<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Sambut Presiden Korea Utara di Istana</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Yong Nam di Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/15/337/629773/sby-sambut-presiden-korea-utara-di-istana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/15/337/629773/sby-sambut-presiden-korea-utara-di-istana"/><item><title>SBY Sambut Presiden Korea Utara di Istana</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/15/337/629773/sby-sambut-presiden-korea-utara-di-istana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/15/337/629773/sby-sambut-presiden-korea-utara-di-istana</guid><pubDate>Selasa 15 Mei 2012 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/15/337/629773/pquuW2uqov.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Yong Nam dan SBY (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/15/337/629773/pquuW2uqov.jpg</image><title>Kim Yong Nam dan SBY (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Yong Nam di Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini.Dalam pertemuan bilateral tersebut Presiden didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, yakni Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dan Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.&quot;Kami sangat senang dan dapat kehormatan atas kunjungan kembali Yang Mulia ke Indonesia. Hubungan kita baik, memiliki sejarah yang panjang. Kunjungan Yang Mulia kali ini jadi tonggak sejarah baru untuk peningkatan kerja sama dan kemitraan kedua negara di masa mendatang,&quot; ujar Presiden SBY dalam pidato sambutanya di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (15/5/2012).Presiden berharap, dengan adanya kunjungan ini maka hubungan antara masyarakat Korea Utara dan Indonesia bisa semakin baik, khususnya dalam dunia usaha.&quot;Yang Mulia benar bahwa disamping hubungan antarpemerintah kedua negara, antarparlemen kedua negara, antardunia usaha kedua negara, tapi yang lebih penting hubungan antarrakyat Korut dan Indonesia. Oleh karena itu Yang Mulia, hubungan kita baik dan lebih berkembang lagi,&quot; tutur Presiden.Dalam pertemuan ini, Presiden ingin mendengarkan pemaparan dari Kom Yong Nam terkait kawasan dunia khususnya Asia Pasifik.&quot;Yang pertama-tama saya ingin dengar apa yang dapat kita lakukan untuk memastikan kawasan dunia, kawasan Asia Pasifik ini jadi kawasan yang damai, kemudian juga semakin tumbuh,&quot; ucap Presiden.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Yong Nam di Istana Merdeka, Jakarta, pagi ini.Dalam pertemuan bilateral tersebut Presiden didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, yakni Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dan Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.&quot;Kami sangat senang dan dapat kehormatan atas kunjungan kembali Yang Mulia ke Indonesia. Hubungan kita baik, memiliki sejarah yang panjang. Kunjungan Yang Mulia kali ini jadi tonggak sejarah baru untuk peningkatan kerja sama dan kemitraan kedua negara di masa mendatang,&quot; ujar Presiden SBY dalam pidato sambutanya di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (15/5/2012).Presiden berharap, dengan adanya kunjungan ini maka hubungan antara masyarakat Korea Utara dan Indonesia bisa semakin baik, khususnya dalam dunia usaha.&quot;Yang Mulia benar bahwa disamping hubungan antarpemerintah kedua negara, antarparlemen kedua negara, antardunia usaha kedua negara, tapi yang lebih penting hubungan antarrakyat Korut dan Indonesia. Oleh karena itu Yang Mulia, hubungan kita baik dan lebih berkembang lagi,&quot; tutur Presiden.Dalam pertemuan ini, Presiden ingin mendengarkan pemaparan dari Kom Yong Nam terkait kawasan dunia khususnya Asia Pasifik.&quot;Yang pertama-tama saya ingin dengar apa yang dapat kita lakukan untuk memastikan kawasan dunia, kawasan Asia Pasifik ini jadi kawasan yang damai, kemudian juga semakin tumbuh,&quot; ucap Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
