<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beli Pesawat Tempur, TNI AU Kirim 12 Pilot ke Brazil</title><description>Sebanyak 23 personel TNI Angkatan Udara dikirim ke Brazil untuk  persiapan kedatangan pesawat tempur ringan Super Tucano. Mereka terdiri  dari&amp;nbsp; 12 penerbang tempur dan 11 teknisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/30/337/638617/beli-pesawat-tempur-tni-au-kirim-12-pilot-ke-brazil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/30/337/638617/beli-pesawat-tempur-tni-au-kirim-12-pilot-ke-brazil"/><item><title>Beli Pesawat Tempur, TNI AU Kirim 12 Pilot ke Brazil</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/30/337/638617/beli-pesawat-tempur-tni-au-kirim-12-pilot-ke-brazil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/30/337/638617/beli-pesawat-tempur-tni-au-kirim-12-pilot-ke-brazil</guid><pubDate>Rabu 30 Mei 2012 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/30/337/638617/Hyb4B1tDMy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/30/337/638617/Hyb4B1tDMy.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MALANG - Sebanyak 23 personel TNI Angkatan Udara dikirim ke Brazil untuk persiapan kedatangan pesawat tempur ringan Super Tucano. Mereka terdiri dari&amp;nbsp; 12 penerbang tempur dan 11 teknisi.
&amp;nbsp;
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI Azman Yunus, mengatakan prajurit yang dikirim adalah personel yang berkualitas dibidangnya.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka yang dikirim adalah yang qualified. Nanti mereka membawa pesawat tersebut ke Indonesia,&quot; kata Azman Yunus&amp;nbsp; di Lanud Abdurachman Saleh Malang, Rabu (30/5/2012).
&amp;nbsp;
Nantinya setelah tiba di tanah air, mereka akan menularkan ilmunya kepada personel lain. &amp;nbsp;&quot;Dari pihak Brasil juga akan mengirimkan teknisi ke Indonesia sehingga memudahkan proses penguasaan pesawat,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Azman menjelaskan, pesawat Super Tucano tidak serumit dengan pesawat-pesawat yang sekarang di miliki TNI Angkatan Udara di Lanud Abduracman Saleh. Peswat Super Tucano mirip dengan pesawat KT1B di Yogyakarta.
&amp;nbsp;
Di tempat yang sama, Komandan Lanud Abdurachman Saleh, Marsekal Pertama TNI Gutomo menambahkan, ada tiga skadron udara dan satu skadron teknik di Lanud Abdurachman Saleh.
&amp;nbsp;
&quot;Ketiga skadron udara itu adalah Skadron Udara 4 berisi pesawat Casa 212, Skadron udara 32 berisi pesawat Hercules. Dan Skadron Udara 21 yang sekarang kosong karena OV-10F Bronco sudah dinyatakan grounded,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Kedatangan pesawat Super Tucano gelombang pertama akan tiba antara akhir Agustus atau awal September tahun ini. &quot;Pesawat ini memiliki spesifikasi sebagai pesawat counter insurgency, serta sebagai pesawat latih pilot,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MALANG - Sebanyak 23 personel TNI Angkatan Udara dikirim ke Brazil untuk persiapan kedatangan pesawat tempur ringan Super Tucano. Mereka terdiri dari&amp;nbsp; 12 penerbang tempur dan 11 teknisi.
&amp;nbsp;
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI Azman Yunus, mengatakan prajurit yang dikirim adalah personel yang berkualitas dibidangnya.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka yang dikirim adalah yang qualified. Nanti mereka membawa pesawat tersebut ke Indonesia,&quot; kata Azman Yunus&amp;nbsp; di Lanud Abdurachman Saleh Malang, Rabu (30/5/2012).
&amp;nbsp;
Nantinya setelah tiba di tanah air, mereka akan menularkan ilmunya kepada personel lain. &amp;nbsp;&quot;Dari pihak Brasil juga akan mengirimkan teknisi ke Indonesia sehingga memudahkan proses penguasaan pesawat,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Azman menjelaskan, pesawat Super Tucano tidak serumit dengan pesawat-pesawat yang sekarang di miliki TNI Angkatan Udara di Lanud Abduracman Saleh. Peswat Super Tucano mirip dengan pesawat KT1B di Yogyakarta.
&amp;nbsp;
Di tempat yang sama, Komandan Lanud Abdurachman Saleh, Marsekal Pertama TNI Gutomo menambahkan, ada tiga skadron udara dan satu skadron teknik di Lanud Abdurachman Saleh.
&amp;nbsp;
&quot;Ketiga skadron udara itu adalah Skadron Udara 4 berisi pesawat Casa 212, Skadron udara 32 berisi pesawat Hercules. Dan Skadron Udara 21 yang sekarang kosong karena OV-10F Bronco sudah dinyatakan grounded,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Kedatangan pesawat Super Tucano gelombang pertama akan tiba antara akhir Agustus atau awal September tahun ini. &quot;Pesawat ini memiliki spesifikasi sebagai pesawat counter insurgency, serta sebagai pesawat latih pilot,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
