<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Gagal Atasi Konflik Papua</title><description>Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai,  pemerintah telah gagal total dalam menyelesaikan konflik Papua yang  terus berkepanjangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/17/337/648574/pemerintah-gagal-atasi-konflik-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/06/17/337/648574/pemerintah-gagal-atasi-konflik-papua"/><item><title>Pemerintah Gagal Atasi Konflik Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/06/17/337/648574/pemerintah-gagal-atasi-konflik-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/06/17/337/648574/pemerintah-gagal-atasi-konflik-papua</guid><pubDate>Minggu 17 Juni 2012 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/17/337/648574/aDzhkns8Hq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Papua (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/17/337/648574/aDzhkns8Hq.jpg</image><title>Ilustrasi Papua (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Maraknya konflik dan aksi kekerasan yang terjadi di Papua kian meresahkan masyarakat . Rasa aman seakan menjadi barang langka bagi warga Papua,&amp;nbsp; terutama mereka yang kerap beraktivitas di luar rumah.Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai, pemerintah telah gagal total dalam menyelesaikan konflik Papua yang terus berkepanjangan.&quot;Pemerintah memang gagal dan tidak serius menyikapi soal Papua.,&quot; ujar Neta kepada Okezone, Minggu (17/6/2012).Menurutnya, hal itu nampak jelas dari fakta-fakta yang ada bahwa sumber daya alam di Papua dikeruk dan dibawa keluar Papua setiap saat, sedangkan di sisi lain rakyat Papua tetap terbelenggu dalam kemiskinan dan kebodohan.&quot;Pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Papua lebih memanjakan investor, terutama asing, ketimbang penduduk asli Papua. Di sisi lain sebagian putera-putera daerah yang mendapat kesempatan duduk di posisi elit lebih berorientasi pada kepentingan diri sendiri dan kelompoknya,&quot; terang Neta.Neta menambahkan, sudah saatnya pemerintah bersunggguh-sungguh dalam memperhatikan nasib rakyat Papua, yang terkesan telah lama di 'anak tiri' kan selama ini.&quot;Akibatnya sebagian besar rakyat Papua seperti terjajah di negeri sendiri. Sudah 67 tahun Indonesia merdeka tapi rakyat Papua masih tetap dibelenggu ketidakadilan,&quot; tutupnya. (put)</description><content:encoded>JAKARTA - Maraknya konflik dan aksi kekerasan yang terjadi di Papua kian meresahkan masyarakat . Rasa aman seakan menjadi barang langka bagi warga Papua,&amp;nbsp; terutama mereka yang kerap beraktivitas di luar rumah.Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai, pemerintah telah gagal total dalam menyelesaikan konflik Papua yang terus berkepanjangan.&quot;Pemerintah memang gagal dan tidak serius menyikapi soal Papua.,&quot; ujar Neta kepada Okezone, Minggu (17/6/2012).Menurutnya, hal itu nampak jelas dari fakta-fakta yang ada bahwa sumber daya alam di Papua dikeruk dan dibawa keluar Papua setiap saat, sedangkan di sisi lain rakyat Papua tetap terbelenggu dalam kemiskinan dan kebodohan.&quot;Pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Papua lebih memanjakan investor, terutama asing, ketimbang penduduk asli Papua. Di sisi lain sebagian putera-putera daerah yang mendapat kesempatan duduk di posisi elit lebih berorientasi pada kepentingan diri sendiri dan kelompoknya,&quot; terang Neta.Neta menambahkan, sudah saatnya pemerintah bersunggguh-sungguh dalam memperhatikan nasib rakyat Papua, yang terkesan telah lama di 'anak tiri' kan selama ini.&quot;Akibatnya sebagian besar rakyat Papua seperti terjajah di negeri sendiri. Sudah 67 tahun Indonesia merdeka tapi rakyat Papua masih tetap dibelenggu ketidakadilan,&quot; tutupnya. (put)</content:encoded></item></channel></rss>
