<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Dukung Program Inafis Polri</title><description>Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, program&amp;nbsp;Indonesia Automatic Finger Print Identification System&amp;nbsp;(Inafis) Mabes Polri tidak tumpang tindih dengan program e-KTP yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/618938/mendagri-dukung-program-inafis-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/618938/mendagri-dukung-program-inafis-polri"/><item><title>Mendagri Dukung Program Inafis Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/618938/mendagri-dukung-program-inafis-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/618938/mendagri-dukung-program-inafis-polri</guid><pubDate>Kamis 26 April 2012 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/26/337/618938/73kNzSQHBt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/26/337/618938/73kNzSQHBt.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, program Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Mabes Polri tidak tumpang tindih dengan program e-KTP yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri. Pendapat itu berbeda dengan pernyataan sejumlah anggota Komisi II DPR.&amp;ldquo;Kan inafis lebih dulu dari e-KTP, jadi enggak ada masalah. Kita harmonisasikan aja,&amp;rdquo; kata Gamawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2012).Sayangnya, Gamawan enggan mengomentari lebih lanjut mengenai program tersebut. Seperti diberitakan, sejumlah politikus di Senayan meminta Polri mengevaluasi program Inafis karena dikhawatirkan tumpang tindih dengan e-KTP. Salah satunya, Ketua DPR Marzuki Alie meminta Polri membicarakan lagi program itu dengan mitra kerjanya, Komisi III DPR.&amp;ldquo;E-KTP sudah bisa digunakan untuk masalah pajak atau nomor pokok wajib pajak, identitas lengkap warga negara, hingga keperluan pemilu,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, program Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Mabes Polri tidak tumpang tindih dengan program e-KTP yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri. Pendapat itu berbeda dengan pernyataan sejumlah anggota Komisi II DPR.&amp;ldquo;Kan inafis lebih dulu dari e-KTP, jadi enggak ada masalah. Kita harmonisasikan aja,&amp;rdquo; kata Gamawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2012).Sayangnya, Gamawan enggan mengomentari lebih lanjut mengenai program tersebut. Seperti diberitakan, sejumlah politikus di Senayan meminta Polri mengevaluasi program Inafis karena dikhawatirkan tumpang tindih dengan e-KTP. Salah satunya, Ketua DPR Marzuki Alie meminta Polri membicarakan lagi program itu dengan mitra kerjanya, Komisi III DPR.&amp;ldquo;E-KTP sudah bisa digunakan untuk masalah pajak atau nomor pokok wajib pajak, identitas lengkap warga negara, hingga keperluan pemilu,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
