<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Kepung Rumah di Medan, Ratusan Polisi Dikerahkan</title><description>Sedikitnya 120 personel Brimob dikerahkan untuk mengantisipasi  bentrok antarwarga di Kota Medan dini hari tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/25/340/617930/warga-kepung-rumah-di-medan-ratusan-polisi-dikerahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/25/340/617930/warga-kepung-rumah-di-medan-ratusan-polisi-dikerahkan"/><item><title>Warga Kepung Rumah di Medan, Ratusan Polisi Dikerahkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/25/340/617930/warga-kepung-rumah-di-medan-ratusan-polisi-dikerahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/25/340/617930/warga-kepung-rumah-di-medan-ratusan-polisi-dikerahkan</guid><pubDate>Rabu 25 April 2012 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Irwansyah Putra Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/25/340/617930/kq56WlN3ii.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/25/340/617930/kq56WlN3ii.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>MEDAN - Sedikitnya 120 personel Brimob dikerahkan untuk mengantisipasi bentrok antarwarga di Jalan Garu II, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara. Polresta Medan juga menurunkan mobil baraccuda ke lokasi.Ratusan warga mendatangi rumah seorang anggota organisasi kepemudaan pada Rabu (25/4/2012) dini hari tadi. Pria bernama Sihotang dicari massa karena diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang bocah warga setempat.Warga sempat merusak rumah yang didiuga ditinggali Maniur Sihotang dengan melempari batu. Pecahan kaca berserakan di sekitar rumah bernomor 16 tersebut.Kejadian semakin memanas karena pemilik rumah mendatangkan massa diduga anggota salah satu organisasi kepemudaan. Warga pun bertambah emosi, sehingga jumlah orang yang mengepung rumah Maniur semakin banyak.Evakuasi terhadap Maniur dan anggota organisasi kepemudaan tidak berjalan lancar karena warga menahan mobil baraccuda mendekati rumah.Polisi akhirnya mendatangkan mobil baracudda lainnya dan menambah personel untuk membantu evakuasi. Proses evakuasi berjalan alot karena warga emosi ingin menghakimi pelaku. Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Sutumorang mengungkapkan pihaknya telah menangkap 10 pelaku penganiayaan serta beberapa saksi. Pelaku masih di Mapolresta Medan untuk penyelidikan lebih lanjut.Berdasarkan pantauan Okezone, situasi di lokasi hingga pagi ini sudah kondusif. Namun untuk mengantisipasi aksi brutal warga, petugas Kepolisian masih disiagakan di lokasi.</description><content:encoded>MEDAN - Sedikitnya 120 personel Brimob dikerahkan untuk mengantisipasi bentrok antarwarga di Jalan Garu II, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara. Polresta Medan juga menurunkan mobil baraccuda ke lokasi.Ratusan warga mendatangi rumah seorang anggota organisasi kepemudaan pada Rabu (25/4/2012) dini hari tadi. Pria bernama Sihotang dicari massa karena diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang bocah warga setempat.Warga sempat merusak rumah yang didiuga ditinggali Maniur Sihotang dengan melempari batu. Pecahan kaca berserakan di sekitar rumah bernomor 16 tersebut.Kejadian semakin memanas karena pemilik rumah mendatangkan massa diduga anggota salah satu organisasi kepemudaan. Warga pun bertambah emosi, sehingga jumlah orang yang mengepung rumah Maniur semakin banyak.Evakuasi terhadap Maniur dan anggota organisasi kepemudaan tidak berjalan lancar karena warga menahan mobil baraccuda mendekati rumah.Polisi akhirnya mendatangkan mobil baracudda lainnya dan menambah personel untuk membantu evakuasi. Proses evakuasi berjalan alot karena warga emosi ingin menghakimi pelaku. Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Sutumorang mengungkapkan pihaknya telah menangkap 10 pelaku penganiayaan serta beberapa saksi. Pelaku masih di Mapolresta Medan untuk penyelidikan lebih lanjut.Berdasarkan pantauan Okezone, situasi di lokasi hingga pagi ini sudah kondusif. Namun untuk mengantisipasi aksi brutal warga, petugas Kepolisian masih disiagakan di lokasi.</content:encoded></item></channel></rss>
