<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;SBY Serius untuk Berantas Korupsi&quot;</title><description>Sejumlah kalangan meragukan keseriusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  dala memberantas korupsi. Namun, di sisi lain, SBY dinilai telah  melakukan langkah-langkah positif untuk melakukan pemberantasan korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/635174/sby-serius-untuk-berantas-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/635174/sby-serius-untuk-berantas-korupsi"/><item><title>&quot;SBY Serius untuk Berantas Korupsi&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/635174/sby-serius-untuk-berantas-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/24/339/635174/sby-serius-untuk-berantas-korupsi</guid><pubDate>Kamis 24 Mei 2012 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/24/339/635174/Tf48lZV7Zi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto:okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/24/339/635174/Tf48lZV7Zi.jpg</image><title>ilustrasi (Foto:okezone)</title></images><description>JAKARTA- Sejumlah kalangan meragukan keseriusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dala memberantas korupsi. Namun, di sisi lain, SBY dinilai telah melakukan langkah-langkah positif untuk melakukan pemberantasan korupsi.Menurut Direktur Masyarakat Pemantau Tindak Pidana Korupsi (Mapikor) Panghiutan B Haloho, di era kepemimpinan SBY, pemberantasan korupsi tak mengenal tebang pilih. &quot;SBY Serius untuk berantas korupsi. Di era kepemimpinan SBY pemberantasan korupsi tidak tebang pilih walaupun fakta nyata yang ada di hadapan kita ada beberapa kasus yang menyeret kader Partai Demokrat&amp;nbsp; juga telah terproses,&quot; ujar Panghiutan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (24/5/2012).Panghiutan mengatakan, makna yang bisa ditangkap adalah siapapun yang bermasalah jika fakta hukum telah cukup maka tidak alasan untuk menghambatnya. &quot;Keterbukaan informasi publik juga telah mendorong semua proses menjadi transparan dan kebebasan pers juga menjadi sosial kontrol terhadap kasus korupsi yg telah di proses,&quot; paparnya.Saat ini lembaga-lembaga seperti PPATK, kata Panghiutan, juga menjadi instrumen penting dalam membuka indikasi temuan-temuan yang janggal. Hasil penentuan PPATK pun juga telah bisa terakses dengan baik.&amp;ldquo;Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)&amp;nbsp; yang fokus mencermati pemberantasan korupsi juga telah punya peran nyata dalam memberantas tindak pidana korupsi artinya ini kerja-kerja yang nyata telah terukur dan mampu di akses oleh seluruh instrumen negeri ini,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Sejumlah kalangan meragukan keseriusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dala memberantas korupsi. Namun, di sisi lain, SBY dinilai telah melakukan langkah-langkah positif untuk melakukan pemberantasan korupsi.Menurut Direktur Masyarakat Pemantau Tindak Pidana Korupsi (Mapikor) Panghiutan B Haloho, di era kepemimpinan SBY, pemberantasan korupsi tak mengenal tebang pilih. &quot;SBY Serius untuk berantas korupsi. Di era kepemimpinan SBY pemberantasan korupsi tidak tebang pilih walaupun fakta nyata yang ada di hadapan kita ada beberapa kasus yang menyeret kader Partai Demokrat&amp;nbsp; juga telah terproses,&quot; ujar Panghiutan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (24/5/2012).Panghiutan mengatakan, makna yang bisa ditangkap adalah siapapun yang bermasalah jika fakta hukum telah cukup maka tidak alasan untuk menghambatnya. &quot;Keterbukaan informasi publik juga telah mendorong semua proses menjadi transparan dan kebebasan pers juga menjadi sosial kontrol terhadap kasus korupsi yg telah di proses,&quot; paparnya.Saat ini lembaga-lembaga seperti PPATK, kata Panghiutan, juga menjadi instrumen penting dalam membuka indikasi temuan-temuan yang janggal. Hasil penentuan PPATK pun juga telah bisa terakses dengan baik.&amp;ldquo;Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)&amp;nbsp; yang fokus mencermati pemberantasan korupsi juga telah punya peran nyata dalam memberantas tindak pidana korupsi artinya ini kerja-kerja yang nyata telah terukur dan mampu di akses oleh seluruh instrumen negeri ini,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
