<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Langka, Warga Hadang Truk Pengangkut Elpiji 3 Kg</title><description>Warga Desa Sindang Raja, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, nekat menghadang  truk pengangkut tabung gas elpiji yang akan menuju gudang penyimpanan  dan agen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/28/527/636746/langka-warga-hadang-truk-pengangkut-elpiji-3-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/28/527/636746/langka-warga-hadang-truk-pengangkut-elpiji-3-kg"/><item><title>Langka, Warga Hadang Truk Pengangkut Elpiji 3 Kg</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/28/527/636746/langka-warga-hadang-truk-pengangkut-elpiji-3-kg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/28/527/636746/langka-warga-hadang-truk-pengangkut-elpiji-3-kg</guid><pubDate>Senin 28 Mei 2012 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rendra Gozali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/28/527/636746/JX00ZqMSEG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tabung gas elpiji 3 kilogram (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/28/527/636746/JX00ZqMSEG.jpg</image><title>Ilustrasi tabung gas elpiji 3 kilogram (foto: Okezone)</title></images><description>CIANJUR - Warga Desa Sindang Raja, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, nekat menghadang truk pengangkut tabung gas elpiji yang akan menuju gudang penyimpanan dan agen. Aksi itu menyusul langka serta melambungnya harga gas elpiji berukuran tiga kilogram di daerah tersebut sejak sebulan terakhir.Berdasarkan pantauan, warga menurunkan sepuluh tabung gas elpiji dari dalam truk kemudian berbincang dengan sopir pengangkut. Meski melakukan penghadangan, warga tetap membayar tabung gas yang mereka ambil seharga Rp13.500 per tabung. Kejadian itu terjadi berulang-ulang setiap ada truk yang melintas di lokasi tersebut. Tidak lagi warga, beberapa kernet truk lah yang menurunkan tabung gas elpiji. &quot;Di sini gas elpiji tiga kilogram itu langka. Harganya mahal, mencapai Rp18 ribu sampai Rp25 ribu per tabung,&quot; keluh seorang warga, Pipin di lokasi, Senin (28/5/2012).Warga mengancam, akan terus melakukan aksi serupa jika pemerintah daerah setempat tidak segera mencari solusi atas kelangkaan dan mahalnya harga gas elpiji di pasaran.Menanggapi aksi warga itu, para sopir truk mengaku pasrah. Mereka tidak berani melarang, karena khwatir terjadi amuk massa. &quot;Tadinya tabungnya mau dibawa ke gudang penyimpanan dan selanjutkan dikirim ke agen dan warung,&quot; ujar seorang sopir truk, Dede.</description><content:encoded>CIANJUR - Warga Desa Sindang Raja, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, nekat menghadang truk pengangkut tabung gas elpiji yang akan menuju gudang penyimpanan dan agen. Aksi itu menyusul langka serta melambungnya harga gas elpiji berukuran tiga kilogram di daerah tersebut sejak sebulan terakhir.Berdasarkan pantauan, warga menurunkan sepuluh tabung gas elpiji dari dalam truk kemudian berbincang dengan sopir pengangkut. Meski melakukan penghadangan, warga tetap membayar tabung gas yang mereka ambil seharga Rp13.500 per tabung. Kejadian itu terjadi berulang-ulang setiap ada truk yang melintas di lokasi tersebut. Tidak lagi warga, beberapa kernet truk lah yang menurunkan tabung gas elpiji. &quot;Di sini gas elpiji tiga kilogram itu langka. Harganya mahal, mencapai Rp18 ribu sampai Rp25 ribu per tabung,&quot; keluh seorang warga, Pipin di lokasi, Senin (28/5/2012).Warga mengancam, akan terus melakukan aksi serupa jika pemerintah daerah setempat tidak segera mencari solusi atas kelangkaan dan mahalnya harga gas elpiji di pasaran.Menanggapi aksi warga itu, para sopir truk mengaku pasrah. Mereka tidak berani melarang, karena khwatir terjadi amuk massa. &quot;Tadinya tabungnya mau dibawa ke gudang penyimpanan dan selanjutkan dikirim ke agen dan warung,&quot; ujar seorang sopir truk, Dede.</content:encoded></item></channel></rss>
