<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Korban Tewas Ledakan Kios Bensin Bertambah</title><description>Korban tewas dalam peristiwa kebakaran dan ledakan kios bensin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, bertambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/14/340/629455/lagi-korban-tewas-ledakan-kios-bensin-bertambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/14/340/629455/lagi-korban-tewas-ledakan-kios-bensin-bertambah"/><item><title>Lagi, Korban Tewas Ledakan Kios Bensin Bertambah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/14/340/629455/lagi-korban-tewas-ledakan-kios-bensin-bertambah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/14/340/629455/lagi-korban-tewas-ledakan-kios-bensin-bertambah</guid><pubDate>Senin 14 Mei 2012 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sikumbang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/14/340/629455/YUL5V5pd2q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/14/340/629455/YUL5V5pd2q.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>TANAH DATAR - Korban tewas dalam peristiwa kebakaran dan ledakan kios bensin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, bertambah.Korban bernama Suarji (38). Dia menghembuskan napas terakhir setelah dirawat hampir sepekan di ruang ICCU RS Ahmad Mukhtar, Bukittinggi, siang tadi sekira pukul 13.00 WIB.Suarji yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Pemkab Tanah Datar itu, mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya. Selain itu, korban juga mengalami trauma Inhalasi akibat masuknya hawa panas ke saluran pernapasan.Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Jorong Padang Data, Kenagarian Pagaruyung, Kecamatan Ameh, untuk dimakamkan. Suarji merupakan korban ketiga yang meninggal setelah sempat dirawat. Sebelumnya, dua korban lainnya juga mengembuskan napas terakhir akibat luka bakar.Mereka yakni Delon (11), yang meninggal pada Senin dini hari tadi akibat luka bakar 65 persen di tubuhnya. Delon meninggal di rumah sakit M Djamil, Padang. Sementara korban lainnya, Iswandi (37), meninggal beberapa saat setelah ledakan terjadi.Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi saat petugas pemadam tengah mengeluarkan drum berisi bensin dari rumah warga yang terbakar pada Minggu, 7 Mei lalu. Meski saat itu api sudah berhasil dipadamkan, tiba-tiba bensin tersebut meledak. Selain melukai sedikitnya 60 warga, ledakan juga mengakibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran rusak berat.</description><content:encoded>TANAH DATAR - Korban tewas dalam peristiwa kebakaran dan ledakan kios bensin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, bertambah.Korban bernama Suarji (38). Dia menghembuskan napas terakhir setelah dirawat hampir sepekan di ruang ICCU RS Ahmad Mukhtar, Bukittinggi, siang tadi sekira pukul 13.00 WIB.Suarji yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan Pemkab Tanah Datar itu, mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya. Selain itu, korban juga mengalami trauma Inhalasi akibat masuknya hawa panas ke saluran pernapasan.Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Jorong Padang Data, Kenagarian Pagaruyung, Kecamatan Ameh, untuk dimakamkan. Suarji merupakan korban ketiga yang meninggal setelah sempat dirawat. Sebelumnya, dua korban lainnya juga mengembuskan napas terakhir akibat luka bakar.Mereka yakni Delon (11), yang meninggal pada Senin dini hari tadi akibat luka bakar 65 persen di tubuhnya. Delon meninggal di rumah sakit M Djamil, Padang. Sementara korban lainnya, Iswandi (37), meninggal beberapa saat setelah ledakan terjadi.Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi saat petugas pemadam tengah mengeluarkan drum berisi bensin dari rumah warga yang terbakar pada Minggu, 7 Mei lalu. Meski saat itu api sudah berhasil dipadamkan, tiba-tiba bensin tersebut meledak. Selain melukai sedikitnya 60 warga, ledakan juga mengakibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran rusak berat.</content:encoded></item></channel></rss>
