<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HT: Terjun ke Politik Bukan untuk Tampil Beda</title><description>Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Hary Tanoesoedibjo bicara blak blakan  soal alasannya terjun ke politik praktis di hadapan civitas akademika  Universitas Warnadewa Denpasar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634009/ht-terjun-ke-politik-bukan-untuk-tampil-beda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634009/ht-terjun-ke-politik-bukan-untuk-tampil-beda"/><item><title>HT: Terjun ke Politik Bukan untuk Tampil Beda</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634009/ht-terjun-ke-politik-bukan-untuk-tampil-beda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634009/ht-terjun-ke-politik-bukan-untuk-tampil-beda</guid><pubDate>Rabu 23 Mei 2012 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/23/339/634009/Qg7SJQFpsq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibyo (foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/23/339/634009/Qg7SJQFpsq.jpg</image><title>Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibyo (foto: Dok Okezone)</title></images><description>DENPASAR- Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Hary Tanoesoedibjo bicara blak blakan soal alasannya terjun ke politik praktis di hadapan civitas akademika Universitas Warnadewa Denpasar.Dalam acara yang dipandu Dekan FISIPOL Universitas Warmadewa Nyoman Wiratmaja, CEO MNC Group itu menguraikan bagaimana kiprah politiknya hingga bergabung di Nasdem. &quot;Terjun ke politik bukan karena ingin tampil beda, tetapi saya meyakini jika hampir seluruh masalah besar secara nasional dan lokal di Indonesia adalah juga merupakan peran dari seluruh partai politik yang ada,&quot; ujarnya di Denpasar, Rabu (23/5/2012).Hadir dalam itu para dosen di jajaran Pengurus Partai Nasdem Pusat seperti Ketua, Sekjen, beberapa sesepuh Ormas Nasdem Bali. Adapun tema diangkat Hary Tanoesoedibjo yang biasa dipanggil HT adalah &quot;Peran Strategis Mahasiswa dalam Membangun Indonesia di Masa Depan.&quot; Menurutnya partai politik yang melahirkan legislatif, eksekutif, namun berbagai masalah kebangsaan justeru dihadirkan peran legislasi dan eksekutif. Karena itulah, dirinya terpanggil untuk bisa berperan lebih besar lagi dalam mendorong perubahan bangsa menjadi lebih baik lagi. Lewat diskusi panjang dengan berbagai pihak termasuk dengan orang-orang di perusahaanya. Partai Nasdem menjadi pilihanya karena sejalan dengan visi politiknya yang mengusung gerakan perubahan. Antusiasme peserta cukup besar terbukti saat sesi dialog banyak yang bertanya kepada&amp;nbsp; Hary Tanoe terkait isu-isu kebangsaan hingga figur Capres 2014 mendatang.Soal capres, dalam pandangannya bahwa figur presiden mendatang&amp;nbsp; sangat tergantung dari proses politik yang terjadu saat ini. &quot;Saya sendiri tidak berambisi jadi presiden, tetapi saya hanya ingin agar Indonesia berubah, ekonominya maju, hidup harmoni, demokrasinya berkembang dan seterusnya,&quot; tandasnya.Kalangan kampus berharap Partai Nasdem ke depan jika bisa menjadi partai penguasa, sehingga tidak mengulangi sejarah kesalahan yang sama yang pernah dibuat partai politik sekarang.Menanggapi banyaknya elit politik yang oportunis, HT mengatakan dirinya telah menjadi pengusaha sebelum menjadi politikus.Ada orang ingin menjadi politisi untuk menjadi pengusaha dan menjadikan dunia politik sebagai tempat untuk belajar menjadi pengusaha.&quot;Saya sudah menjadi pengusaha sukses dan saya ingin mengabdikan diri saya kepada bangsa dan negara dengan terjun ke dunia politik,&quot; tegasnya.Sehingga berbagai kebijakan nasional diharapkan membawa perubahan bisa&amp;nbsp; dihasilkan lewat jalur dunia politik.</description><content:encoded>DENPASAR- Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Hary Tanoesoedibjo bicara blak blakan soal alasannya terjun ke politik praktis di hadapan civitas akademika Universitas Warnadewa Denpasar.Dalam acara yang dipandu Dekan FISIPOL Universitas Warmadewa Nyoman Wiratmaja, CEO MNC Group itu menguraikan bagaimana kiprah politiknya hingga bergabung di Nasdem. &quot;Terjun ke politik bukan karena ingin tampil beda, tetapi saya meyakini jika hampir seluruh masalah besar secara nasional dan lokal di Indonesia adalah juga merupakan peran dari seluruh partai politik yang ada,&quot; ujarnya di Denpasar, Rabu (23/5/2012).Hadir dalam itu para dosen di jajaran Pengurus Partai Nasdem Pusat seperti Ketua, Sekjen, beberapa sesepuh Ormas Nasdem Bali. Adapun tema diangkat Hary Tanoesoedibjo yang biasa dipanggil HT adalah &quot;Peran Strategis Mahasiswa dalam Membangun Indonesia di Masa Depan.&quot; Menurutnya partai politik yang melahirkan legislatif, eksekutif, namun berbagai masalah kebangsaan justeru dihadirkan peran legislasi dan eksekutif. Karena itulah, dirinya terpanggil untuk bisa berperan lebih besar lagi dalam mendorong perubahan bangsa menjadi lebih baik lagi. Lewat diskusi panjang dengan berbagai pihak termasuk dengan orang-orang di perusahaanya. Partai Nasdem menjadi pilihanya karena sejalan dengan visi politiknya yang mengusung gerakan perubahan. Antusiasme peserta cukup besar terbukti saat sesi dialog banyak yang bertanya kepada&amp;nbsp; Hary Tanoe terkait isu-isu kebangsaan hingga figur Capres 2014 mendatang.Soal capres, dalam pandangannya bahwa figur presiden mendatang&amp;nbsp; sangat tergantung dari proses politik yang terjadu saat ini. &quot;Saya sendiri tidak berambisi jadi presiden, tetapi saya hanya ingin agar Indonesia berubah, ekonominya maju, hidup harmoni, demokrasinya berkembang dan seterusnya,&quot; tandasnya.Kalangan kampus berharap Partai Nasdem ke depan jika bisa menjadi partai penguasa, sehingga tidak mengulangi sejarah kesalahan yang sama yang pernah dibuat partai politik sekarang.Menanggapi banyaknya elit politik yang oportunis, HT mengatakan dirinya telah menjadi pengusaha sebelum menjadi politikus.Ada orang ingin menjadi politisi untuk menjadi pengusaha dan menjadikan dunia politik sebagai tempat untuk belajar menjadi pengusaha.&quot;Saya sudah menjadi pengusaha sukses dan saya ingin mengabdikan diri saya kepada bangsa dan negara dengan terjun ke dunia politik,&quot; tegasnya.Sehingga berbagai kebijakan nasional diharapkan membawa perubahan bisa&amp;nbsp; dihasilkan lewat jalur dunia politik.</content:encoded></item></channel></rss>
