<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Rektor Tangani Mark Up Nilai Rapor</title><description>Tiap  PTN memiliki cara berbeda untuk mengatasi kecurangan yang  dilakukan pihak  sekolah yang terbukti memalsukan nilai rapor sang  siswa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/26/373/636102/cara-rektor-tangani-mark-up-nilai-rapor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/26/373/636102/cara-rektor-tangani-mark-up-nilai-rapor"/><item><title>Cara Rektor Tangani Mark Up Nilai Rapor</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/26/373/636102/cara-rektor-tangani-mark-up-nilai-rapor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/26/373/636102/cara-rektor-tangani-mark-up-nilai-rapor</guid><pubDate>Sabtu 26 Mei 2012 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Margaret Puspitarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/26/373/636102/tCLAh9tMu2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: ist.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/26/373/636102/tCLAh9tMu2.jpg</image><title>Ilustrasi: ist.</title></images><description>JAKARTA - Penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi  Negeri (SNMPTN) jalur undangan rawan akan kecurangan pemalsuan nilai rapor. Hal  ini terbukti dengan ditemukannya sejumlah aksi tersebut di berbagai  wilayah.
&amp;nbsp;
Tiap  PTN memiliki cara berbeda untuk mengatasi kecurangan yang dilakukan pihak  sekolah yang terbukti memalsukan nilai rapor sang siswa. Namun, Rektor Institut  Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Tri Yogi Yuwono menanggapinya dengan  santai.
&amp;nbsp;
&quot;Mungkin  saja nilai rapor bisa dimark up tapi rangking tidak bisa. Kami tidak  membandingkan nilai, tapi membandingkan rangking. Jadi hentikan saja mark  up nilai itu,&quot; kata Triyogi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  (Kemendikbud) Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (26/5/2012).
&amp;nbsp;
Institut  Pertanian Bogor (IPB) punya cara lain untuk membuat jera para pelaku mark  up nilai rapor. Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB Yonny  Koesmaryono menyebutkan, IPB tidak tanggung-tanggung akan mengeluarkan mahasiswa  yang terbukti melakukan kecurangan.
&amp;nbsp;
&quot;Tahun  lau di IPB kami mengeluarkan 10-20 mahasiswa yang setelah diverifikasi lewat  buku induk terbukti melakukan mark up nilai. Karena ini tingkat nasional,  maka data prestasi tiap sekolah dikonsolidasikan di tingkat nasional dan dipakai  di tiap PTN,&quot; ujar Yonny menjelaskan.
&amp;nbsp;
Sementara  itu Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab mengimbau agar  kepala sekolah tidak sekali pun melakukan kecurangan. &quot;Sekali kepala sekolah  melakukan modifikasi yang tidak sesuai, maka yang rugi seluruh siswa. Di UNY,  tiga sekolah diblack list, sehingga tidak bisa mengikuti SNMPTN jalur undangan selama dua tahun,&quot; imbuh  Rochmat.
&amp;nbsp;
Meski  tiga sekolah ini masuk daftar hitam UNY untuk jalur undangan, mereka tetap bisa  mengikuti jalur lainnya. &quot;Kami tidak mengeneralisasikan semuanya. Maka untuk  jalur lain, yakni tulis dan mandiri, mereka tetap diberi kesempatan untuk  mengikutinya,&quot; tutur Sekretaris Umum (Sekum) SNMPTN 2012 itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi  Negeri (SNMPTN) jalur undangan rawan akan kecurangan pemalsuan nilai rapor. Hal  ini terbukti dengan ditemukannya sejumlah aksi tersebut di berbagai  wilayah.
&amp;nbsp;
Tiap  PTN memiliki cara berbeda untuk mengatasi kecurangan yang dilakukan pihak  sekolah yang terbukti memalsukan nilai rapor sang siswa. Namun, Rektor Institut  Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Tri Yogi Yuwono menanggapinya dengan  santai.
&amp;nbsp;
&quot;Mungkin  saja nilai rapor bisa dimark up tapi rangking tidak bisa. Kami tidak  membandingkan nilai, tapi membandingkan rangking. Jadi hentikan saja mark  up nilai itu,&quot; kata Triyogi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  (Kemendikbud) Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (26/5/2012).
&amp;nbsp;
Institut  Pertanian Bogor (IPB) punya cara lain untuk membuat jera para pelaku mark  up nilai rapor. Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB Yonny  Koesmaryono menyebutkan, IPB tidak tanggung-tanggung akan mengeluarkan mahasiswa  yang terbukti melakukan kecurangan.
&amp;nbsp;
&quot;Tahun  lau di IPB kami mengeluarkan 10-20 mahasiswa yang setelah diverifikasi lewat  buku induk terbukti melakukan mark up nilai. Karena ini tingkat nasional,  maka data prestasi tiap sekolah dikonsolidasikan di tingkat nasional dan dipakai  di tiap PTN,&quot; ujar Yonny menjelaskan.
&amp;nbsp;
Sementara  itu Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab mengimbau agar  kepala sekolah tidak sekali pun melakukan kecurangan. &quot;Sekali kepala sekolah  melakukan modifikasi yang tidak sesuai, maka yang rugi seluruh siswa. Di UNY,  tiga sekolah diblack list, sehingga tidak bisa mengikuti SNMPTN jalur undangan selama dua tahun,&quot; imbuh  Rochmat.
&amp;nbsp;
Meski  tiga sekolah ini masuk daftar hitam UNY untuk jalur undangan, mereka tetap bisa  mengikuti jalur lainnya. &quot;Kami tidak mengeneralisasikan semuanya. Maka untuk  jalur lain, yakni tulis dan mandiri, mereka tetap diberi kesempatan untuk  mengikutinya,&quot; tutur Sekretaris Umum (Sekum) SNMPTN 2012 itu.</content:encoded></item></channel></rss>
