<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Insiden Ternate, Bisa Jadi Pemicu Kader Lain</title><description>Peristiwa tersebut juga bisa merubah pemikiran masyarakat bahwa  keberadaan Ketua Umum Anas Urbaningrum ditolak kader di daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/25/340/635246/insiden-ternate-bisa-jadi-pemicu-kader-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/25/340/635246/insiden-ternate-bisa-jadi-pemicu-kader-lain"/><item><title>Insiden Ternate, Bisa Jadi Pemicu Kader Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/25/340/635246/insiden-ternate-bisa-jadi-pemicu-kader-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/25/340/635246/insiden-ternate-bisa-jadi-pemicu-kader-lain</guid><pubDate>Jum'at 25 Mei 2012 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/25/340/635246/IE8zaqsC6V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Partai Demokrat (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/25/340/635246/IE8zaqsC6V.jpg</image><title>Partai Demokrat (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto mengatakan insiden penyerangan massa Partai Demokrat di Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara bisa menjadi pemicu kader di daerah lain untuk melakukan aksi serupa.&amp;ldquo;Kasus Ternate ini masih menunjukan proses legitimasi politik dari Anas, ini bisa menjadi role mode atau trigger pematik insiden serupa di daerah lainnya,&amp;rdquo; kata Gun Gun ketika dihubungi Okezone, Jumat (25/5/2012).&amp;nbsp;Selain itu dia menilai, insiden tersebut merupakan pertarungan fraksional di dalam tubuh Partai Demokrat sendiri. Peristiwa tersebut juga bisa merubah pemikiran masyarakat bahwa keberadaan Ketua Umum Anas Urbaningrum ditolak kader di daerah.Hal lain yang juga bisa digambarkan masyarakat, kejadian ini seakan membenarkan bahwa ada perpecahan di internal Partai Demokrat.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kasus ini bisa merubah mindset orang bahwa Anas telah ditolak diberbagia daerah, hal ini yang harus diwaspadainya,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;nbsp;Menurutnya, insiden tersebut adalah tantangan Anas ditahun 2013, dimana setahun kemudian akan ada pemilihan presiden. Jika Anas menjadi tersangka pada tahun tersebut, maka dia akan gagal total pada tahun 2014.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Posisi Anas saat ini sudah mengarah pada powerless,&amp;rdquo; tutupnya.Seperti diketahui, Anas Urbaningrum dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono nyaris menjadi bulan-bulanan massa partai berlambang bintang Mercy ini saat tiba di Bandara Babullah. Massa meringsek masuk hingga run way bandara sebagai upaya menolak kedatangan keduanya. </description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto mengatakan insiden penyerangan massa Partai Demokrat di Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara bisa menjadi pemicu kader di daerah lain untuk melakukan aksi serupa.&amp;ldquo;Kasus Ternate ini masih menunjukan proses legitimasi politik dari Anas, ini bisa menjadi role mode atau trigger pematik insiden serupa di daerah lainnya,&amp;rdquo; kata Gun Gun ketika dihubungi Okezone, Jumat (25/5/2012).&amp;nbsp;Selain itu dia menilai, insiden tersebut merupakan pertarungan fraksional di dalam tubuh Partai Demokrat sendiri. Peristiwa tersebut juga bisa merubah pemikiran masyarakat bahwa keberadaan Ketua Umum Anas Urbaningrum ditolak kader di daerah.Hal lain yang juga bisa digambarkan masyarakat, kejadian ini seakan membenarkan bahwa ada perpecahan di internal Partai Demokrat.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Kasus ini bisa merubah mindset orang bahwa Anas telah ditolak diberbagia daerah, hal ini yang harus diwaspadainya,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;nbsp;Menurutnya, insiden tersebut adalah tantangan Anas ditahun 2013, dimana setahun kemudian akan ada pemilihan presiden. Jika Anas menjadi tersangka pada tahun tersebut, maka dia akan gagal total pada tahun 2014.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Posisi Anas saat ini sudah mengarah pada powerless,&amp;rdquo; tutupnya.Seperti diketahui, Anas Urbaningrum dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono nyaris menjadi bulan-bulanan massa partai berlambang bintang Mercy ini saat tiba di Bandara Babullah. Massa meringsek masuk hingga run way bandara sebagai upaya menolak kedatangan keduanya. </content:encoded></item></channel></rss>
