<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Partai NasDem: UU Pemilu Akan Bikin Kegaduhan Politik</title><description>Pemberlakukan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT)  secara nasional sebesar 3,5 persen mendorong partai-partai menengah  untuk mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK). </description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/18/339/613905/partai-nasdem-uu-pemilu-akan-bikin-kegaduhan-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/18/339/613905/partai-nasdem-uu-pemilu-akan-bikin-kegaduhan-politik"/><item><title> Partai NasDem: UU Pemilu Akan Bikin Kegaduhan Politik</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/18/339/613905/partai-nasdem-uu-pemilu-akan-bikin-kegaduhan-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/18/339/613905/partai-nasdem-uu-pemilu-akan-bikin-kegaduhan-politik</guid><pubDate>Rabu 18 April 2012 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/18/339/613905/DfiPzM8jyd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto:okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/18/339/613905/DfiPzM8jyd.jpg</image><title>ilustrasi (Foto:okezone)</title></images><description>JAKARTA- Pemberlakukan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) secara nasional sebesar 3,5 persen mendorong partai-partai menengah untuk mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Partai NasDem secara resmi berencana mengajukan gugatan ke MK terkait hal tersebut. &quot;Kami besok akan mengajukan secara resmi ke MK tentang UU Pemilu,&quot; kata Ketua Umum Partai NasDem, Patrice Rio Capella di sela-sela diskusi bertajuk&amp;nbsp; &quot;UU Pemilu 2012: Berita Baik atau Berita Buruk&quot; di gedung DPD, Jakarta, Rabu (18/04/2012).Rio memprediksi, dengan diberlakukannya UU Pemilu yang baru saja disahkan ini akan mendorong kegaduhan politik menjelang pemilu 2014 mendatang. &quot;Verifikasi UU Pemilu sekarang beda dengan pemilu lalu. Kami agak pesimis semangat presidensial akan tercapai, kegaduhan politik tahun 2014 akan semakin kacau,&quot; tegasnya.Karena Rio berpikiran, yang terpenting untuk sebuah parpol bukanlah hanya sekedar lolos verifikasi. Namun sistem kaderisasi juga harus diperhitungkan. Hal ini terkait dengan banyaknya pihak yang beranggapan bahwa dengan UU Pemilu tersebut sistem kaderisasi di dalam parpol tidak akan berjalan, dan hanya mengutamakan calon yang memiliki dana besar.&quot;Yang penting lolos verifikasi ambang batas, tidak hanya itu. Tetapi bagaimana kita menghasilkan output yang berkualitas,&quot; papar Rio.</description><content:encoded>JAKARTA- Pemberlakukan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) secara nasional sebesar 3,5 persen mendorong partai-partai menengah untuk mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi (MK). Partai NasDem secara resmi berencana mengajukan gugatan ke MK terkait hal tersebut. &quot;Kami besok akan mengajukan secara resmi ke MK tentang UU Pemilu,&quot; kata Ketua Umum Partai NasDem, Patrice Rio Capella di sela-sela diskusi bertajuk&amp;nbsp; &quot;UU Pemilu 2012: Berita Baik atau Berita Buruk&quot; di gedung DPD, Jakarta, Rabu (18/04/2012).Rio memprediksi, dengan diberlakukannya UU Pemilu yang baru saja disahkan ini akan mendorong kegaduhan politik menjelang pemilu 2014 mendatang. &quot;Verifikasi UU Pemilu sekarang beda dengan pemilu lalu. Kami agak pesimis semangat presidensial akan tercapai, kegaduhan politik tahun 2014 akan semakin kacau,&quot; tegasnya.Karena Rio berpikiran, yang terpenting untuk sebuah parpol bukanlah hanya sekedar lolos verifikasi. Namun sistem kaderisasi juga harus diperhitungkan. Hal ini terkait dengan banyaknya pihak yang beranggapan bahwa dengan UU Pemilu tersebut sistem kaderisasi di dalam parpol tidak akan berjalan, dan hanya mengutamakan calon yang memiliki dana besar.&quot;Yang penting lolos verifikasi ambang batas, tidak hanya itu. Tetapi bagaimana kita menghasilkan output yang berkualitas,&quot; papar Rio.</content:encoded></item></channel></rss>
