<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK Siap Terima Pinangan Capres Partai Lain</title><description>Mantan Ketua Umum partai Golkar, Jusuf Kalla, mengaku menghormati semua  keputusan yang akan diambil terkait penentuan calon presiden yang akan  diusung pada Pilpres 2014 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/22/339/633330/jk-siap-terima-pinangan-capres-partai-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/22/339/633330/jk-siap-terima-pinangan-capres-partai-lain"/><item><title>JK Siap Terima Pinangan Capres Partai Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/22/339/633330/jk-siap-terima-pinangan-capres-partai-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/22/339/633330/jk-siap-terima-pinangan-capres-partai-lain</guid><pubDate>Selasa 22 Mei 2012 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/22/339/633330/AKxlEPVGWI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf kalla (Foto: Heru H/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/22/339/633330/AKxlEPVGWI.jpg</image><title>Jusuf kalla (Foto: Heru H/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Ketua Umum partai Golkar, Jusuf Kalla, mengaku menghormati semua keputusan yang akan diambil terkait penentuan calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2014 mendatang.&quot;Tentu, sebagai orang Golkar tentu kita harus menghormati aturan organisasi ya, kalau Golkar sudah memutuskan begitu ya begitu,&quot; ungkap Jusuf Kalla yang akrab disapa JK kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5/2012). Saat ditanya apakah akan menjajaki partai lain untuk maju sebagai capres, menurutnya, dia tak pernah menjajaki partai lain. Namun, jika ada partai yang akan melamar dirinya, JK siap kapan pun untuk maju demi membangun bangsa yang lebih baik.&quot;Saya tidak pernah menjajaki, saya tidak punya ambisi untuk cari kekuasaan tapi seperti saya katakan kalau memang dibutuhkan untuk maju kedepan kapanpun sih siap. Jadi saya dalam posisi tidak menjajaki,&quot; kata dia.Wakil Presiden di era Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menegaskan tak akan menjajaki partai untuk mencalonkan diri sebagai Capres, sebab dirinya bukanlah orang yang haus kekuasaan. Jika partai menjajaki dirinya, dia siap untuk maju.&quot;Saya bukan menjajaki ya, itu lain soal. Kalau begini mungkin saya dijajaki kali,&quot; jelasnya.Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) menegaskan siapapun yang diminta untuk membangun bangsa maka tidak boleh menolaknya.&quot;Ya, nanti rakyat kan dalam demokrasi di wakili partai partai pada waktunya kita akan tahu. Saya seperti katakan kalau, dalam kontek bagaimana memajukan bangsa, Kedepan tentu tidak ada satupun yang bisa menolak itu maksud saya,&quot; tegasnya.Jika diminta oleh rakyat, JK kembali menegaskan, dirinya siap untuk maju sebagai Capres.&quot;Kalau ingin membangun bangsa tentu apa pun kita siap, cari mayat pun kita siap, apalagi kalau membangun bangsa,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Ketua Umum partai Golkar, Jusuf Kalla, mengaku menghormati semua keputusan yang akan diambil terkait penentuan calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2014 mendatang.&quot;Tentu, sebagai orang Golkar tentu kita harus menghormati aturan organisasi ya, kalau Golkar sudah memutuskan begitu ya begitu,&quot; ungkap Jusuf Kalla yang akrab disapa JK kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5/2012). Saat ditanya apakah akan menjajaki partai lain untuk maju sebagai capres, menurutnya, dia tak pernah menjajaki partai lain. Namun, jika ada partai yang akan melamar dirinya, JK siap kapan pun untuk maju demi membangun bangsa yang lebih baik.&quot;Saya tidak pernah menjajaki, saya tidak punya ambisi untuk cari kekuasaan tapi seperti saya katakan kalau memang dibutuhkan untuk maju kedepan kapanpun sih siap. Jadi saya dalam posisi tidak menjajaki,&quot; kata dia.Wakil Presiden di era Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid I Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menegaskan tak akan menjajaki partai untuk mencalonkan diri sebagai Capres, sebab dirinya bukanlah orang yang haus kekuasaan. Jika partai menjajaki dirinya, dia siap untuk maju.&quot;Saya bukan menjajaki ya, itu lain soal. Kalau begini mungkin saya dijajaki kali,&quot; jelasnya.Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) menegaskan siapapun yang diminta untuk membangun bangsa maka tidak boleh menolaknya.&quot;Ya, nanti rakyat kan dalam demokrasi di wakili partai partai pada waktunya kita akan tahu. Saya seperti katakan kalau, dalam kontek bagaimana memajukan bangsa, Kedepan tentu tidak ada satupun yang bisa menolak itu maksud saya,&quot; tegasnya.Jika diminta oleh rakyat, JK kembali menegaskan, dirinya siap untuk maju sebagai Capres.&quot;Kalau ingin membangun bangsa tentu apa pun kita siap, cari mayat pun kita siap, apalagi kalau membangun bangsa,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
