<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah dengan JK, Golkar Berdalih Ical Kurang Sosialiasi</title><description>Berdasarkan hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), JK didukung  14,9 persen dari 2.192 responden, sementara Ical hanya meraup 10,6  persen dukungan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/06/339/642649/kalah-dengan-jk-golkar-berdalih-ical-kurang-sosialiasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/06/339/642649/kalah-dengan-jk-golkar-berdalih-ical-kurang-sosialiasi"/><item><title>Kalah dengan JK, Golkar Berdalih Ical Kurang Sosialiasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/06/339/642649/kalah-dengan-jk-golkar-berdalih-ical-kurang-sosialiasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/06/339/642649/kalah-dengan-jk-golkar-berdalih-ical-kurang-sosialiasi</guid><pubDate>Rabu 06 Juni 2012 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/06/339/642649/RBU4yTVoSP.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/06/339/642649/RBU4yTVoSP.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Dukungan masyarakat terhadap Jusuf Kalla (JK) untuk kembali maju sebagi calon presiden meningkat melampaui capaian Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie alias Ical.
&amp;nbsp;
Berdasarkan hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), JK didukung 14,9 persen dari 2.192 responden, sementara Ical hanya meraup 10,6 persen dukungan.
&amp;nbsp;
Wakil Ketua Umum Golkar, Theo Sambuaga, berdalih kalahnya Ical lantaran partai belum melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat perihal pencalonan Ical dalam Pilpres 2014.
&amp;nbsp;
&quot;Itu mungkin karena berapa bulan terakhir ini Golkar belum mengumumkan Ical sebagai Capres. Jadi publik belum tahu. Saya yakin tingkat popularitas dan elektabiltas Ical akan jauh meningkat setelah kita Rapimnas pada 29-30 Juni, sekaligus menetapkan Pak Ical sebagai Capres,&quot; tuturnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (06/06/2012).
&amp;nbsp;
Theo menambahkan, bahwa hasil survei ini akan dijadikan pelecut semangat oleh Partai Golkar untuk semakin bekerja keras mensosialisasikan Ical dalam bursa Capres. &quot;Dengan survei itu semakin membuat Golkar bekerja keras. Apalagi setelah Rapimnas. Pengumuman resmi justru membuat Golkar lebih keras bekerja. Saya yakin akan jauh meningkat,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Bahkan, Theo menargetkan bahwa tiga bulan ke depan, elektabilitas Ical akan mampu mengimbangi Capres yang akan diusung Partai Gerindra, Prabowo. &quot;Saya yakin Pak Ical di bawah Prabowo di nomor dua. Tiga bulan dari sekarang saya yakin, Ical nomor dua, itu target,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Tingginya dukungan terhadap JK yang melampaui Ical bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, JK juga mengungguli Ical dalam survei yang dilansir Center for Strategic and International Studies (CSIS).
&amp;nbsp;
Dalam survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), alasan responden memilih 13 kandidat Capres karena tegas 22,1 persen, pro rakyat 14,3 persen, jujur 14,1 persen, kemampuan memimpin 13,6 persen dan cerdas 12,2 persen.
&amp;nbsp;
Survei SSS yang mengambil tema The Pair Who Will Shape Indonesia 2014 and Beyond digelar di 33 provinsi yang mencakup 163 kabupaten/kota pada 14 hingga 24 Mei 2012.
&amp;nbsp;
Penarikan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Tekhnik penumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 2.192 responden yang terdiri dari laki-laki sebesar 54,1 persen dan perempuan 45,9 persen.
&amp;nbsp;
Latar belakang pendidikan responden SD 37,2 persen, SMP 19,8 persen, SMU 32,5 persen, Diploma 4,3 persen, dan universitas 6,2 persen. Adapun usia responden adalah 17-27 tahun 18 persen, 28-38 tahun 27,4 persen, 39-49 tahun 33 persen dan di atas 50 tahun 21,6 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Dukungan masyarakat terhadap Jusuf Kalla (JK) untuk kembali maju sebagi calon presiden meningkat melampaui capaian Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie alias Ical.
&amp;nbsp;
Berdasarkan hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), JK didukung 14,9 persen dari 2.192 responden, sementara Ical hanya meraup 10,6 persen dukungan.
&amp;nbsp;
Wakil Ketua Umum Golkar, Theo Sambuaga, berdalih kalahnya Ical lantaran partai belum melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat perihal pencalonan Ical dalam Pilpres 2014.
&amp;nbsp;
&quot;Itu mungkin karena berapa bulan terakhir ini Golkar belum mengumumkan Ical sebagai Capres. Jadi publik belum tahu. Saya yakin tingkat popularitas dan elektabiltas Ical akan jauh meningkat setelah kita Rapimnas pada 29-30 Juni, sekaligus menetapkan Pak Ical sebagai Capres,&quot; tuturnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (06/06/2012).
&amp;nbsp;
Theo menambahkan, bahwa hasil survei ini akan dijadikan pelecut semangat oleh Partai Golkar untuk semakin bekerja keras mensosialisasikan Ical dalam bursa Capres. &quot;Dengan survei itu semakin membuat Golkar bekerja keras. Apalagi setelah Rapimnas. Pengumuman resmi justru membuat Golkar lebih keras bekerja. Saya yakin akan jauh meningkat,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Bahkan, Theo menargetkan bahwa tiga bulan ke depan, elektabilitas Ical akan mampu mengimbangi Capres yang akan diusung Partai Gerindra, Prabowo. &quot;Saya yakin Pak Ical di bawah Prabowo di nomor dua. Tiga bulan dari sekarang saya yakin, Ical nomor dua, itu target,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Tingginya dukungan terhadap JK yang melampaui Ical bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, JK juga mengungguli Ical dalam survei yang dilansir Center for Strategic and International Studies (CSIS).
&amp;nbsp;
Dalam survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), alasan responden memilih 13 kandidat Capres karena tegas 22,1 persen, pro rakyat 14,3 persen, jujur 14,1 persen, kemampuan memimpin 13,6 persen dan cerdas 12,2 persen.
&amp;nbsp;
Survei SSS yang mengambil tema The Pair Who Will Shape Indonesia 2014 and Beyond digelar di 33 provinsi yang mencakup 163 kabupaten/kota pada 14 hingga 24 Mei 2012.
&amp;nbsp;
Penarikan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Tekhnik penumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 2.192 responden yang terdiri dari laki-laki sebesar 54,1 persen dan perempuan 45,9 persen.
&amp;nbsp;
Latar belakang pendidikan responden SD 37,2 persen, SMP 19,8 persen, SMU 32,5 persen, Diploma 4,3 persen, dan universitas 6,2 persen. Adapun usia responden adalah 17-27 tahun 18 persen, 28-38 tahun 27,4 persen, 39-49 tahun 33 persen dan di atas 50 tahun 21,6 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
