<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Minta Amblesnya Bangunan Hambalang Diselidiki</title><description>Ketua DPR Marzuki Ali menyarankan agar kasus ambruknya gedung pusat  olahraga yang terletak di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, diselidiki. </description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/28/339/636767/dpr-minta-amblesnya-bangunan-hambalang-diselidiki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/28/339/636767/dpr-minta-amblesnya-bangunan-hambalang-diselidiki"/><item><title>DPR Minta Amblesnya Bangunan Hambalang Diselidiki</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/28/339/636767/dpr-minta-amblesnya-bangunan-hambalang-diselidiki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/28/339/636767/dpr-minta-amblesnya-bangunan-hambalang-diselidiki</guid><pubDate>Senin 28 Mei 2012 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/28/339/636767/T5lBktDEp8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marzuki Alie (foto: Runi/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/28/339/636767/T5lBktDEp8.jpg</image><title>Marzuki Alie (foto: Runi/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Ali menyarankan agar kasus ambruknya gedung pusat olahraga yang terletak di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, diselidiki. &quot;Kita serahkan kepada ahlinya ya. Ambruknya itu apakah persoalan teknis, kontruksi, apa seperti yang disampaikan Adhyaksa (mantan Menpora), bahwa daerah itu tidak layak dibangun gedung pusat olahraga yang rawan gempa, longsor. Kita gak tahu apa yang sebenarnya terjadi,&quot; ungkapnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Senin (28/05/2012).Untuk itu, Marzuki menyarankan agar pihak yang bersangkutan segera melakukan investigasi atas kejadian tersebut.&quot;Jika konstruksinya tidak memenuhi kontrak, itu ada indikasi kontraktor untuk melakukan kejahatan. Makanya kita serahkan saja untuk diinvestigasi. Robohnya itu apa ada niat untuk mengurangi spek. Kalau memang gitu kan ada unsur merugikan negara,&quot; jelasnya.Kendati demikian, Marzuki berpendapat bahwa amblesnya bangunan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan banyaknya sub kontraktor.&quot;Itu tergantung pada bunyi kontrak induknya.Kalau subkontraktor itu biasa. Karena kita ingin pengusaha menengah kecil ini punya kesempatan pekerjaan. Biasanya kan di sub kan per bagian-bagian sesuai bidangnya. Biasanya itu diatur dalam perjanjian pekerjaan atas pembangunan itu,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Ali menyarankan agar kasus ambruknya gedung pusat olahraga yang terletak di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, diselidiki. &quot;Kita serahkan kepada ahlinya ya. Ambruknya itu apakah persoalan teknis, kontruksi, apa seperti yang disampaikan Adhyaksa (mantan Menpora), bahwa daerah itu tidak layak dibangun gedung pusat olahraga yang rawan gempa, longsor. Kita gak tahu apa yang sebenarnya terjadi,&quot; ungkapnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Senin (28/05/2012).Untuk itu, Marzuki menyarankan agar pihak yang bersangkutan segera melakukan investigasi atas kejadian tersebut.&quot;Jika konstruksinya tidak memenuhi kontrak, itu ada indikasi kontraktor untuk melakukan kejahatan. Makanya kita serahkan saja untuk diinvestigasi. Robohnya itu apa ada niat untuk mengurangi spek. Kalau memang gitu kan ada unsur merugikan negara,&quot; jelasnya.Kendati demikian, Marzuki berpendapat bahwa amblesnya bangunan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan banyaknya sub kontraktor.&quot;Itu tergantung pada bunyi kontrak induknya.Kalau subkontraktor itu biasa. Karena kita ingin pengusaha menengah kecil ini punya kesempatan pekerjaan. Biasanya kan di sub kan per bagian-bagian sesuai bidangnya. Biasanya itu diatur dalam perjanjian pekerjaan atas pembangunan itu,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
