<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Program Bedah Rumah Menyasar Pulau Madura</title><description>Sebanyak 200 rumah dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat berkah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/18/521/631548/program-bedah-rumah-menyasar-pulau-madura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/18/521/631548/program-bedah-rumah-menyasar-pulau-madura"/><item><title>Program Bedah Rumah Menyasar Pulau Madura</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/18/521/631548/program-bedah-rumah-menyasar-pulau-madura</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/18/521/631548/program-bedah-rumah-menyasar-pulau-madura</guid><pubDate>Jum'at 18 Mei 2012 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/18/521/631548/n97di3vhQG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ida Fauziah (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/18/521/631548/n97di3vhQG.jpg</image><title>Ida Fauziah (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 200 rumah dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat berkah. Rumah-rumah tak layak huni tersebut direnovasi total tanpa dipungut biaya sepeser pun.
&amp;nbsp;
Aksi sosial ini merupakan bagian dari program &amp;ldquo;Bedah Rumah&amp;rdquo; yang diusung Pengurus Pusat Fatayat NU bekerja sama dengan Kementerian Pembangunan&amp;nbsp; Daerah Tertinggal (PDT) dan Kemenpera.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Fatayat NU, Ida Fauziah, menyatakan program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup rakyat di pedesaan. &amp;ldquo;Karena permasalahan kesejahteraan masyarakat hingga kini belum dapat teratasi secara baik,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Okezone di Jakarta, Jumat (18/5/2012).
&amp;nbsp;
Ketua Komisi VIII DPR itu menegaskan, kesehatan dan kualitas hidup merupakan dua hal yang tidak terpisahkan, sebab kesehatan merupakan indikator kualitas hidup masyarakat di samping faktor pendidikan dan ekonomi.
&amp;nbsp;
Situasi inilah yang melandasi dilaksanakannya program &amp;ldquo;Bedah Rumah&amp;rdquo;, karena kualits hidup dan kesehatan bermuara pada kondisi rumah yang layak huni. &amp;ldquo;Program ini didasari oleh kenyataan bahwa tingkat kesehatan masyarakat Indonesia secara umum masih sangat rendah,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 200 rumah dari keluarga tidak mampu di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat berkah. Rumah-rumah tak layak huni tersebut direnovasi total tanpa dipungut biaya sepeser pun.
&amp;nbsp;
Aksi sosial ini merupakan bagian dari program &amp;ldquo;Bedah Rumah&amp;rdquo; yang diusung Pengurus Pusat Fatayat NU bekerja sama dengan Kementerian Pembangunan&amp;nbsp; Daerah Tertinggal (PDT) dan Kemenpera.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Fatayat NU, Ida Fauziah, menyatakan program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup rakyat di pedesaan. &amp;ldquo;Karena permasalahan kesejahteraan masyarakat hingga kini belum dapat teratasi secara baik,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Okezone di Jakarta, Jumat (18/5/2012).
&amp;nbsp;
Ketua Komisi VIII DPR itu menegaskan, kesehatan dan kualitas hidup merupakan dua hal yang tidak terpisahkan, sebab kesehatan merupakan indikator kualitas hidup masyarakat di samping faktor pendidikan dan ekonomi.
&amp;nbsp;
Situasi inilah yang melandasi dilaksanakannya program &amp;ldquo;Bedah Rumah&amp;rdquo;, karena kualits hidup dan kesehatan bermuara pada kondisi rumah yang layak huni. &amp;ldquo;Program ini didasari oleh kenyataan bahwa tingkat kesehatan masyarakat Indonesia secara umum masih sangat rendah,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
