<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Tak Butuh Capres Muda yang Korup</title><description>Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan mengatakan, sosok yang pantas menjadi presiden tak bisa dilihat hanya dari faktor usia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/634693/indonesia-tak-butuh-capres-muda-yang-korup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/634693/indonesia-tak-butuh-capres-muda-yang-korup"/><item><title>Indonesia Tak Butuh Capres Muda yang Korup</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/634693/indonesia-tak-butuh-capres-muda-yang-korup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/634693/indonesia-tak-butuh-capres-muda-yang-korup</guid><pubDate>Kamis 24 Mei 2012 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/24/339/634693/PHAuGicvIq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/24/339/634693/PHAuGicvIq.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan mengatakan, sosok yang pantas menjadi presiden tak bisa dilihat hanya dari faktor usia. Negara ini lebih membutuhkan seorang tokoh pembaharu, baik cara berpikir maupun dalam memandang dan menyelesaikan masalah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebenarnya bangsa ini tidak membutuhkan muda atau tua sebagai kriteria,&amp;rdquo; kata Anies di Hotel Grand Melia Jakarta, Kamis (24/5/2012).
&amp;nbsp;
Anies menganggap figur muda bukan jaminan akan membawa bangsa Indonesia ke arah lebih baik karena nyatanya saat ini banyak koruptor yang berusia muda.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anak muda jika dia mempraktikkan praktik-praktik lama, tidak ada yang menarik dari itu. Yang dibutuhkan adalah pembaruan, jadi bukan usianya tapi kebaruannya,&quot; tutur Anis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini yang dibutuhkan, bukan persoalan usia. Apa artinya orang usia 30-an tapi meraup APBN sebanyak-banyaknya, apa artinya itu? Republik ini butuh kebaruan yang menarik,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Anies melihat saat ini ada beberapa tokoh yang membawa praktik lama dan baru. Namun, dia enggan menyebut nama-nama tokoh tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Saya rasa banyak sekali stoknya, mana yang membawa praktik lama atau baru. Kalau saya sebutkan satu dua nanti itu yang menjadi berita,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan yang sama, Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri mengatakan, presiden Indonesia seharusnya seorang negarawan yang paham Undang-Undang Dasar, Pancasila, NKRI dan rakyatnya.
&amp;nbsp;
&quot;Harus memberikan inspirasi dan menggelorakan kembali kebanggaan Indonesia melalui character building,&quot; ucap Megawati.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan mengatakan, sosok yang pantas menjadi presiden tak bisa dilihat hanya dari faktor usia. Negara ini lebih membutuhkan seorang tokoh pembaharu, baik cara berpikir maupun dalam memandang dan menyelesaikan masalah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebenarnya bangsa ini tidak membutuhkan muda atau tua sebagai kriteria,&amp;rdquo; kata Anies di Hotel Grand Melia Jakarta, Kamis (24/5/2012).
&amp;nbsp;
Anies menganggap figur muda bukan jaminan akan membawa bangsa Indonesia ke arah lebih baik karena nyatanya saat ini banyak koruptor yang berusia muda.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anak muda jika dia mempraktikkan praktik-praktik lama, tidak ada yang menarik dari itu. Yang dibutuhkan adalah pembaruan, jadi bukan usianya tapi kebaruannya,&quot; tutur Anis.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini yang dibutuhkan, bukan persoalan usia. Apa artinya orang usia 30-an tapi meraup APBN sebanyak-banyaknya, apa artinya itu? Republik ini butuh kebaruan yang menarik,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Anies melihat saat ini ada beberapa tokoh yang membawa praktik lama dan baru. Namun, dia enggan menyebut nama-nama tokoh tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Saya rasa banyak sekali stoknya, mana yang membawa praktik lama atau baru. Kalau saya sebutkan satu dua nanti itu yang menjadi berita,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan yang sama, Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri mengatakan, presiden Indonesia seharusnya seorang negarawan yang paham Undang-Undang Dasar, Pancasila, NKRI dan rakyatnya.
&amp;nbsp;
&quot;Harus memberikan inspirasi dan menggelorakan kembali kebanggaan Indonesia melalui character building,&quot; ucap Megawati.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
