<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Belum Tetapkan Tersangka Perusak Masjid Ahmadiyah</title><description>Berdasarkan laporan, Taufik mengatakan sebanyak dua peleton polisi masih ditugaskan menjaga masjid tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/20/339/615511/polri-belum-tetapkan-tersangka-perusak-masjid-ahmadiyah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/20/339/615511/polri-belum-tetapkan-tersangka-perusak-masjid-ahmadiyah"/><item><title>Polri Belum Tetapkan Tersangka Perusak Masjid Ahmadiyah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/20/339/615511/polri-belum-tetapkan-tersangka-perusak-masjid-ahmadiyah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/20/339/615511/polri-belum-tetapkan-tersangka-perusak-masjid-ahmadiyah</guid><pubDate>Jum'at 20 April 2012 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/20/339/615511/jSCOuVCzYi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/20/339/615511/jSCOuVCzYi.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol M Taufik menyatakan belum menetapkan pelaku perusakan masjid Ahmadiyah di Kampung Babakan Pindan, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi korban enggak ada, pelaku yang ditangkap juga belum ada,&quot; ungkap Taufik kepada wartawan di Gedung Humas Mabes Polri, Jumat (20/4/2012).
&amp;nbsp;
Taufik juga menambahkan pihaknya akan melakukan upaya-upaya penyelesaian konflik dikarenakan tindakan ini tidak semata-mata muncul karena ada tindakan pidana. Tetapi kembali lagi ini masalah keyakinan dan tentunya penyelesaian permasalahn ini tidak bisa begitu saja.
&amp;nbsp;
&quot;Ditindak tegas saja bagi yang melakukan tindakan, tapi yang harus kita selesaikan adalah penyelesaian permasalah pokok,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Meskipun ini masalah yang berkaitan dengan agama, kata dia, namun Polri tidak menunggu penyelesaian yang dilakukan instansi terkait, yaitu Kementerian Agama. &quot;Bukan menunggu tapi penyelesaian di wilayah itu harus diselesaikan antara komponen masyarakat yang ada di wilayah itu,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Berdasarkan laporan, Taufik mengatakan sebanyak dua peleton polisi masih ditugaskan menjaga masjid tersebut. &quot;Masih dua peleton, Dalmas (Pengendalian Masyarakat) dari Polres Tasikmalaya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol M Taufik menyatakan belum menetapkan pelaku perusakan masjid Ahmadiyah di Kampung Babakan Pindan, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi korban enggak ada, pelaku yang ditangkap juga belum ada,&quot; ungkap Taufik kepada wartawan di Gedung Humas Mabes Polri, Jumat (20/4/2012).
&amp;nbsp;
Taufik juga menambahkan pihaknya akan melakukan upaya-upaya penyelesaian konflik dikarenakan tindakan ini tidak semata-mata muncul karena ada tindakan pidana. Tetapi kembali lagi ini masalah keyakinan dan tentunya penyelesaian permasalahn ini tidak bisa begitu saja.
&amp;nbsp;
&quot;Ditindak tegas saja bagi yang melakukan tindakan, tapi yang harus kita selesaikan adalah penyelesaian permasalah pokok,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Meskipun ini masalah yang berkaitan dengan agama, kata dia, namun Polri tidak menunggu penyelesaian yang dilakukan instansi terkait, yaitu Kementerian Agama. &quot;Bukan menunggu tapi penyelesaian di wilayah itu harus diselesaikan antara komponen masyarakat yang ada di wilayah itu,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Berdasarkan laporan, Taufik mengatakan sebanyak dua peleton polisi masih ditugaskan menjaga masjid tersebut. &quot;Masih dua peleton, Dalmas (Pengendalian Masyarakat) dari Polres Tasikmalaya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
