<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemlu Akan Serahkan Jasad TKI Tewas di AS ke Keluarga</title><description>Pihak Kemlu akan menyerahkan jenazah Ni Luh Endang Susiani, TKI yang tewas ditembak di Amerika Serikat, ke keluarga siang nanti.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/09/340/626235/kemlu-akan-serahkan-jasad-tki-tewas-di-as-ke-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/09/340/626235/kemlu-akan-serahkan-jasad-tki-tewas-di-as-ke-keluarga"/><item><title>Kemlu Akan Serahkan Jasad TKI Tewas di AS ke Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/09/340/626235/kemlu-akan-serahkan-jasad-tki-tewas-di-as-ke-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/09/340/626235/kemlu-akan-serahkan-jasad-tki-tewas-di-as-ke-keluarga</guid><pubDate>Rabu 09 Mei 2012 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/09/340/626235/zES2GcY7d4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ni Luh Endang Susiani (Repro: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/09/340/626235/zES2GcY7d4.jpg</image><title>Ni Luh Endang Susiani (Repro: Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Serah terima jenazah Ni Luh Endang Susiani (31), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Bali yang tewas ditembak perampok di South Carolina, Amerika Serikat, rencananya akan dilakukan di rumah duka di Dusun Tegal Sari, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.&amp;rdquo;Begitu jenazah tiba di bandara akan dibawa langsung ke Buleleng. Acara serah terima jenazah dari Kemlu ke pihak keluarga dilakukan di rumah duka,&amp;rdquo; ujar Kepala BP3TKI Denpasar, I Wayan Pageh, Rabu (9/5/2012).Jenazah Endang tidak langsung mendarat di Bandara Ngurah Rai, melainkan transit di Singapura. Dari Singapura, putri pasangan I Putu Artana (51) dan Ni Wayan Sini (52), itu diterbangkan dengan pesawat Singapura Airlines langsung ke Bali.Pageh menambahkan, seluruh pengurusan dokumen terkait proses pemulangan korban ke Tanah Air, telah rampung dan difasilitasi pihak Kemlu.&amp;rdquo;Semua biaya proses pemulangan jenazah Luh Endang ke Bali ditanggung pemerintah. Kami hanya menanggung biaya perjalanan dengan ambulans dari bandara ke rumah duka di Buleleng,&amp;rdquo; sambungnya.Terkait penanganan kasus seperti hasil autopsi dan dokumen lainnya, Pageh mengaku bukan kewenangannya untuk menjelaskan. Yang pasti, proses pemulangan jenazah sudah sesuai prosedur dan aturan.Pemerintah tetap berkewajiban mengurus tenaga kerja yang meninggal di luar negeri. Menurut Pageh, hal itu telah dilakukan secara maksimal. Demikian pula, tanggung jawab dari PJTKI yang memberangkatkan Luh Endang ke Amerika pada 1999, dinilai sudah cukup baik. Sesuai aturan, mestinya korban masih terikat kontrak dengan PT Quantom Job hingga 2010 atau selama delapan bulan.Hanya saja, lanjut Pageh, baru tiga bulan kontrak berjalan, korban melanggar kontrak atau Wanprestasi dengan keluar bekerja di tempat lain.&amp;rdquo;Jadi dari sisi ini, perusahaan tidak bisa dituntut secara hukum, justru perusahaan tersebut telah memberikan santunan dan perhatian yang cukup semata karena alasan kemanusiaan,&amp;rdquo; tegas Pageh.Seperti diketahui, alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Udayana itu tewas ditembak perampok di South Carolina, Amerika Serikat pada Jumat 27 April malam waktu setempat, usai makan malam dan mengambil cucian bersama kekasihnya, Nyoman Arum.</description><content:encoded>DENPASAR - Serah terima jenazah Ni Luh Endang Susiani (31), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Bali yang tewas ditembak perampok di South Carolina, Amerika Serikat, rencananya akan dilakukan di rumah duka di Dusun Tegal Sari, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.&amp;rdquo;Begitu jenazah tiba di bandara akan dibawa langsung ke Buleleng. Acara serah terima jenazah dari Kemlu ke pihak keluarga dilakukan di rumah duka,&amp;rdquo; ujar Kepala BP3TKI Denpasar, I Wayan Pageh, Rabu (9/5/2012).Jenazah Endang tidak langsung mendarat di Bandara Ngurah Rai, melainkan transit di Singapura. Dari Singapura, putri pasangan I Putu Artana (51) dan Ni Wayan Sini (52), itu diterbangkan dengan pesawat Singapura Airlines langsung ke Bali.Pageh menambahkan, seluruh pengurusan dokumen terkait proses pemulangan korban ke Tanah Air, telah rampung dan difasilitasi pihak Kemlu.&amp;rdquo;Semua biaya proses pemulangan jenazah Luh Endang ke Bali ditanggung pemerintah. Kami hanya menanggung biaya perjalanan dengan ambulans dari bandara ke rumah duka di Buleleng,&amp;rdquo; sambungnya.Terkait penanganan kasus seperti hasil autopsi dan dokumen lainnya, Pageh mengaku bukan kewenangannya untuk menjelaskan. Yang pasti, proses pemulangan jenazah sudah sesuai prosedur dan aturan.Pemerintah tetap berkewajiban mengurus tenaga kerja yang meninggal di luar negeri. Menurut Pageh, hal itu telah dilakukan secara maksimal. Demikian pula, tanggung jawab dari PJTKI yang memberangkatkan Luh Endang ke Amerika pada 1999, dinilai sudah cukup baik. Sesuai aturan, mestinya korban masih terikat kontrak dengan PT Quantom Job hingga 2010 atau selama delapan bulan.Hanya saja, lanjut Pageh, baru tiga bulan kontrak berjalan, korban melanggar kontrak atau Wanprestasi dengan keluar bekerja di tempat lain.&amp;rdquo;Jadi dari sisi ini, perusahaan tidak bisa dituntut secara hukum, justru perusahaan tersebut telah memberikan santunan dan perhatian yang cukup semata karena alasan kemanusiaan,&amp;rdquo; tegas Pageh.Seperti diketahui, alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Udayana itu tewas ditembak perampok di South Carolina, Amerika Serikat pada Jumat 27 April malam waktu setempat, usai makan malam dan mengambil cucian bersama kekasihnya, Nyoman Arum.</content:encoded></item></channel></rss>
