<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NU Harapkan Krisis Suriah Berakhir</title><description>Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di Suriah. Dia juga berharap agar krisis di Suriah segera berakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/01/411/639915/nu-harapkan-krisis-suriah-berakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/01/411/639915/nu-harapkan-krisis-suriah-berakhir"/><item><title>NU Harapkan Krisis Suriah Berakhir</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/01/411/639915/nu-harapkan-krisis-suriah-berakhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/01/411/639915/nu-harapkan-krisis-suriah-berakhir</guid><pubDate>Jum'at 01 Juni 2012 19:04 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/01/411/639915/nSiwt5qnSx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi di Suriah (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/01/411/639915/nSiwt5qnSx.jpg</image><title>Kondisi di Suriah (Foto: AP)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di Suriah. Dia juga berharap agar krisis di Suriah segera berakhir.
&quot;Kita harapkan segera menemukan jalan keluarnya lah. Kita cukup prihatin Suriah diobok-obok sampai hancur dan jatuh banyak korban,&quot; kata Said seusai acara pengukuhan 'Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI)' se-Indonesia, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (1/6/2012).&amp;nbsp;
Sebelumnya pembantaian yang terjadi di Kota Houla, Suriah, menimbulkan kecaman dari dunia internasional. Pemerintah Suriah yang melakukan penyelidikan atas insiden itu, mengaku tidak bersalah sama sekali.&amp;nbsp;
Setelah ditemukan kesaksian dari korban selamat dari peristiwa itu, penyelidik dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklaim milisi bentukan Presiden Bashar Al-Assad berada di balik pembantaian tersebut. Milisi Shabiha diyakini berada dibalik serangan yang menewaskan 108 jiwa itu.
Kepala Penyelidikan Suriah Brigadir Jenderal Qassem Jamal Suleiman mengklaim, ratusan pria yang bersenjata lengkap memasuki wilayah pedesaan Houla. Kelompok itu menurutnya melakukan aksinya meskipun ada pasukan Suriah yang melakukan penjagaan di lokasi kejadian.
&quot;Pembantaian dilakukan oleh pasukan oposisi untuk menyulut perang saudara. Mereka menginginkan pasukan asing melakukan intervensi militer di negara ini,&quot; jelas Jenderal Suleiman, seperti dikutip&amp;nbsp;The New York Times, Jumat (1/6/2012).
Pembantaian yang terjadi Jumat 25 Januari pekan lalu di Kota Houla menuai kecaman dunia internasional. Insiden tersebut menyebabkan 108 jiwa tewas, termasuk diantaranya 49 anak-anak kecil.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di Suriah. Dia juga berharap agar krisis di Suriah segera berakhir.
&quot;Kita harapkan segera menemukan jalan keluarnya lah. Kita cukup prihatin Suriah diobok-obok sampai hancur dan jatuh banyak korban,&quot; kata Said seusai acara pengukuhan 'Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI)' se-Indonesia, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (1/6/2012).&amp;nbsp;
Sebelumnya pembantaian yang terjadi di Kota Houla, Suriah, menimbulkan kecaman dari dunia internasional. Pemerintah Suriah yang melakukan penyelidikan atas insiden itu, mengaku tidak bersalah sama sekali.&amp;nbsp;
Setelah ditemukan kesaksian dari korban selamat dari peristiwa itu, penyelidik dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklaim milisi bentukan Presiden Bashar Al-Assad berada di balik pembantaian tersebut. Milisi Shabiha diyakini berada dibalik serangan yang menewaskan 108 jiwa itu.
Kepala Penyelidikan Suriah Brigadir Jenderal Qassem Jamal Suleiman mengklaim, ratusan pria yang bersenjata lengkap memasuki wilayah pedesaan Houla. Kelompok itu menurutnya melakukan aksinya meskipun ada pasukan Suriah yang melakukan penjagaan di lokasi kejadian.
&quot;Pembantaian dilakukan oleh pasukan oposisi untuk menyulut perang saudara. Mereka menginginkan pasukan asing melakukan intervensi militer di negara ini,&quot; jelas Jenderal Suleiman, seperti dikutip&amp;nbsp;The New York Times, Jumat (1/6/2012).
Pembantaian yang terjadi Jumat 25 Januari pekan lalu di Kota Houla menuai kecaman dunia internasional. Insiden tersebut menyebabkan 108 jiwa tewas, termasuk diantaranya 49 anak-anak kecil.</content:encoded></item></channel></rss>
