<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LSM Pagari KPU dengan 8 Poin Perjanjian </title><description>Kerjasama dijalin dalam bentuk komitmen integritas kinerja yang profesional dalam mengawal proses Pemilihan Umum 2014 nanti.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/19/339/614492/lsm-pagari-kpu-dengan-8-poin-perjanjian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/19/339/614492/lsm-pagari-kpu-dengan-8-poin-perjanjian"/><item><title>LSM Pagari KPU dengan 8 Poin Perjanjian </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/19/339/614492/lsm-pagari-kpu-dengan-8-poin-perjanjian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/19/339/614492/lsm-pagari-kpu-dengan-8-poin-perjanjian</guid><pubDate>Kamis 19 April 2012 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/19/339/614492/CwYbL9Golu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">kantor KPU di Jakarta (dok:okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/19/339/614492/CwYbL9Golu.jpg</image><title>kantor KPU di Jakarta (dok:okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjalin kerjasama dengan pengurus baru Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini, Kamis, (19/4/2012).Kerjasama dijalin dalam bentuk komitmen integritas kinerja yang profesional dalam mengawal proses Pemilihan Umum 2014 nanti.&amp;ldquo;Ini sebagai pagar penting dalam keberlangsungan kinerja KPU untuk lebih baik lagi,&amp;rdquo; kata anggota KPU Ferry K. Rizkiansyah kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/4/2012).Mereka terdiri dari Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi), Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Komite Pemilih Indonesia (TePi).Ada delapan poin penting dalam pakta integritas yang diberikan LSM demi berjalannya kinerja KPU lebih baik.Delapan poin tersebut, di antaranya, pertama menjamin penyelenggaan Pemilu berasas luber jurdil. Kedua, menyelenggarakan pemilu berdasar peraturan undang-undang yang berlaku dengan selalu menegakkan prinsip-prinsip mandiri, independen, kemandirian, memegang teguh sumpah jabatan.Ketiga, menjamin implementasi prinsip independensi, kemandirian dan keadilan. Keempat, menerapkan prinsip keterbukaan, transparansi, partisipasi dan akuntabilitas. Kelima, menjamin sikap profesional penyelenggara Pemilu. Keenam, tidak akan melakukan dan mencegah praktek KKN.Ketujuh, dapat bekerjasama dengan semua pihak, khususnya dengan sesama penyelenggara pemilu. Lalu kedelapan , bersungguh-sungguh mencegah terjadi pelanggaran pemilu baik oleh peserta, simpatisan atau penyelenggara pemilu itu sendiri dan melakukan penindakan tegas sesuai undang-undang.&amp;ldquo;Melalui komitmen bersama ini, diharapkan tidak ada lagi kesalahan-kesalahan yang sama dengan KPU sebelumnya,&amp;rdquo; ujar Ray Rangkuti sebagai wakil dari koalisi LSM.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjalin kerjasama dengan pengurus baru Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini, Kamis, (19/4/2012).Kerjasama dijalin dalam bentuk komitmen integritas kinerja yang profesional dalam mengawal proses Pemilihan Umum 2014 nanti.&amp;ldquo;Ini sebagai pagar penting dalam keberlangsungan kinerja KPU untuk lebih baik lagi,&amp;rdquo; kata anggota KPU Ferry K. Rizkiansyah kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/4/2012).Mereka terdiri dari Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi), Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Komite Pemilih Indonesia (TePi).Ada delapan poin penting dalam pakta integritas yang diberikan LSM demi berjalannya kinerja KPU lebih baik.Delapan poin tersebut, di antaranya, pertama menjamin penyelenggaan Pemilu berasas luber jurdil. Kedua, menyelenggarakan pemilu berdasar peraturan undang-undang yang berlaku dengan selalu menegakkan prinsip-prinsip mandiri, independen, kemandirian, memegang teguh sumpah jabatan.Ketiga, menjamin implementasi prinsip independensi, kemandirian dan keadilan. Keempat, menerapkan prinsip keterbukaan, transparansi, partisipasi dan akuntabilitas. Kelima, menjamin sikap profesional penyelenggara Pemilu. Keenam, tidak akan melakukan dan mencegah praktek KKN.Ketujuh, dapat bekerjasama dengan semua pihak, khususnya dengan sesama penyelenggara pemilu. Lalu kedelapan , bersungguh-sungguh mencegah terjadi pelanggaran pemilu baik oleh peserta, simpatisan atau penyelenggara pemilu itu sendiri dan melakukan penindakan tegas sesuai undang-undang.&amp;ldquo;Melalui komitmen bersama ini, diharapkan tidak ada lagi kesalahan-kesalahan yang sama dengan KPU sebelumnya,&amp;rdquo; ujar Ray Rangkuti sebagai wakil dari koalisi LSM.</content:encoded></item></channel></rss>
