<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Harap KPK Tak Terjebak Permainan Politik</title><description>Yani menambahkan, KPK seharusnya dapat dengan mudah menanyakan kepada  yang tertangkap perusahan mana saja yang diurus, apa betul pengusaha JG  itu bagian dari perusahaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/12/339/645747/dpr-harap-kpk-tak-terjebak-permainan-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/12/339/645747/dpr-harap-kpk-tak-terjebak-permainan-politik"/><item><title>DPR Harap KPK Tak Terjebak Permainan Politik</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/12/339/645747/dpr-harap-kpk-tak-terjebak-permainan-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/12/339/645747/dpr-harap-kpk-tak-terjebak-permainan-politik</guid><pubDate>Selasa 12 Juni 2012 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/12/339/645747/BN4KWbM70y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/12/339/645747/BN4KWbM70y.jpg</image><title>ilustrasi (foto: okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Yani berharap agar pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terjebak dalam permainan politik kepentingan partai politik, terkait kasus tertangkapnya Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultan KPP Sidoarjo Selatan, Tommy Hindratno (TH)&amp;nbsp; dan James Gunardjo (JG).&quot;Saya berharap lima pimpinan KPK tidak terjebak permainan politik, harus menjelaskan secara transparan soal temuannya itu. Jangan sampai ada politisasi, jangan sampai pembunuhan karakter. Usut juga pejabat pajak,&quot; kata Yani saat berbincang dengan Okezone, Selasa (12/6/2012).&amp;nbsp;Kalau ada masalah, lanjut Yani, baru ada mekanismenya. Dia pun mendukung pemberantasan mafia pajak ini untuk sungguh-sungguh dilakukan. &quot;Jangan hanya sekadar asusmsi. Dengan tertangkapnya ini KPK harus menemukan bukti yang lain, domainnya KPK,&quot; terangnya.&amp;nbsp;Yani menambahkan, KPK seharusnya dapat dengan mudah menanyakan kepada yang tertangkap perusahan mana saja yang diurus, apa betul pengusaha JG itu bagian dari perusahaan.&amp;nbsp;&quot;Kalau bukan ini pembunuhan karakter. Lihat dari keputusan tersebut ada SK apa tidak, apakah direksi apa bukan,&quot; ungkapnya.&quot;Kalau bukan kasihan dunia usaha bisa anjlok, kalau main kita dukung KPK, jangan samapai terjadi. KPK harus kejar waktu, fakta tertangkap tangan kurang, koridor hukum ditegakkan. pegawai pajak panggil juga atasannya dirjen pajak,&quot; pungkas politikus PPP ini.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Yani berharap agar pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terjebak dalam permainan politik kepentingan partai politik, terkait kasus tertangkapnya Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultan KPP Sidoarjo Selatan, Tommy Hindratno (TH)&amp;nbsp; dan James Gunardjo (JG).&quot;Saya berharap lima pimpinan KPK tidak terjebak permainan politik, harus menjelaskan secara transparan soal temuannya itu. Jangan sampai ada politisasi, jangan sampai pembunuhan karakter. Usut juga pejabat pajak,&quot; kata Yani saat berbincang dengan Okezone, Selasa (12/6/2012).&amp;nbsp;Kalau ada masalah, lanjut Yani, baru ada mekanismenya. Dia pun mendukung pemberantasan mafia pajak ini untuk sungguh-sungguh dilakukan. &quot;Jangan hanya sekadar asusmsi. Dengan tertangkapnya ini KPK harus menemukan bukti yang lain, domainnya KPK,&quot; terangnya.&amp;nbsp;Yani menambahkan, KPK seharusnya dapat dengan mudah menanyakan kepada yang tertangkap perusahan mana saja yang diurus, apa betul pengusaha JG itu bagian dari perusahaan.&amp;nbsp;&quot;Kalau bukan ini pembunuhan karakter. Lihat dari keputusan tersebut ada SK apa tidak, apakah direksi apa bukan,&quot; ungkapnya.&quot;Kalau bukan kasihan dunia usaha bisa anjlok, kalau main kita dukung KPK, jangan samapai terjadi. KPK harus kejar waktu, fakta tertangkap tangan kurang, koridor hukum ditegakkan. pegawai pajak panggil juga atasannya dirjen pajak,&quot; pungkas politikus PPP ini.</content:encoded></item></channel></rss>
