<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpinan DPR: Lapindo Harus Selesai Sebelum 2014</title><description>Pembayaran ganti rugi terhadap korban lumpur Lapindo yang belum juga tuntas selama enam tahun, telah merugikan banyak pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/29/339/637904/pimpinan-dpr-lapindo-harus-selesai-sebelum-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/29/339/637904/pimpinan-dpr-lapindo-harus-selesai-sebelum-2014"/><item><title>Pimpinan DPR: Lapindo Harus Selesai Sebelum 2014</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/29/339/637904/pimpinan-dpr-lapindo-harus-selesai-sebelum-2014</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/29/339/637904/pimpinan-dpr-lapindo-harus-selesai-sebelum-2014</guid><pubDate>Selasa 29 Mei 2012 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/29/339/637904/LrefM2koNr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/29/339/637904/LrefM2koNr.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pembayaran ganti rugi terhadap korban lumpur Lapindo yang belum juga tuntas selama enam tahun, telah merugikan banyak pihak.
&amp;nbsp;
Wakil Ketua DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia, Pramono Anung menegaskan masalah lumpur Lapindo harus diselesaikan sebelum 2014.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk persoalan ini jangan sampai ke pemerintahan baru di 2014, perlu upaya sebelum 2014 terutama persoalan ganti rugi,&quot; ungkapnya kepada wartawan di Gedung DPR-RI pada wartawan, Selasa (29/5/2012).
&amp;nbsp;
Dirinya menambahkan, persoalan penempatan orang-orang yang terkena dampak lumpur Lapindo harus segera diatasi. &quot;Yang sebenarnya perlu juga dilakukan oleh pemerintah, daerah itu sudah menjadi semacam bottle neck untuk transportasi menuju ke arah Pasuruan, Probolinggo, dan sebagainya,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Walaupun jalan alternatifnya sudah dibuat, tambahnya, tiap kali ada kebocoran tanggul lumpur Lapindo, kemacetannya pasti sangat luar biasa. &quot;Masalah ini sudah 6 tahun lewat, kalau mau cari tahu kesalahannya sudah bukan urusan lagilah, yang paling penting siapa yang harus menyelesaikan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembayaran ganti rugi terhadap korban lumpur Lapindo yang belum juga tuntas selama enam tahun, telah merugikan banyak pihak.
&amp;nbsp;
Wakil Ketua DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia, Pramono Anung menegaskan masalah lumpur Lapindo harus diselesaikan sebelum 2014.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk persoalan ini jangan sampai ke pemerintahan baru di 2014, perlu upaya sebelum 2014 terutama persoalan ganti rugi,&quot; ungkapnya kepada wartawan di Gedung DPR-RI pada wartawan, Selasa (29/5/2012).
&amp;nbsp;
Dirinya menambahkan, persoalan penempatan orang-orang yang terkena dampak lumpur Lapindo harus segera diatasi. &quot;Yang sebenarnya perlu juga dilakukan oleh pemerintah, daerah itu sudah menjadi semacam bottle neck untuk transportasi menuju ke arah Pasuruan, Probolinggo, dan sebagainya,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Walaupun jalan alternatifnya sudah dibuat, tambahnya, tiap kali ada kebocoran tanggul lumpur Lapindo, kemacetannya pasti sangat luar biasa. &quot;Masalah ini sudah 6 tahun lewat, kalau mau cari tahu kesalahannya sudah bukan urusan lagilah, yang paling penting siapa yang harus menyelesaikan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
