<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua MPR Gagas Kaukus Parlemen RI-Malaysia</title><description>Gagasan ini tercetus ketika Ketua MPR, Taufiq Kiemas, menerima kunjungan delegasi pemerintahan  Malaysia yang dipimpin Hon.  Dato' Seri Mohamed Nazri Abdul Aziz.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/17/339/630997/ketua-mpr-gagas-kaukus-parlemen-ri-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/17/339/630997/ketua-mpr-gagas-kaukus-parlemen-ri-malaysia"/><item><title>Ketua MPR Gagas Kaukus Parlemen RI-Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/17/339/630997/ketua-mpr-gagas-kaukus-parlemen-ri-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/17/339/630997/ketua-mpr-gagas-kaukus-parlemen-ri-malaysia</guid><pubDate>Kamis 17 Mei 2012 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/17/339/630997/LzoqLSSMRI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/17/339/630997/LzoqLSSMRI.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua MPR, Taufiq Kiemas, menerima kunjungan delegasi pemerintahan Malaysia yang dipimpin Minister in the Prime Minister's Office and Chairman of Inter-Parliamentary Union of Malaysia (Menteri Hukum), Hon. Dato' Seri Mohamed Nazri Abdul Aziz, Kamis (17/5/2012).
&amp;nbsp;
Pertemuan ini berlangsung sekira satu jam lebih. Salah satu pembicaraan yang mengemuka, kata Taufiq, perihal beberapa persoalan yang akhir-akhir ini membuat hubungan Indonesia dan Malaysia renggang. Seperti penembakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Lombok di Malaysia.
&amp;nbsp;
Menurut dia, Menteri Hukum Malaysia juga sepakat agar kasus semacam itu tidak terulang kembali. &quot;Salah satunya itu juga, Nazri menginginkan tidak terulang kembali,&quot; ungkap Taufiq kepada wartawan di kediamannya, Jalan Teungku Umar, No 27, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
Menurut dia, ketegangan Indonesia-Malaysia dapat teratasi dengan terbentuknya Kaukus Parlemen RI-Malaysia. Anggota dari kaukus itu antara lain DPR, MPR dan DPD RI serta Parlemen Malaysia. &quot;Oleh karena itu solusinya dengan&amp;nbsp; membentuk Kaukus Perlemen RI-Malaysia,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sehingga kata dia, jika ada persoalaan nantinya tidak terlalu banyak yang terlibat namun persoalaannya bisa cepat teratasi. &quot;Jika ada persoalan, tidak banyak orang yang terlibat, satu orang yang bicara bisa selesai,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, Menteri Hukum Malaysia, Nazri, menyambut baik gagasan Kaukus Parlemen RI-Malaysia.&amp;nbsp; Menurut dia, meski terjadi ketegangan antara Malaysia, pihaknya terus berupaya menjaga hubungan negara serumpun.
&amp;nbsp;
&quot;Walau apa sekalipun peristiwa terjadi, meretak merenggang hubungan kedua negara, menteri-menteri Malaysia berkunjung ke Indonesia. Untuk masing-masing menteri Malaysia, akan datang lakukan lawatan ke Indonesia. Rakyat Menteri Agama baru saja pulang. Menteri akan melakukan lawatan ke Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Menurut dia, kunjungan kedua negara itu pun berkembang baik dan pihaknya menyambut baik gagasan Kaukus Parlemen RI-Malaysia. &quot;Tidak disangka-sangka ada perkembangan yang berlaku, Karena mereka menyuarakan yang menjadi masalah untuk diwakili oleh parlemen,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Kaukus itu, kata dia, dapat menjadi lembaga penyelesaian semua masalah melalui satu pintu tanpa intervensi pihak-pihak lain. &quot;One stop agency,&amp;nbsp; seperti Kaukus Parlemen boleh terus berlangsung meneruskan permasalahannya,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Dia mencontohkan, nantinya Kaukus itu dapat menyelesaikan perihal tewasnya tiga TKI dari Lombok. &quot;Seperti tiga TKI yang tewas, maka Kaukus inilah yang akan menangani. Sudah tentu kalau ada Kaukus, maka mereka pasti akan memberi penerangan.&amp;nbsp; Dan tidak, terulang lagi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua MPR, Taufiq Kiemas, menerima kunjungan delegasi pemerintahan Malaysia yang dipimpin Minister in the Prime Minister's Office and Chairman of Inter-Parliamentary Union of Malaysia (Menteri Hukum), Hon. Dato' Seri Mohamed Nazri Abdul Aziz, Kamis (17/5/2012).
&amp;nbsp;
Pertemuan ini berlangsung sekira satu jam lebih. Salah satu pembicaraan yang mengemuka, kata Taufiq, perihal beberapa persoalan yang akhir-akhir ini membuat hubungan Indonesia dan Malaysia renggang. Seperti penembakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Lombok di Malaysia.
&amp;nbsp;
Menurut dia, Menteri Hukum Malaysia juga sepakat agar kasus semacam itu tidak terulang kembali. &quot;Salah satunya itu juga, Nazri menginginkan tidak terulang kembali,&quot; ungkap Taufiq kepada wartawan di kediamannya, Jalan Teungku Umar, No 27, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
Menurut dia, ketegangan Indonesia-Malaysia dapat teratasi dengan terbentuknya Kaukus Parlemen RI-Malaysia. Anggota dari kaukus itu antara lain DPR, MPR dan DPD RI serta Parlemen Malaysia. &quot;Oleh karena itu solusinya dengan&amp;nbsp; membentuk Kaukus Perlemen RI-Malaysia,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sehingga kata dia, jika ada persoalaan nantinya tidak terlalu banyak yang terlibat namun persoalaannya bisa cepat teratasi. &quot;Jika ada persoalan, tidak banyak orang yang terlibat, satu orang yang bicara bisa selesai,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, Menteri Hukum Malaysia, Nazri, menyambut baik gagasan Kaukus Parlemen RI-Malaysia.&amp;nbsp; Menurut dia, meski terjadi ketegangan antara Malaysia, pihaknya terus berupaya menjaga hubungan negara serumpun.
&amp;nbsp;
&quot;Walau apa sekalipun peristiwa terjadi, meretak merenggang hubungan kedua negara, menteri-menteri Malaysia berkunjung ke Indonesia. Untuk masing-masing menteri Malaysia, akan datang lakukan lawatan ke Indonesia. Rakyat Menteri Agama baru saja pulang. Menteri akan melakukan lawatan ke Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Menurut dia, kunjungan kedua negara itu pun berkembang baik dan pihaknya menyambut baik gagasan Kaukus Parlemen RI-Malaysia. &quot;Tidak disangka-sangka ada perkembangan yang berlaku, Karena mereka menyuarakan yang menjadi masalah untuk diwakili oleh parlemen,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Kaukus itu, kata dia, dapat menjadi lembaga penyelesaian semua masalah melalui satu pintu tanpa intervensi pihak-pihak lain. &quot;One stop agency,&amp;nbsp; seperti Kaukus Parlemen boleh terus berlangsung meneruskan permasalahannya,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Dia mencontohkan, nantinya Kaukus itu dapat menyelesaikan perihal tewasnya tiga TKI dari Lombok. &quot;Seperti tiga TKI yang tewas, maka Kaukus inilah yang akan menangani. Sudah tentu kalau ada Kaukus, maka mereka pasti akan memberi penerangan.&amp;nbsp; Dan tidak, terulang lagi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
