lapas"/><item><title>Komnas HAM: Keterangan Denny Berbeda dengan Pihak Lapas</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612602/komnas-ham-keterangan-denny-berbeda-dengan-pihak-lapas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/16/337/612602/komnas-ham-keterangan-denny-berbeda-dengan-pihak-lapas</guid><pubDate>Senin 16 April 2012 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/16/337/612602/HebFZPqbJ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/16/337/612602/HebFZPqbJ3.jpg</image><title>Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana memenuhi panggilan Komnas HAM untuk memberikan keterangan ihwal dugaan pemukulan terhadap sipir Lapas Kelas II Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.Denny, yang didampingi Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Goris Mere, menjelaskan kronologis munculnya dugaan penamparan saat Denny bersama tim dari BNN menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Lapas tersebut.&quot;Saya sudah memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi. Kami juga sudah memberikan bukti-bukti terkait,&quot; kata Denny usai pertemuan dengan Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2012).Ditanya soal bukti-bukti apa yang diserahkan ke Komnas HAM, Denny meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada komisioner Komnas HAM.Secara terpisah, Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim mengatakan, pihaknya sudah menerima penjelasan dari Denny dan BNN terkait peristiwa penamparan sipir di Lapas Pekanbaru. Sementara itu, bukti-bukti yang diberikan, kata Ifdal, adalah keterangan saksi-saksi.&quot;Buktinya berupa keterangan yang disampaikan Wamen, ajudannya, dan saksi yang ada. Kemarin itu hasil yang disampaikan korban dan saksi di sana. Nanti, hasil dari sana dan hasil dari pertemuan ini akan kita buat kesimpulan,&amp;rdquo; ujarnya.Ifdal mengaku ada perbedaan keterangan antara saksi-saksi dari pihak Denny Indrayana dan BNN dengan saksi-saksi dari pihak Lapas Pekanbaru. &amp;ldquo;Apa yang disampaikan pihak Lapas kita akan coba analisis. Hasil rekomendasinya kita akan sampaikan ke Menkum HAM,&quot; papar Ifdal.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana memenuhi panggilan Komnas HAM untuk memberikan keterangan ihwal dugaan pemukulan terhadap sipir Lapas Kelas II Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.Denny, yang didampingi Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Goris Mere, menjelaskan kronologis munculnya dugaan penamparan saat Denny bersama tim dari BNN menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Lapas tersebut.&quot;Saya sudah memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi. Kami juga sudah memberikan bukti-bukti terkait,&quot; kata Denny usai pertemuan dengan Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2012).Ditanya soal bukti-bukti apa yang diserahkan ke Komnas HAM, Denny meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada komisioner Komnas HAM.Secara terpisah, Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim mengatakan, pihaknya sudah menerima penjelasan dari Denny dan BNN terkait peristiwa penamparan sipir di Lapas Pekanbaru. Sementara itu, bukti-bukti yang diberikan, kata Ifdal, adalah keterangan saksi-saksi.&quot;Buktinya berupa keterangan yang disampaikan Wamen, ajudannya, dan saksi yang ada. Kemarin itu hasil yang disampaikan korban dan saksi di sana. Nanti, hasil dari sana dan hasil dari pertemuan ini akan kita buat kesimpulan,&amp;rdquo; ujarnya.Ifdal mengaku ada perbedaan keterangan antara saksi-saksi dari pihak Denny Indrayana dan BNN dengan saksi-saksi dari pihak Lapas Pekanbaru. &amp;ldquo;Apa yang disampaikan pihak Lapas kita akan coba analisis. Hasil rekomendasinya kita akan sampaikan ke Menkum HAM,&quot; papar Ifdal.</content:encoded></item></channel></rss>
