<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Warga AS Diculik di Semenanjung Sinai</title><description>Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kairo, Mesir mengumumkan dua  warga negaranya diculik pada Rabu (30/5/2012) kemarin. Keduanya diculik  saat tengah melakukan perjalanan di kawasan Semenanjung Sinai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/31/412/639226/2-warga-as-diculik-di-semenanjung-sinai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/05/31/412/639226/2-warga-as-diculik-di-semenanjung-sinai"/><item><title>2 Warga AS Diculik di Semenanjung Sinai</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/05/31/412/639226/2-warga-as-diculik-di-semenanjung-sinai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/05/31/412/639226/2-warga-as-diculik-di-semenanjung-sinai</guid><pubDate>Kamis 31 Mei 2012 18:02 WIB</pubDate><dc:creator>Khairisa Ferida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/31/412/639226/fj2mohlLmj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Semenanjung Sinai (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/31/412/639226/fj2mohlLmj.jpg</image><title>Semenanjung Sinai (Foto: Getty Images)</title></images><description>KAIRO - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kairo, Mesir mengumumkan dua warga negaranya diculik pada Rabu (30/5/2012) kemarin. Keduanya diculik saat tengah melakukan perjalanan di kawasan Semenanjung Sinai.Media lokal memberitakan bahwa kedua warga AS yang diculik itu bernama Jonathan Shizarlasky dan Carter Brabon. Namun, belum ada konfirmasi resmi terkait dengan identitas kedua warga AS tersebut. Demikian diberitakan CBS News Kamis, (31/5/2012).Otoritas keamanan Mesir mengatakan, keduanya diculik oleh Suku Badui ketika bepergian menggunakan mobil dari Dahab menuju resor Nuweiba. Kedua tempat ini diketahui berada di Teluk Aqaba, Laut Merah.Penculikan kedua warga AS ini merupakan kasus penculikan terakhir yang terjadi di Semenanjung Sinai dimana pelanggaran hukum dilaporkan meningkat pesat selama satu tahun terakhir. Maraknya tindak kriminal di kawasan ini kabarnya terjadi akibat kondisi dalam negeri Mesir yang mengalami krisis politik pasca tergulingnya rezim Husni Mubarak.Suku Badui yang bermukim di wilayah itu kabarnya melakukan penculikan demi memberikan tekanan kepada otoritas setempat untuk membebaskan sanak saudara mereka yang ditahan. Tidak hanya itu, tindakan penculikan yang mereka lakukan kabarnya juga sebagai upaya untuk menuntut pemerintah memberikan pelayanan maksimal bagi kebutuhan dasar mereka.</description><content:encoded>KAIRO - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kairo, Mesir mengumumkan dua warga negaranya diculik pada Rabu (30/5/2012) kemarin. Keduanya diculik saat tengah melakukan perjalanan di kawasan Semenanjung Sinai.Media lokal memberitakan bahwa kedua warga AS yang diculik itu bernama Jonathan Shizarlasky dan Carter Brabon. Namun, belum ada konfirmasi resmi terkait dengan identitas kedua warga AS tersebut. Demikian diberitakan CBS News Kamis, (31/5/2012).Otoritas keamanan Mesir mengatakan, keduanya diculik oleh Suku Badui ketika bepergian menggunakan mobil dari Dahab menuju resor Nuweiba. Kedua tempat ini diketahui berada di Teluk Aqaba, Laut Merah.Penculikan kedua warga AS ini merupakan kasus penculikan terakhir yang terjadi di Semenanjung Sinai dimana pelanggaran hukum dilaporkan meningkat pesat selama satu tahun terakhir. Maraknya tindak kriminal di kawasan ini kabarnya terjadi akibat kondisi dalam negeri Mesir yang mengalami krisis politik pasca tergulingnya rezim Husni Mubarak.Suku Badui yang bermukim di wilayah itu kabarnya melakukan penculikan demi memberikan tekanan kepada otoritas setempat untuk membebaskan sanak saudara mereka yang ditahan. Tidak hanya itu, tindakan penculikan yang mereka lakukan kabarnya juga sebagai upaya untuk menuntut pemerintah memberikan pelayanan maksimal bagi kebutuhan dasar mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
