<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Menteri Lepasliarkan Orangutan</title><description>Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Kehutanan Zulkifli  Hasan, dan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya ikut  melepasliarkan tiga orangutan (Pongo pygmaeus) ke hutan Kehje Sewen,  Kutai Timur, Kalimantan Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/23/337/616349/tiga-menteri-lepasliarkan-orangutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/23/337/616349/tiga-menteri-lepasliarkan-orangutan"/><item><title>Tiga Menteri Lepasliarkan Orangutan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/23/337/616349/tiga-menteri-lepasliarkan-orangutan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/23/337/616349/tiga-menteri-lepasliarkan-orangutan</guid><pubDate>Senin 23 April 2012 03:14 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/23/337/616349/OqkLXIiwc5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hatta Rajasa (Foto:Seputar Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/23/337/616349/OqkLXIiwc5.jpg</image><title>Hatta Rajasa (Foto:Seputar Indonesia)</title></images><description>BALIKPAPAN- Tiga menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya ikut melepasliarkan tiga orangutan (Pongo pygmaeus) ke hutan Kehje Sewen, Kutai Timur, Kalimantan Timur.Orangutan berumur 8 tahun, bernama Casey, Lesan, dan Mail itu dilepasliarkan, Minggu (22/4/2012), dari tempat rehabilitasi orangutan milik yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Samboja Lestari, Samboja, Kutai Kartanegara.Ketua Yayasan BOS Bungaran Saragih mengatakan dengan dilepasliarkan tiga orangutan itu berarti mereka telah dikembalikan pada Negara.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Dari BOS, kami kembalikan kepada negara,&amp;rdquo; kata Saragih yang pernah menjabat Menteri Pertanian di zaman Presiden Megawati. Menurut Saragih, meski&amp;nbsp; dibawa ke Kehje Sewen hari Minggu, baru Selasa&amp;nbsp; nanti ketiga orangutan akan resmi dilepaskan ke hutan.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Mereka perlu penyesuaian kepada lingkungan yang baru selama dua hari pertama,&amp;rdquo; katanya.Di lokasi Rehabilitasi yang dikelola BOS terdapat 230 orangutan lain yang jadi penghuninya. Ratusan Orangutan itu&amp;nbsp; Karena tidak memiliki hutan tempat yang aman dan cukup luas, sampai sepuluh tahun terakhir BOS tidak bisa melakukan pelepasliaran orangutan yang dirawat dan dididiknya. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengaku senang ikut mengantarkan pelepasliaran orang utan. &amp;ldquo;Saya bangga orangutan kita akhirnya bisa kembali ke habitatnya, tempat di mana seharusnya mereka berada,&amp;rdquo; kata Menko Hatta Rajasa.Hutan Kehje Sewen adalah hutan yang dikelola PT Rehabilitasi Habitat Orangutan Indonesia (RHOI), bagian dari 86.000 hektare hutan yang terus direhabilitasi agar cocok menjadi tempat bagi orang-orangutan Borneo tersebut. Awal lokasi hutan Kehje merupakan areal batu bara yang sudah direhabilitasi.</description><content:encoded>BALIKPAPAN- Tiga menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya ikut melepasliarkan tiga orangutan (Pongo pygmaeus) ke hutan Kehje Sewen, Kutai Timur, Kalimantan Timur.Orangutan berumur 8 tahun, bernama Casey, Lesan, dan Mail itu dilepasliarkan, Minggu (22/4/2012), dari tempat rehabilitasi orangutan milik yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Samboja Lestari, Samboja, Kutai Kartanegara.Ketua Yayasan BOS Bungaran Saragih mengatakan dengan dilepasliarkan tiga orangutan itu berarti mereka telah dikembalikan pada Negara.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Dari BOS, kami kembalikan kepada negara,&amp;rdquo; kata Saragih yang pernah menjabat Menteri Pertanian di zaman Presiden Megawati. Menurut Saragih, meski&amp;nbsp; dibawa ke Kehje Sewen hari Minggu, baru Selasa&amp;nbsp; nanti ketiga orangutan akan resmi dilepaskan ke hutan.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Mereka perlu penyesuaian kepada lingkungan yang baru selama dua hari pertama,&amp;rdquo; katanya.Di lokasi Rehabilitasi yang dikelola BOS terdapat 230 orangutan lain yang jadi penghuninya. Ratusan Orangutan itu&amp;nbsp; Karena tidak memiliki hutan tempat yang aman dan cukup luas, sampai sepuluh tahun terakhir BOS tidak bisa melakukan pelepasliaran orangutan yang dirawat dan dididiknya. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengaku senang ikut mengantarkan pelepasliaran orang utan. &amp;ldquo;Saya bangga orangutan kita akhirnya bisa kembali ke habitatnya, tempat di mana seharusnya mereka berada,&amp;rdquo; kata Menko Hatta Rajasa.Hutan Kehje Sewen adalah hutan yang dikelola PT Rehabilitasi Habitat Orangutan Indonesia (RHOI), bagian dari 86.000 hektare hutan yang terus direhabilitasi agar cocok menjadi tempat bagi orang-orangutan Borneo tersebut. Awal lokasi hutan Kehje merupakan areal batu bara yang sudah direhabilitasi.</content:encoded></item></channel></rss>
