<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prajurit Kostrad Tewas, Polri Minta Anggotanya Tenang</title><description>Mabes Polri mengimbau para jajarannya di Gorontalo agar tetap tenang, menyusul kematian anggota Kostrad TNI yang ditembak Brimob Polda Gorontalo.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/619041/prajurit-kostrad-tewas-polri-minta-anggotanya-tenang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/619041/prajurit-kostrad-tewas-polri-minta-anggotanya-tenang"/><item><title>Prajurit Kostrad Tewas, Polri Minta Anggotanya Tenang</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/619041/prajurit-kostrad-tewas-polri-minta-anggotanya-tenang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/26/337/619041/prajurit-kostrad-tewas-polri-minta-anggotanya-tenang</guid><pubDate>Kamis 26 April 2012 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/26/337/619041/s96EMZnyAi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/26/337/619041/s96EMZnyAi.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Mabes Polri mengimbau para jajarannya di Gorontalo agar tetap tenang, menyusul kematian anggota Kostrad TNI yang ditembak Brimob Polda Gorontalo. Para anggota diminta cooling down dan tidak terprovokasi.
&amp;nbsp;
&quot;(Anggota) Polsek semua cooling down, semua tidak ada langkah apapun dan semua juga mawas diri sehingga tidak ada yang terprovokasi yang mencoba memancing suasana emosi, tugas di lapangan harus tetap berkoordinasi,&quot; ujar Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution, Kamis (26/4/2012).
&amp;nbsp;
Saat ditanya mengenai jenis peluru apakah peluru tajam atau karet, Polri belum dapat memastikannya.
&amp;nbsp;
&quot;Proyektil peluru nanti kita akan periksa di laboratorium, nanti untuk mengetahui barang bukti atau senjata apa yang digunakan. Dari proyektil itu nanti akan kita cari laras mana yang keluar, siapa yang menggunakan akan ketahuan. Nantinya setelah dari laboratorium forensik akan tahu,&quot; jelas Saud.
&amp;nbsp;
Sementara itu, terkait pernyataan pihak TNI yang katanya anggota Kostrad justru diserang oleh personel Brimob dan bukan karena bentrokan, Saud enggan menanggapi lebih jauh.
&amp;nbsp;
&quot;Saya kira kita tidak perlu mempolemik hal-hal seperti itu tim kita sudah disana biar mereka lah yang mengklarifikasi. Yang penting kita serahkan kepada pimpinan di sana,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mabes Polri mengimbau para jajarannya di Gorontalo agar tetap tenang, menyusul kematian anggota Kostrad TNI yang ditembak Brimob Polda Gorontalo. Para anggota diminta cooling down dan tidak terprovokasi.
&amp;nbsp;
&quot;(Anggota) Polsek semua cooling down, semua tidak ada langkah apapun dan semua juga mawas diri sehingga tidak ada yang terprovokasi yang mencoba memancing suasana emosi, tugas di lapangan harus tetap berkoordinasi,&quot; ujar Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution, Kamis (26/4/2012).
&amp;nbsp;
Saat ditanya mengenai jenis peluru apakah peluru tajam atau karet, Polri belum dapat memastikannya.
&amp;nbsp;
&quot;Proyektil peluru nanti kita akan periksa di laboratorium, nanti untuk mengetahui barang bukti atau senjata apa yang digunakan. Dari proyektil itu nanti akan kita cari laras mana yang keluar, siapa yang menggunakan akan ketahuan. Nantinya setelah dari laboratorium forensik akan tahu,&quot; jelas Saud.
&amp;nbsp;
Sementara itu, terkait pernyataan pihak TNI yang katanya anggota Kostrad justru diserang oleh personel Brimob dan bukan karena bentrokan, Saud enggan menanggapi lebih jauh.
&amp;nbsp;
&quot;Saya kira kita tidak perlu mempolemik hal-hal seperti itu tim kita sudah disana biar mereka lah yang mengklarifikasi. Yang penting kita serahkan kepada pimpinan di sana,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
