<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kader Demokrat Umbar Nama Capres, Wasekjen Tegaskan Bukan Putusan Partai </title><description>Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan,  nama-nama yang diutarakan beberapa kader partainya, terkait capres,  bukanlah keputusan partainya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/18/339/631393/kader-demokrat-umbar-nama-capres-wasekjen-tegaskan-bukan-putusan-partai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/18/339/631393/kader-demokrat-umbar-nama-capres-wasekjen-tegaskan-bukan-putusan-partai"/><item><title>Kader Demokrat Umbar Nama Capres, Wasekjen Tegaskan Bukan Putusan Partai </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/18/339/631393/kader-demokrat-umbar-nama-capres-wasekjen-tegaskan-bukan-putusan-partai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/18/339/631393/kader-demokrat-umbar-nama-capres-wasekjen-tegaskan-bukan-putusan-partai</guid><pubDate>Jum'at 18 Mei 2012 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/18/339/631393/DNezVsoNFx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/18/339/631393/DNezVsoNFx.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan, nama-nama yang diutarakan beberapa kader partainya, terkait capres, bukanlah keputusan partainya.Menurutnya, majelis tinggi partai sampai saat ini belum menentukan mekanisme apa yang akan digunakan dalam penjaringan calon.&quot;Kok nama-nama, majelis tinggi aja mekanisme penyaringan saja belum. Itu baru tahun 2013. Itu sikap partai,&quot; tuturnya kepada wartawan di Cibubur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/05/2012).Kendati demikian, Saan menambahkan, nama-nama yang muncul tersebut akan dijadikan bahan masukan untuk menentukan capres.&quot;Kita pahami itu sebagai sebuah masukan ketika nanti mau membicarakan pencapresan. Tapi bukan dijadikan bahan pertimbangan,&quot; tutup Saan.Sebelumnya, Ketua Divisi Informasi dan Komunikasi Publik Partai Demokrat, Andi Nurpati, mengatakan Ani Yudhoyono sangat layak diusung karena cukup dikenal publik.&amp;nbsp;&quot;Siapapun boleh saja mengusulkan capres untuk diusung PD. Peluang beliau (Ani) terbuka untuk dicalonkan. Nama beliau sangat populer di masyarakat,&quot; kata Andi saat dihubungi wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (15/05/2012).&amp;nbsp;Nurpati juga menilai, Ani Yudhoyono sudah kenyang dengan asam garam di pentas politik nasional. Terlebih pengalaman politiknya dalam mendampingi sang suami di internal Partai Demokrat.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan, nama-nama yang diutarakan beberapa kader partainya, terkait capres, bukanlah keputusan partainya.Menurutnya, majelis tinggi partai sampai saat ini belum menentukan mekanisme apa yang akan digunakan dalam penjaringan calon.&quot;Kok nama-nama, majelis tinggi aja mekanisme penyaringan saja belum. Itu baru tahun 2013. Itu sikap partai,&quot; tuturnya kepada wartawan di Cibubur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/05/2012).Kendati demikian, Saan menambahkan, nama-nama yang muncul tersebut akan dijadikan bahan masukan untuk menentukan capres.&quot;Kita pahami itu sebagai sebuah masukan ketika nanti mau membicarakan pencapresan. Tapi bukan dijadikan bahan pertimbangan,&quot; tutup Saan.Sebelumnya, Ketua Divisi Informasi dan Komunikasi Publik Partai Demokrat, Andi Nurpati, mengatakan Ani Yudhoyono sangat layak diusung karena cukup dikenal publik.&amp;nbsp;&quot;Siapapun boleh saja mengusulkan capres untuk diusung PD. Peluang beliau (Ani) terbuka untuk dicalonkan. Nama beliau sangat populer di masyarakat,&quot; kata Andi saat dihubungi wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (15/05/2012).&amp;nbsp;Nurpati juga menilai, Ani Yudhoyono sudah kenyang dengan asam garam di pentas politik nasional. Terlebih pengalaman politiknya dalam mendampingi sang suami di internal Partai Demokrat.</content:encoded></item></channel></rss>
