<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud Suroso Bantah Rp300 Miliar Mengalir ke PT Dutasari Citra</title><description>Direktur PT Dutasari Ciptalaras, Mahfud, membantah ada dana Rp300 miliar yang mengalir ke perusahaannya terkait proyek pembangunan Sport Center Hambalang, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/08/339/643455/mahfud-suroso-bantah-rp300-miliar-mengalir-ke-pt-dutasari-citra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/08/339/643455/mahfud-suroso-bantah-rp300-miliar-mengalir-ke-pt-dutasari-citra"/><item><title>Mahfud Suroso Bantah Rp300 Miliar Mengalir ke PT Dutasari Citra</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/08/339/643455/mahfud-suroso-bantah-rp300-miliar-mengalir-ke-pt-dutasari-citra</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/08/339/643455/mahfud-suroso-bantah-rp300-miliar-mengalir-ke-pt-dutasari-citra</guid><pubDate>Jum'at 08 Juni 2012 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/07/339/643455/9tLSXWi1ki.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/07/339/643455/9tLSXWi1ki.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur PT Dutasari Ciptalaras, Mahfud, membantah ada dana Rp300 miliar yang mengalir ke perusahaannya terkait proyek pembangunan Sport Center Hambalang, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Itu bohong banget. Sudah,&quot; kata Mahfud Suroso kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung KPK, Kamis (7/6/2012).
&amp;nbsp;
Mahfud mengaku peran PT Dutasari Ciptalaras di Hambalang sama seperti kontraktor-kontraktor lain yang sedang menggarap sebuah proyek. Di Hambalang, kata Mahfud, PT Dutasari menjadi sub-kontraktor mekanikal elektrik. &amp;ldquo;&quot;Saya tidak ada peran. Saya sama dengan kontraktor-kontraktor yang. Prosedurnya biasa aja. Saya sebagai sub kontraktor mekanikal elektrik,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Mahfud menegaskan tidak ada mark-up anggaran di pembangunan Hambalang sebesar Rp2,5 triliun. Dia juga mengaku tidak pernah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, untuk membahas proyek Hambalang. &amp;ldquo;&quot;Saya tidak tahu dan tidak pernah bertemu (Andi),&quot; tandasnya
&amp;nbsp;
Selain itu, Mahfud juga menyangkal tudingan terpidana korupsi wisma Atlet Muhammad Nazarudin yang mengatakan dirinya teman sekolah Ketua Partai Demokrat. &quot;Oh salah. Kalau saya teman sekolahnya Anas, umurnya saja sudah beda. Wong, saya lahir tahun berapa, Anas tahun berapa?,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Mahfud Suroso, berdasarkan pengakuan Nazaruddinm disebut memiliki peran, antara lain, mengurusi sertifikat Hambalang. Pada pengurusan tersebut, Mahfud diduga memberi suap kepada Kepala Badan Pertanahan Nasional, Joyo Winoto.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur PT Dutasari Ciptalaras, Mahfud, membantah ada dana Rp300 miliar yang mengalir ke perusahaannya terkait proyek pembangunan Sport Center Hambalang, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
&quot;Itu bohong banget. Sudah,&quot; kata Mahfud Suroso kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung KPK, Kamis (7/6/2012).
&amp;nbsp;
Mahfud mengaku peran PT Dutasari Ciptalaras di Hambalang sama seperti kontraktor-kontraktor lain yang sedang menggarap sebuah proyek. Di Hambalang, kata Mahfud, PT Dutasari menjadi sub-kontraktor mekanikal elektrik. &amp;ldquo;&quot;Saya tidak ada peran. Saya sama dengan kontraktor-kontraktor yang. Prosedurnya biasa aja. Saya sebagai sub kontraktor mekanikal elektrik,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Mahfud menegaskan tidak ada mark-up anggaran di pembangunan Hambalang sebesar Rp2,5 triliun. Dia juga mengaku tidak pernah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, untuk membahas proyek Hambalang. &amp;ldquo;&quot;Saya tidak tahu dan tidak pernah bertemu (Andi),&quot; tandasnya
&amp;nbsp;
Selain itu, Mahfud juga menyangkal tudingan terpidana korupsi wisma Atlet Muhammad Nazarudin yang mengatakan dirinya teman sekolah Ketua Partai Demokrat. &quot;Oh salah. Kalau saya teman sekolahnya Anas, umurnya saja sudah beda. Wong, saya lahir tahun berapa, Anas tahun berapa?,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Mahfud Suroso, berdasarkan pengakuan Nazaruddinm disebut memiliki peran, antara lain, mengurusi sertifikat Hambalang. Pada pengurusan tersebut, Mahfud diduga memberi suap kepada Kepala Badan Pertanahan Nasional, Joyo Winoto.</content:encoded></item></channel></rss>
