<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Max Siap Buktikan Tak Terlibat Transaksi Mencurigakan</title><description>Menurut Max, transaksi mencurigakan tersebut perlu divalidasi. Karena sampai saat ini  istilah atau kategori transaksi dikatakan mencurigakan juga masih bias.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617454/max-siap-buktikan-tak-terlibat-transaksi-mencurigakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617454/max-siap-buktikan-tak-terlibat-transaksi-mencurigakan"/><item><title> Max Siap Buktikan Tak Terlibat Transaksi Mencurigakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617454/max-siap-buktikan-tak-terlibat-transaksi-mencurigakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617454/max-siap-buktikan-tak-terlibat-transaksi-mencurigakan</guid><pubDate>Selasa 24 April 2012 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/24/339/617454/sYEvAW59CJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Max Sopacua (dok:okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/24/339/617454/sYEvAW59CJ.jpg</image><title>Max Sopacua (dok:okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Politikus Demokrat Max Sopacua membantah tuduhan terlibat transaksi mencurigakan senilai Rp1 triliun.Anggota komisi I DPR itu enggan berkomentar soal tudingan tersebut, karena belum ada data yang rinci. &quot;PPATK sudah menyampaikan, tapi belum memberikan data-data mengenai kepemilikan rekening punya siapa saja. Saya sih tunggu aja, karena saya tidak terlibat,&quot; katanya saat dihubungi wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (24/04/2012).Menurut Wakil Ketua Partai Demokrat ini, transaksi mencurigakan tersebut perlu divalidasi. Karena sampai saat ini istilah atau kategori transaksi dikatakan mencurigakan juga masih bias.Lebih lanjut Max mengatakan kasus ini perlu adanya pembuktian secara langsung. &quot;Bisa saja nomor rekening dan nama berbeda. Karena bisa saja nama saya dipakai dengan nomor rekening berbeda,&quot; sambungnya.Kendati demikian Max mengaku dirinya siap jika nanti harus dilakukan pembuktian terbalik untuk mengetahui asal-muasal kekayaannya.&quot;Ya, bersedia. Bisa saja. Semuanya harus sesuai dengan asas. Bisa gunakan itu (pembuktian terbalik),&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Politikus Demokrat Max Sopacua membantah tuduhan terlibat transaksi mencurigakan senilai Rp1 triliun.Anggota komisi I DPR itu enggan berkomentar soal tudingan tersebut, karena belum ada data yang rinci. &quot;PPATK sudah menyampaikan, tapi belum memberikan data-data mengenai kepemilikan rekening punya siapa saja. Saya sih tunggu aja, karena saya tidak terlibat,&quot; katanya saat dihubungi wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (24/04/2012).Menurut Wakil Ketua Partai Demokrat ini, transaksi mencurigakan tersebut perlu divalidasi. Karena sampai saat ini istilah atau kategori transaksi dikatakan mencurigakan juga masih bias.Lebih lanjut Max mengatakan kasus ini perlu adanya pembuktian secara langsung. &quot;Bisa saja nomor rekening dan nama berbeda. Karena bisa saja nama saya dipakai dengan nomor rekening berbeda,&quot; sambungnya.Kendati demikian Max mengaku dirinya siap jika nanti harus dilakukan pembuktian terbalik untuk mengetahui asal-muasal kekayaannya.&quot;Ya, bersedia. Bisa saja. Semuanya harus sesuai dengan asas. Bisa gunakan itu (pembuktian terbalik),&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
