<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Jangan Sampai Irak Punya F-16&quot;</title><description>Presiden Wilayah Otonomi Kurdistan Massud Barzani menolak penjualan jet  tempur F-16 yang dilakukan oleh AS terhadap Irak.  Barzani khawatir, Perdana Menteri Irak Nuri al Maliki akan menggunakan  pesawat itu untuk menggempur wilayah Kurdi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/24/412/617357/jangan-sampai-irak-punya-f-16</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/24/412/617357/jangan-sampai-irak-punya-f-16"/><item><title>&quot;Jangan Sampai Irak Punya F-16&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/24/412/617357/jangan-sampai-irak-punya-f-16</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/24/412/617357/jangan-sampai-irak-punya-f-16</guid><pubDate>Selasa 24 April 2012 12:10 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/24/412/617357/PRlrT2LfzR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : IST</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/24/412/617357/PRlrT2LfzR.jpg</image><title>Ilustrasi : IST</title></images><description>ARBIL - Presiden Wilayah Otonomi Kurdistan Massud Barzani menolak penjualan jet tempur F-16 yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Irak. Barzani khawatir, Perdana Menteri Irak Nuri al Maliki akan menggunakan pesawat itu untuk menggempur wilayah Kurdi.Belakangan ini, Maliki dituding melakukan pemusatan kekuatan untuk menciptakan pemerintahan diktator. Maliki juga dianggap memperkuat keamanan terhadap wilayah pusat Irak dan menekan suku Kurdi.&quot;F-16 tidak boleh jatuh ke tangan pria itu. Kami harus menghentikannya memiliki senjata itu atau menggulingkannya,&quot; ujar Barzani, seperti dikutip AFP, Selasa (24/4/2012).&quot;Ketika Maliki mengadakan rapat dengan militer, mereka membicarakan masalah Kota Baghdad dan Arbil. Militer mengatakan, mereka membutuhkan wewenang untuk menendang seluruh warga Kurdi dari Arbil. Maliki pun meminta agar militer menunggu kehadiran F-16,&quot; jelasnya.AS bersedia untuk menjual 36 jet F-16 ke Irak dalam kontrak senilai triliunan dolar. Kerja sama itu ditujukan untuk memperkuat Angkatan Udara Irak yang diklaim cukup lemah dalam mempertahankan keamanan nasional.Sementara itu, Barzani berpikir perusahaan migas ExxonMobil yang menandatangani kesepakatan kerja sama eksplorasi dengan Kurdistan, sanggup untuk memberikan perlindungan di wilayahnya. &quot;Ketika saya ke AS, ExxonMobil meminta untuk mengadakan pertemuan dengan saya. Saya pun bertemu dengan pimpinan perusahaan itu dan kami menandatangani kesepakatan eksplorasi di wilayah Kurdistan. Bila ExxonMobil hadir di wilayah kami, mereka akan melindungi kepentingan kita semua,&quot; tegas Barzani.</description><content:encoded>ARBIL - Presiden Wilayah Otonomi Kurdistan Massud Barzani menolak penjualan jet tempur F-16 yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Irak. Barzani khawatir, Perdana Menteri Irak Nuri al Maliki akan menggunakan pesawat itu untuk menggempur wilayah Kurdi.Belakangan ini, Maliki dituding melakukan pemusatan kekuatan untuk menciptakan pemerintahan diktator. Maliki juga dianggap memperkuat keamanan terhadap wilayah pusat Irak dan menekan suku Kurdi.&quot;F-16 tidak boleh jatuh ke tangan pria itu. Kami harus menghentikannya memiliki senjata itu atau menggulingkannya,&quot; ujar Barzani, seperti dikutip AFP, Selasa (24/4/2012).&quot;Ketika Maliki mengadakan rapat dengan militer, mereka membicarakan masalah Kota Baghdad dan Arbil. Militer mengatakan, mereka membutuhkan wewenang untuk menendang seluruh warga Kurdi dari Arbil. Maliki pun meminta agar militer menunggu kehadiran F-16,&quot; jelasnya.AS bersedia untuk menjual 36 jet F-16 ke Irak dalam kontrak senilai triliunan dolar. Kerja sama itu ditujukan untuk memperkuat Angkatan Udara Irak yang diklaim cukup lemah dalam mempertahankan keamanan nasional.Sementara itu, Barzani berpikir perusahaan migas ExxonMobil yang menandatangani kesepakatan kerja sama eksplorasi dengan Kurdistan, sanggup untuk memberikan perlindungan di wilayahnya. &quot;Ketika saya ke AS, ExxonMobil meminta untuk mengadakan pertemuan dengan saya. Saya pun bertemu dengan pimpinan perusahaan itu dan kami menandatangani kesepakatan eksplorasi di wilayah Kurdistan. Bila ExxonMobil hadir di wilayah kami, mereka akan melindungi kepentingan kita semua,&quot; tegas Barzani.</content:encoded></item></channel></rss>
