<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Mata Buruh, Rezim SBY-Boediono Gagal!</title><description>Sekretariat Bersama (Sekber) buruh menyatakan, rezim Susilo Bambang  Yudhoyono dan Boediono telah gagal menyejahterakan rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/29/339/620514/di-mata-buruh-rezim-sby-boediono-gagal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/29/339/620514/di-mata-buruh-rezim-sby-boediono-gagal"/><item><title>Di Mata Buruh, Rezim SBY-Boediono Gagal!</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/29/339/620514/di-mata-buruh-rezim-sby-boediono-gagal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/29/339/620514/di-mata-buruh-rezim-sby-boediono-gagal</guid><pubDate>Minggu 29 April 2012 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/29/339/620514/vocreALfxG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokumentasi Seputar Indonesia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/29/339/620514/vocreALfxG.jpg</image><title>Dokumentasi Seputar Indonesia</title></images><description>JAKARTA - Sekretariat Bersama (Sekber) buruh menyatakan, rezim Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono telah gagal menyejahterakan rakyat.Pasalnya, setelah ditandatanganinya letter of intent (LOI) dengan IMF, banyak produk Undang-Undang yang meliberalisasikan berbagai macam sektor di Indonesia, yang hanya menguntungkan pemilik modal, tapi tidak melindungi sumber-sumber kekayaan alam dan sumber penghidupan rakyat Indonesia.&quot;Liberalnya kebijakan yang disahkan rezim-rezim pasca Orde Baru membuat sumber-sumber kekayaan alam negeri dijarah dan dieksploitasi habis-habisan mulai dari alam hingga eksploitasi terhadap manusia pun dilakukan secara sistematis, dari upah buruh yang sangat murah baik di dalam negeri maupun TKI,&quot; ujar Paulus Surya, Presidum Sekber Buruh, di LBH Jakarta, Minggu (29/4/2012).Paulus menambahkan, pemerintah bukanlah pemerintahan yang melindungi rakyatnya dari penjajahan korporasi asing. Justru sebaliknya pemerintah ini telah menjadi kaki tangan korporasi asing tersebut.&quot;Jalan keluar bagi kemiskinan dan kesengsaraan rakyat Indonesia adalah mengganti rezim yang tunduk pada kekuatan kapitalis dan imprealis,&quot; tegasnya.Dia meminta pemerintahan SBY diganti dengan pemerintahan yang menjalankan program-program penghapusan liberalisasi pasar tenaga kerja. Kemudian yang mampu melawan upah murah, menolak kenaikan harga BBM, dan melawan perampasan tanah rakyat oleh negara dan korporasi.&quot;Lawan kapitalisme dan imprealisme, rakyat sejahtera,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretariat Bersama (Sekber) buruh menyatakan, rezim Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono telah gagal menyejahterakan rakyat.Pasalnya, setelah ditandatanganinya letter of intent (LOI) dengan IMF, banyak produk Undang-Undang yang meliberalisasikan berbagai macam sektor di Indonesia, yang hanya menguntungkan pemilik modal, tapi tidak melindungi sumber-sumber kekayaan alam dan sumber penghidupan rakyat Indonesia.&quot;Liberalnya kebijakan yang disahkan rezim-rezim pasca Orde Baru membuat sumber-sumber kekayaan alam negeri dijarah dan dieksploitasi habis-habisan mulai dari alam hingga eksploitasi terhadap manusia pun dilakukan secara sistematis, dari upah buruh yang sangat murah baik di dalam negeri maupun TKI,&quot; ujar Paulus Surya, Presidum Sekber Buruh, di LBH Jakarta, Minggu (29/4/2012).Paulus menambahkan, pemerintah bukanlah pemerintahan yang melindungi rakyatnya dari penjajahan korporasi asing. Justru sebaliknya pemerintah ini telah menjadi kaki tangan korporasi asing tersebut.&quot;Jalan keluar bagi kemiskinan dan kesengsaraan rakyat Indonesia adalah mengganti rezim yang tunduk pada kekuatan kapitalis dan imprealis,&quot; tegasnya.Dia meminta pemerintahan SBY diganti dengan pemerintahan yang menjalankan program-program penghapusan liberalisasi pasar tenaga kerja. Kemudian yang mampu melawan upah murah, menolak kenaikan harga BBM, dan melawan perampasan tanah rakyat oleh negara dan korporasi.&quot;Lawan kapitalisme dan imprealisme, rakyat sejahtera,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
