<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Kanker, Jangan Lagi Acuhkan Buah dan Sayur</title><description>Rugi sekali bagi Anda  yang tak suka buah dan sayuran.  Pasalnya, sayur dan buah adalah sahabat baik  bagi tubuh untuk  pencegahan sel kanker.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/29/486/620182/cegah-kanker-jangan-lagi-acuhkan-buah-dan-sayur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/29/486/620182/cegah-kanker-jangan-lagi-acuhkan-buah-dan-sayur"/><item><title>Cegah Kanker, Jangan Lagi Acuhkan Buah dan Sayur</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/29/486/620182/cegah-kanker-jangan-lagi-acuhkan-buah-dan-sayur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/29/486/620182/cegah-kanker-jangan-lagi-acuhkan-buah-dan-sayur</guid><pubDate>Minggu 29 April 2012 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Gustia Martha Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/28/486/620182/Tlne89FOZc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayo gemari makan buah dan sayur (Foto: corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/28/486/620182/Tlne89FOZc.jpg</image><title>Ayo gemari makan buah dan sayur (Foto: corbis)</title></images><description>RUGI sekali bagi Anda  yang tak suka buah dan sayuran. Pasalnya, sayur dan buah adalah sahabat baik  bagi tubuh untuk pencegahan sel kanker.Kanker bukanlah suatu  penyakit yang ringan. Penyakit Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh  pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal.Dalam keadaan normal,  sel hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan  rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah terus meskipun tubuh tidak  memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor  ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan normal, sehingga  mengganggu organ yang ditempatinya. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan  dalam berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai  kepala.Berdasarkan beberapa  studi, pada tahun 1990, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health  Organization (WHO) menganjurkan untuk memakan sedikitnya lima porsi atau sekitar  400 gram buah-buahan dan sayuran setiap hari untuk mencegah kanker dan penyakit  kronis lainnya.Buah dan sayuran  menyediakan kalori rendah tetapi sangat kaya serat makanan, vitamin, mineral dan  antioksidan. Karena serat berkontribusi memberikan rasa kenyang maka risiko  kelebihan berat badan dapat dikurangi. Kelebihan berat badan adalah salah satu  faktor risiko kanker.&quot;Buah-buahan dan  sayuran menurunkan risiko kanker. Pada umumnya semua buah memiliki efek  antioksidan, khususnya jeruk, kiwi, dan pir. Begitu juga dengan sayuran. Semua  sayuran sehat, sayuran hijau yang mudah ditemukan di Indonesia juga sehat.  Brokoli memang benar kaya akan antioksidan, tapi bayanm dan kangkung juga tak  kalah sehatnya untuk cegah kanker. Buah dan sayuran mengandung banyak manfaat  bagi manusia sehingga tidak bisa diacuhkan. Banyak sekali orang-orang yang lebih  terkonsentrasi dengan lemak dan karbihidrat saja. Menghiraukan buah, juga  sayuran,&quot; ujar dr Ronald Hukom SpPD-KHOM dari RS Kanker Dharmais, saat dihubungi  Okezone melalui telepon genggamnya, Jumat  (27/4/2012).Dokter Ronald  menyayangkan bahwa masyarakat kini umumnya masih banyak yang mengacuhkan untuk  mengonsumsi sayur dan buah.&quot;Makan sehat itu  harus seimbang, karena tubuh memerlukan keseimbangan nutrien. Tidak hanya lemak  dan karbohidrat saja, tetapi vitamin dan mineral juga sangat sangat diperlukan  tuubuh. Umumnya, terlebih yang sibuk, memesan makanan biasanya hanya nasi dan  daging, karbo dan lemak. Padahal, ada bahan-bahan nutrien yang tidak didapat  pada daging-dagingan, tapi terdapat pada buah dan sayur,&quot;  tukasnya.</description><content:encoded>RUGI sekali bagi Anda  yang tak suka buah dan sayuran. Pasalnya, sayur dan buah adalah sahabat baik  bagi tubuh untuk pencegahan sel kanker.Kanker bukanlah suatu  penyakit yang ringan. Penyakit Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh  pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal.Dalam keadaan normal,  sel hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan  rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah terus meskipun tubuh tidak  memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor  ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan normal, sehingga  mengganggu organ yang ditempatinya. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan  dalam berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai  kepala.Berdasarkan beberapa  studi, pada tahun 1990, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health  Organization (WHO) menganjurkan untuk memakan sedikitnya lima porsi atau sekitar  400 gram buah-buahan dan sayuran setiap hari untuk mencegah kanker dan penyakit  kronis lainnya.Buah dan sayuran  menyediakan kalori rendah tetapi sangat kaya serat makanan, vitamin, mineral dan  antioksidan. Karena serat berkontribusi memberikan rasa kenyang maka risiko  kelebihan berat badan dapat dikurangi. Kelebihan berat badan adalah salah satu  faktor risiko kanker.&quot;Buah-buahan dan  sayuran menurunkan risiko kanker. Pada umumnya semua buah memiliki efek  antioksidan, khususnya jeruk, kiwi, dan pir. Begitu juga dengan sayuran. Semua  sayuran sehat, sayuran hijau yang mudah ditemukan di Indonesia juga sehat.  Brokoli memang benar kaya akan antioksidan, tapi bayanm dan kangkung juga tak  kalah sehatnya untuk cegah kanker. Buah dan sayuran mengandung banyak manfaat  bagi manusia sehingga tidak bisa diacuhkan. Banyak sekali orang-orang yang lebih  terkonsentrasi dengan lemak dan karbihidrat saja. Menghiraukan buah, juga  sayuran,&quot; ujar dr Ronald Hukom SpPD-KHOM dari RS Kanker Dharmais, saat dihubungi  Okezone melalui telepon genggamnya, Jumat  (27/4/2012).Dokter Ronald  menyayangkan bahwa masyarakat kini umumnya masih banyak yang mengacuhkan untuk  mengonsumsi sayur dan buah.&quot;Makan sehat itu  harus seimbang, karena tubuh memerlukan keseimbangan nutrien. Tidak hanya lemak  dan karbohidrat saja, tetapi vitamin dan mineral juga sangat sangat diperlukan  tuubuh. Umumnya, terlebih yang sibuk, memesan makanan biasanya hanya nasi dan  daging, karbo dan lemak. Padahal, ada bahan-bahan nutrien yang tidak didapat  pada daging-dagingan, tapi terdapat pada buah dan sayur,&quot;  tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
