<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kader: Dipimpin Ical, Golkar Mirip Kerajaan </title><description>Ketua Forum Silaturahmi DPD II Golkar Muntasir Hamid menyatakan, selama  dipimpin Ical (sapaan Aburizal Bakrie) Golkar menjadi partai tertutup  dan lebih mirip kerajaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617675/kader-dipimpin-ical-golkar-mirip-kerajaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617675/kader-dipimpin-ical-golkar-mirip-kerajaan"/><item><title>Kader: Dipimpin Ical, Golkar Mirip Kerajaan </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617675/kader-dipimpin-ical-golkar-mirip-kerajaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/24/339/617675/kader-dipimpin-ical-golkar-mirip-kerajaan</guid><pubDate>Selasa 24 April 2012 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/24/339/617675/BhJoReAcoa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (foto:Heru/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/24/339/617675/BhJoReAcoa.jpg</image><title>Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (foto:Heru/okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polemik internal Partai Golkar kian meruncing. Rencana percepatan rapimnassus bertujuan mendeklarasikan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden terus menuai pro kontra.Bahkan, Ketua Forum Silaturahmi DPD II Golkar Muntasir Hamid menyatakan, selama dipimpin Ical (sapaan Aburizal Bakrie) Golkar menjadi partai tertutup dan lebih mirip kerajaan. &amp;nbsp;&quot;Ini pemaksaan (rapimnassus dipercepat). Selama dia (Ical) memimpin, Partai Golkar sangat tertutup seperti kerajaan. Dia memimpin Golkar seperti memimpin perusahaan. Kalau dipaksakan Ical harus nyapres, ini bisa didorong Munaslub,&quot; kata Muntasir saat dihubungi wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (24/04/2012).Muntasir menyarankan agar Ical terlebih dahulu membicarakan permasalahan ini kepada para sesepuh partai. Jika memang tidak, maka ini terkesan dipaksakan, mengingat beberapa DPD saat ini sudah rusuh.&quot;Teman-teman DPD II akan ke Jakarta untuk menyatakan sikap. Ical juga sebaiknya duduk dengan para sepuh jangan membuat ribut. Contohnya partai lain,&quot; imbuhnya.Ical, kata Muntasar saat ini alangkah baiknya jika fokus mengurusi korban Lapindo, ketimbang bersusah payah mempercepat pelaksanaan rapimnassus. &quot;Saya memohon Allah memberi petunjuk Aburizal membantu orang korban Lapindo ketimbang mendorong Rapimnasus,&quot; keluhnya.Pada kesempatan tersebut, Muntasir juga membandingkan kepemimpinan Ical dengan Sultan Hamengkubuwono X dan Akbar Tandjung yang sangat memperhatikan basisnya.&quot;Hamengkubuwono dan Akbar Tanjung bagaimana Golkar dulu dari bottom up bukan top down. Suara Golkar itu suara rakyat. Suara rakyat itu ada di DPD II. Jangan karena uang semua bisa kita atur, uang bukanlah segalanya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polemik internal Partai Golkar kian meruncing. Rencana percepatan rapimnassus bertujuan mendeklarasikan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden terus menuai pro kontra.Bahkan, Ketua Forum Silaturahmi DPD II Golkar Muntasir Hamid menyatakan, selama dipimpin Ical (sapaan Aburizal Bakrie) Golkar menjadi partai tertutup dan lebih mirip kerajaan. &amp;nbsp;&quot;Ini pemaksaan (rapimnassus dipercepat). Selama dia (Ical) memimpin, Partai Golkar sangat tertutup seperti kerajaan. Dia memimpin Golkar seperti memimpin perusahaan. Kalau dipaksakan Ical harus nyapres, ini bisa didorong Munaslub,&quot; kata Muntasir saat dihubungi wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (24/04/2012).Muntasir menyarankan agar Ical terlebih dahulu membicarakan permasalahan ini kepada para sesepuh partai. Jika memang tidak, maka ini terkesan dipaksakan, mengingat beberapa DPD saat ini sudah rusuh.&quot;Teman-teman DPD II akan ke Jakarta untuk menyatakan sikap. Ical juga sebaiknya duduk dengan para sepuh jangan membuat ribut. Contohnya partai lain,&quot; imbuhnya.Ical, kata Muntasar saat ini alangkah baiknya jika fokus mengurusi korban Lapindo, ketimbang bersusah payah mempercepat pelaksanaan rapimnassus. &quot;Saya memohon Allah memberi petunjuk Aburizal membantu orang korban Lapindo ketimbang mendorong Rapimnasus,&quot; keluhnya.Pada kesempatan tersebut, Muntasir juga membandingkan kepemimpinan Ical dengan Sultan Hamengkubuwono X dan Akbar Tandjung yang sangat memperhatikan basisnya.&quot;Hamengkubuwono dan Akbar Tanjung bagaimana Golkar dulu dari bottom up bukan top down. Suara Golkar itu suara rakyat. Suara rakyat itu ada di DPD II. Jangan karena uang semua bisa kita atur, uang bukanlah segalanya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
