<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkes Berharap RPP Tembakau Cepat Kelar</title><description>Kementerian Kesehatan berharap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP)  Tembakau bisa segera disahkan setelah sekian lama jalan di tempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/25/339/635559/kemenkes-berharap-rpp-tembakau-cepat-kelar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/25/339/635559/kemenkes-berharap-rpp-tembakau-cepat-kelar"/><item><title>Kemenkes Berharap RPP Tembakau Cepat Kelar</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/25/339/635559/kemenkes-berharap-rpp-tembakau-cepat-kelar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/25/339/635559/kemenkes-berharap-rpp-tembakau-cepat-kelar</guid><pubDate>Jum'at 25 Mei 2012 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/25/339/635559/lZEtpcYKsI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/25/339/635559/lZEtpcYKsI.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Kesehatan berharap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tembakau bisa segera disahkan setelah sekian lama jalan di tempat.
&amp;nbsp;
Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kesehatan, Asril Rusli, mengaku lelah dengan pembahasan RUU yang hingga saat ini belum tuntas.
&amp;nbsp;
&quot;Perkembangan RPP secara teknis, saya sudah lelah, kenapa? Karena keinginan-keinginan dari berbagai pihak yang harus diakomodasi, makanya waktu lahir RPP ini tidak mudah,&quot; tutur Asril di Kementrian Kesehatan Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Jumat (25/5/2012).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Asril mengatakan bahwa draf RPP Tembakau sudah sampai di tingkat Sekretariat Negara bahkan sudah pernah diagendakan enam kali dalam rapat terbatas kabinet dengan Presiden, namun terus ditunda.
&amp;nbsp;
&quot;Sampai ke ratas enam kali, maju mundur, saya bahkan enam kali mengcopy bahan untuk ratas sampai numpuk tak terpakai,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Terakhir, lanjutnya, sudah dilakukan pembahasan dengan Menteri Koordinator Kesehatan Rakyat Agung Laksono dan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa. Dan menunggu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menandatangani hal itu.
&amp;nbsp;
Asril membantah jika pihaknya setengah hati dalam menjalankan RPP Tembakau. &quot;Setengah hati tidak, kita sudah mati-matian. Bahkan almarhum Ibu Menkes berharap bisa keluar dua RPP ini, pertama RPP ASI dan RPP Tembakau ini,&quot; paparnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Kesehatan berharap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tembakau bisa segera disahkan setelah sekian lama jalan di tempat.
&amp;nbsp;
Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kesehatan, Asril Rusli, mengaku lelah dengan pembahasan RUU yang hingga saat ini belum tuntas.
&amp;nbsp;
&quot;Perkembangan RPP secara teknis, saya sudah lelah, kenapa? Karena keinginan-keinginan dari berbagai pihak yang harus diakomodasi, makanya waktu lahir RPP ini tidak mudah,&quot; tutur Asril di Kementrian Kesehatan Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Jumat (25/5/2012).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, Asril mengatakan bahwa draf RPP Tembakau sudah sampai di tingkat Sekretariat Negara bahkan sudah pernah diagendakan enam kali dalam rapat terbatas kabinet dengan Presiden, namun terus ditunda.
&amp;nbsp;
&quot;Sampai ke ratas enam kali, maju mundur, saya bahkan enam kali mengcopy bahan untuk ratas sampai numpuk tak terpakai,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Terakhir, lanjutnya, sudah dilakukan pembahasan dengan Menteri Koordinator Kesehatan Rakyat Agung Laksono dan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa. Dan menunggu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menandatangani hal itu.
&amp;nbsp;
Asril membantah jika pihaknya setengah hati dalam menjalankan RPP Tembakau. &quot;Setengah hati tidak, kita sudah mati-matian. Bahkan almarhum Ibu Menkes berharap bisa keluar dua RPP ini, pertama RPP ASI dan RPP Tembakau ini,&quot; paparnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
