<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Daerah di Aceh Siap Gelar Pemilukada Putaran Kedua</title><description>Lima daerah itu, yakni Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya (Abdya).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/28/340/636923/lima-daerah-di-aceh-siap-gelar-pemilukada-putaran-kedua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/28/340/636923/lima-daerah-di-aceh-siap-gelar-pemilukada-putaran-kedua"/><item><title>Lima Daerah di Aceh Siap Gelar Pemilukada Putaran Kedua</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/28/340/636923/lima-daerah-di-aceh-siap-gelar-pemilukada-putaran-kedua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/28/340/636923/lima-daerah-di-aceh-siap-gelar-pemilukada-putaran-kedua</guid><pubDate>Senin 28 Mei 2012 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/28/340/636923/F8Rw7eW4f2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/28/340/636923/F8Rw7eW4f2.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BANDA ACEH - Lima kabupaten/kota di Aceh siap menggelar Pemilukada putaran kedua pada awal Juni mendatang. Lima daerah itu, yakni Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya (Abdya).&amp;ldquo;Kami sudah menetapkan jadwal pelaksanaan Pilkada putaran kedua di Sabang dan Langsa pada 14 Juni 2012. Sedangkan untuk Aceh Barat, Nagan Raya, dan Adya pada 2 Juli 2012 mendatang,&amp;rdquo; kata Wakil Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ilham Saputra dalam konferensi pers di Media Center KIP, Senin (28/5/2012).Menurutnya, keterlambatan penyelenggaraan Pemilukada putaran kedua di Aceh Barat, Nagan Raya, dan Abdya, terjadi karena berbagai hal. KIP Aceh Barat dan KIP Abdya terlebih dahulu harus menyelesaikan sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) usai Pimilukada putaran pertamal pada 9 April 2012 lalu. &amp;ldquo;KIP Aceh Barat dan KIP Abdya kebetulan memenangkan gugatan di MK,&amp;rdquo; tambahnya.Sementara KIP Nagan Raya sebelumnya terlilit masalah tidak tersedianya anggaran untuk pemilihan Bupati/Wakil Bupati putaran kedua. &amp;ldquo;Namun sekarang masalah anggaran Pilkada sudah diselesaikan oleh pelaksana tugas bupati Nagan Raya,&amp;rdquo; kata Ketua KIP Nagan Raya, Abdul Rasyid.Penyamaan jadwal pelaksanaan Pemilkada putaran kedua di Aceh Barat, Nagan, dan Abdya dilakukan untuk menjamin pelaksanaan pemilihan yang jujur. &amp;ldquo;Ketiga daerah itu berbatasan secara langsung. Jadi penyamaan jadwal Pilkada ini dilakukan untuk menghindari upaya atau pun tuduhan adanya mobilisasi massa pemegang KTP ganda dari satu kabupaten ke kabupaten lain untuk mendukung calon tertentu,&amp;rdquo; ujar Ketua KIP Aceh Barat, Mahrizal.Sementara itu Kota Sabang dan Langsa yang relatif tidak memiliki masalah dengan gugatan dan persoalan dana, dapat menjalankan Pemilukada putaran kedua lebih cepat dari tiga daerah lainnya.Komisioner KIP Aceh, Yarwin Adi Dharma, menjelaskan untuk Pemilukada putaran kedua ini KIP Aceh akan memantau langsung penyelenggaraan di lima daerah itu.&amp;ldquo;Sebenarnya jadwal pelaksanaan Pilkada putaran kedua di Sabang dan Langsa juga berbarengan dengan pelaksanaan Pilkada ulang (putaran pertama) di sejumlah daerah di Aceh Tenggara, hanya saja KIP Aceh lebih memfokuskan pada penyelenggaraan Pilkada putaran kedua,&amp;rdquo; ujarnya.Kesediaan logistik untuk Pemilukada putaran kedua di lima daerah itu, sampai saat ini hampir tidak ada masalah. Ketua KIP daerah yang hadir mengakuinya. &amp;ldquo;Bahkan logistik untuk Pilkada putaran kedua di Sabang saat ini sudah sampai di Sabang. Hal ini terjadi karena pengadaannya dilakukan melalui penunjukan langsung (PL), di samping jumlah pemilih di Sabang juga relatif sedikit,&amp;rdquo; kata Seniwati, Ketua KIP Sabang. Pemilukada putaran kedua ini digelar karena pada putaran pertama digelar serantak di 17 kabupaten/kota di Aceh pada 9 April lalu, raihan suara kandidat kepala daerah di lima daerah itu tak sampai 30 persen. Masing-masing kabupaten/kota hanya diikuti dua pasang kandidat peraih suara terbanyak pada putaran pertama lalu.</description><content:encoded>BANDA ACEH - Lima kabupaten/kota di Aceh siap menggelar Pemilukada putaran kedua pada awal Juni mendatang. Lima daerah itu, yakni Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya (Abdya).&amp;ldquo;Kami sudah menetapkan jadwal pelaksanaan Pilkada putaran kedua di Sabang dan Langsa pada 14 Juni 2012. Sedangkan untuk Aceh Barat, Nagan Raya, dan Adya pada 2 Juli 2012 mendatang,&amp;rdquo; kata Wakil Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ilham Saputra dalam konferensi pers di Media Center KIP, Senin (28/5/2012).Menurutnya, keterlambatan penyelenggaraan Pemilukada putaran kedua di Aceh Barat, Nagan Raya, dan Abdya, terjadi karena berbagai hal. KIP Aceh Barat dan KIP Abdya terlebih dahulu harus menyelesaikan sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) usai Pimilukada putaran pertamal pada 9 April 2012 lalu. &amp;ldquo;KIP Aceh Barat dan KIP Abdya kebetulan memenangkan gugatan di MK,&amp;rdquo; tambahnya.Sementara KIP Nagan Raya sebelumnya terlilit masalah tidak tersedianya anggaran untuk pemilihan Bupati/Wakil Bupati putaran kedua. &amp;ldquo;Namun sekarang masalah anggaran Pilkada sudah diselesaikan oleh pelaksana tugas bupati Nagan Raya,&amp;rdquo; kata Ketua KIP Nagan Raya, Abdul Rasyid.Penyamaan jadwal pelaksanaan Pemilkada putaran kedua di Aceh Barat, Nagan, dan Abdya dilakukan untuk menjamin pelaksanaan pemilihan yang jujur. &amp;ldquo;Ketiga daerah itu berbatasan secara langsung. Jadi penyamaan jadwal Pilkada ini dilakukan untuk menghindari upaya atau pun tuduhan adanya mobilisasi massa pemegang KTP ganda dari satu kabupaten ke kabupaten lain untuk mendukung calon tertentu,&amp;rdquo; ujar Ketua KIP Aceh Barat, Mahrizal.Sementara itu Kota Sabang dan Langsa yang relatif tidak memiliki masalah dengan gugatan dan persoalan dana, dapat menjalankan Pemilukada putaran kedua lebih cepat dari tiga daerah lainnya.Komisioner KIP Aceh, Yarwin Adi Dharma, menjelaskan untuk Pemilukada putaran kedua ini KIP Aceh akan memantau langsung penyelenggaraan di lima daerah itu.&amp;ldquo;Sebenarnya jadwal pelaksanaan Pilkada putaran kedua di Sabang dan Langsa juga berbarengan dengan pelaksanaan Pilkada ulang (putaran pertama) di sejumlah daerah di Aceh Tenggara, hanya saja KIP Aceh lebih memfokuskan pada penyelenggaraan Pilkada putaran kedua,&amp;rdquo; ujarnya.Kesediaan logistik untuk Pemilukada putaran kedua di lima daerah itu, sampai saat ini hampir tidak ada masalah. Ketua KIP daerah yang hadir mengakuinya. &amp;ldquo;Bahkan logistik untuk Pilkada putaran kedua di Sabang saat ini sudah sampai di Sabang. Hal ini terjadi karena pengadaannya dilakukan melalui penunjukan langsung (PL), di samping jumlah pemilih di Sabang juga relatif sedikit,&amp;rdquo; kata Seniwati, Ketua KIP Sabang. Pemilukada putaran kedua ini digelar karena pada putaran pertama digelar serantak di 17 kabupaten/kota di Aceh pada 9 April lalu, raihan suara kandidat kepala daerah di lima daerah itu tak sampai 30 persen. Masing-masing kabupaten/kota hanya diikuti dua pasang kandidat peraih suara terbanyak pada putaran pertama lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
