<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBNU: TKI di Negara Non-Muslim Lebih Dihargai</title><description>Dia menilai ironi dalam kejadian tersebut, TKI di negara non-Muslim  lebih mendapat perlakuan yang lebih baik dibandingkan negara berpenduduk  mayoritas Islam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/25/337/617910/pbnu-tki-di-negara-non-muslim-lebih-dihargai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/25/337/617910/pbnu-tki-di-negara-non-muslim-lebih-dihargai"/><item><title>PBNU: TKI di Negara Non-Muslim Lebih Dihargai</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/25/337/617910/pbnu-tki-di-negara-non-muslim-lebih-dihargai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/25/337/617910/pbnu-tki-di-negara-non-muslim-lebih-dihargai</guid><pubDate>Rabu 25 April 2012 07:41 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/25/337/617910/Fv8sZTAAMd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: (dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/25/337/617910/Fv8sZTAAMd.jpg</image><title>Foto: (dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, menyikapi terjadinya penembakan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Dia menilai ironi dalam kejadian tersebut, TKI di negara non-Muslim lebih mendapat perlakuan yang lebih baik dibandingkan negara berpenduduk mayoritas Islam.&quot;Dengan berat hati saya sampaikan, bahwa TKI kita di negara non-Muslim justru mendapatkan perlakuan yang lebih baik. TKI di Hong Kong dan Taiwan tidak pernah ada cerita ditembaki atau diperjualbelikan organ tubuhnya,&quot; katanya dalam keterangan pers kepada Okezone, Rabu (25/4/2012).Aksi penembakan terhadap TKI yang dilakukan Polisi Diraja Malaysia juga dinilai oleh Said sebagai tindakan yang biadab, apa pun latar belakang yang mendasarinya.&quot;Kalaupun salah janganlah ditembaki. Salah memang harus ada hukumannya, tapi tidak harus ditembaki,&quot; tegasnya.PBNU mendesak Polisi Diraja Malaysia untuk menindak tegas anggotanya yang melakukan penembakan tersebut. Tindakan tegas berupa&amp;nbsp;&amp;nbsp; hukuman, wajib diberikan tidak hanya untuk menjaga hubungan baik dengan Indonesia , melainkan menjaga kredibilitas institusi kepolisian Malaysia tersebut.&quot;Ini juga untuk nama baik Malaysia sendiri di forum internasional,&quot;&amp;nbsp; tandasnya.PBNU juga mendesak Pemerintah Indonesia menyampaikan protes keras terhadap Malaysia , untuk menekan kemungkinan terulangnya kejadian serupa di waktu mendatang.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj, menyikapi terjadinya penembakan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Dia menilai ironi dalam kejadian tersebut, TKI di negara non-Muslim lebih mendapat perlakuan yang lebih baik dibandingkan negara berpenduduk mayoritas Islam.&quot;Dengan berat hati saya sampaikan, bahwa TKI kita di negara non-Muslim justru mendapatkan perlakuan yang lebih baik. TKI di Hong Kong dan Taiwan tidak pernah ada cerita ditembaki atau diperjualbelikan organ tubuhnya,&quot; katanya dalam keterangan pers kepada Okezone, Rabu (25/4/2012).Aksi penembakan terhadap TKI yang dilakukan Polisi Diraja Malaysia juga dinilai oleh Said sebagai tindakan yang biadab, apa pun latar belakang yang mendasarinya.&quot;Kalaupun salah janganlah ditembaki. Salah memang harus ada hukumannya, tapi tidak harus ditembaki,&quot; tegasnya.PBNU mendesak Polisi Diraja Malaysia untuk menindak tegas anggotanya yang melakukan penembakan tersebut. Tindakan tegas berupa&amp;nbsp;&amp;nbsp; hukuman, wajib diberikan tidak hanya untuk menjaga hubungan baik dengan Indonesia , melainkan menjaga kredibilitas institusi kepolisian Malaysia tersebut.&quot;Ini juga untuk nama baik Malaysia sendiri di forum internasional,&quot;&amp;nbsp; tandasnya.PBNU juga mendesak Pemerintah Indonesia menyampaikan protes keras terhadap Malaysia , untuk menekan kemungkinan terulangnya kejadian serupa di waktu mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
