<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP Kampanye Presiden Mendatang Tak Boleh Rangkap Jabatan</title><description>Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuzy,  mengatakan presiden terpilih pada Pemilu yang akan datang, wajib  melepaskan jabatannya di partai politik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634263/ppp-kampanye-presiden-mendatang-tak-boleh-rangkap-jabatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634263/ppp-kampanye-presiden-mendatang-tak-boleh-rangkap-jabatan"/><item><title>PPP Kampanye Presiden Mendatang Tak Boleh Rangkap Jabatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634263/ppp-kampanye-presiden-mendatang-tak-boleh-rangkap-jabatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/23/339/634263/ppp-kampanye-presiden-mendatang-tak-boleh-rangkap-jabatan</guid><pubDate>Rabu 23 Mei 2012 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/23/339/634263/KPGB8WXuCU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/23/339/634263/KPGB8WXuCU.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuzy, mengatakan presiden terpilih pada Pemilu yang akan datang, wajib melepaskan jabatannya di partai politik.
&amp;nbsp;
&quot;Agar presiden dan wakil presiden menjadi milik bangsa Indonesia dan mewakafkan hidupnya untuk kepentingan bangsa, jabatan apapun di partai politik harus dilepas,&quot; tuturnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/05/2012).
&amp;nbsp;
Hal ini menurut Romahurmuzy bertujuan untuk menghindari konflik kepentingan. &quot;Kan kita berbicara antisipasi. Kalau sudah berbicara partisapasi kan bisa saja dia sangat partisan. Bisa jadi dia membela partai dia,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Untuk itu, Romahurmuzy menyarankan agar hal tersebut diatur di dalam undang-undang pemilihan presiden yang akan segera dibahas oleh DPR. &quot;Untuk menjaga netralitas itu ya harus meletakkan jabatannya sebagai pengurus parpol kalau menjadi presiden. Harus netral,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuzy, mengatakan presiden terpilih pada Pemilu yang akan datang, wajib melepaskan jabatannya di partai politik.
&amp;nbsp;
&quot;Agar presiden dan wakil presiden menjadi milik bangsa Indonesia dan mewakafkan hidupnya untuk kepentingan bangsa, jabatan apapun di partai politik harus dilepas,&quot; tuturnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/05/2012).
&amp;nbsp;
Hal ini menurut Romahurmuzy bertujuan untuk menghindari konflik kepentingan. &quot;Kan kita berbicara antisipasi. Kalau sudah berbicara partisapasi kan bisa saja dia sangat partisan. Bisa jadi dia membela partai dia,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Untuk itu, Romahurmuzy menyarankan agar hal tersebut diatur di dalam undang-undang pemilihan presiden yang akan segera dibahas oleh DPR. &quot;Untuk menjaga netralitas itu ya harus meletakkan jabatannya sebagai pengurus parpol kalau menjadi presiden. Harus netral,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
