<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Politikus senior jangan paksakan diri </title><description>Publik kurang percaya terhadap figur- figur representatif  partai. Fenomena dan tren seperti ini seharusnya ditangkap secara  positif oleh parpol dengan menunjukkan keterbukaan dalam rekrutmen calon  pemimpin nasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/17/435/630894/politikus-senior-jangan-paksakan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/17/435/630894/politikus-senior-jangan-paksakan-diri"/><item><title>Politikus senior jangan paksakan diri </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/17/435/630894/politikus-senior-jangan-paksakan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/17/435/630894/politikus-senior-jangan-paksakan-diri</guid><pubDate>Kamis 17 Mei 2012 08:51 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/17/435/630894/bA5Cjl0ZMn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/17/435/630894/bA5Cjl0ZMn.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>Sindonews.com &amp;ndash; Para tokoh dan politikus senior yang sudah berusia senja  kembali diingatkan agar tidak lagi memaksakan diri maju dalam Pilpres  2014.    
Pengamat politik dari  Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung Asep Warlan Yusuf  mengatakan, mengacu pada hasil beberapa survei elektabilitas partai dan  bakal capres, ada penurunan drastis kepercayaan publik. Hal ini  menunjukkan publik kurang percaya terhadap figur- figur representatif  partai. Fenomena dan tren seperti ini seharusnya ditangkap secara  positif oleh parpol dengan menunjukkan keterbukaan dalam rekrutmen calon  pemimpin nasional. Di sisi lain, para tokoh senior parpol pun  seharusnya legawa menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan nasional  kepada generasi muda. &amp;ldquo;Buka partisipasi publik dalam menjaring  figur capres-cawapres. Apalagi UU Pilpres selalu mengamanatkan agar  parpol menempuh mekanisme demokratis dan terbuka dalam menetapkan  capres,&amp;rdquo; kata Asep. Pilpres dengan sistem pemilihan  langsung, lanjut Asep, mengharuskan parpol selektif dalam memilih figur  capres. 





&amp;nbsp;


</description><content:encoded>Sindonews.com &amp;ndash; Para tokoh dan politikus senior yang sudah berusia senja  kembali diingatkan agar tidak lagi memaksakan diri maju dalam Pilpres  2014.    
Pengamat politik dari  Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung Asep Warlan Yusuf  mengatakan, mengacu pada hasil beberapa survei elektabilitas partai dan  bakal capres, ada penurunan drastis kepercayaan publik. Hal ini  menunjukkan publik kurang percaya terhadap figur- figur representatif  partai. Fenomena dan tren seperti ini seharusnya ditangkap secara  positif oleh parpol dengan menunjukkan keterbukaan dalam rekrutmen calon  pemimpin nasional. Di sisi lain, para tokoh senior parpol pun  seharusnya legawa menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan nasional  kepada generasi muda. &amp;ldquo;Buka partisipasi publik dalam menjaring  figur capres-cawapres. Apalagi UU Pilpres selalu mengamanatkan agar  parpol menempuh mekanisme demokratis dan terbuka dalam menetapkan  capres,&amp;rdquo; kata Asep. Pilpres dengan sistem pemilihan  langsung, lanjut Asep, mengharuskan parpol selektif dalam memilih figur  capres. 





&amp;nbsp;


</content:encoded></item></channel></rss>
